
• Hari ini aku akan menemani Yama-kun pergi ke luar,
Ya walaupun aku tak tahu dia mau ke mana.
Awalnya aku merasa ini semua hal yang normal.
Sampai aku sadar, Bahwa begini rasanya memiliki teman.
Sangat menyenangkan, Juga menyedihkan..•/Haru/
"Anu.maaf kak Yuri. Apa kamu punya nomor telepon nya Yama." Ucap Haru sembari malu malu.?
" Ada. Memangnya kenapa. " Jawab Yuri.
" Anu.. Aku bisa memintanya, Soal nya kemarin aku lupa. " Kata Haru..?
" Ha Ha Ha. Haru Haru.. Kamu ini lucu ya... Baik lah ini aku kasih ke kamu.
Tapi lain kali minta saja pada Yama "Jawab Yuri.
" Baik. Terimakasih Yuri-kun. "Kata Haru..!
• Terkadang manusia malu malu saat ingin mengatakan sesuatu.
Di antaranya adalah saat kamu menginginkan nomor atau bertanya nama nya. Kamu akan malu. Atau takut untuk bertanya atau meminta nya. Hal itu wajar terjadi, Karena itulah beranikan dirimu. Jangan takut. • /Haru/
" 📱 Halo yama-kun. Ini aku Haru..
" 📱Oh iya Haru ada apa...?
" 📱Ano.. Aku bisa nemenin yama-kun pergi tapi jam 5 sore nanti.
" 📱Sungguh. Baiklah, Kalau begitu kamu tunggu aku ya, nanti aku jemput di toko. Kalau gitu Nanti aku jemput jam setengah 5 sore aja ya..
"📱 Baiklah...?
• Telfon yang sangat singkat, Namun membuat aku senang,
Sepertinya aku sudah mulai terbiasa dengan semua keadaan ini.
Saat pertama tama kali nya, Aku sangat ragu berbicara pada seseorang, apa lagi yang baru aku kenal. Namun dengan yama-kun. Aku merasa berani, Dan tak takut lagi, Aku ga perduli bagai mana dengan keadaan di kelas, Namun aku senang sekarang aku mempunyai teman.
Walaupun awalnya aku merasa sangat ragu, Namun.. Namun aku sangat senang, Sekarang aku bisa merasakan bagai mana rasanya punya teman.
__ADS_1
Terimakasih, Keadaan yang telah mempertemukan aku dengan yama-kun•
Haru bekerja dengan cepat, Karena telah berjanji akan menemani yama pergi, Haru mengirim semua Barang tepat waktu. Bahkan lebih cepat dari perkiraan nya. Namun Saat di jalan, Tanpa sengaja Haru bertemu dengan Tanak, Yang di mana tanaka adalah teman sekelas Haru. Tanaka yang membantu ibu Haru untuk mencari Haru. Di sini Haru merasa cas kalau kalau tanak memberi tahu ayah atau ibu nya kalau dia berada di kota.
Akan sangat tak baik. Karena itu Haru langsung pergi tanpa memberi salam pada tanak..?
" Permisi, Paket. Toko Musik Yura Yuri. "Kata Haru.
" Iya sebenar.. "Jawab tanak.
• Rasanya sangat aneh, aku.. aku kembali merasa takut. Apa .
. apa ini sebenarnya, Mengapa takdir selalu jahat padaku. •/Haru/
" Haru-Chan.. Itu lah kamu. " Tanya Tanak.
"Maaf.. maaf kamu salah orang, Permisi ini paket mu, Sampai jumpa." Jawab Haru dengan cemas, Dan langsung pergi
" Tidak salah lagi.. Dia Haru.. Padahal aku ingin membantu. Kenapa dia pergi.. Dia.. dia benar-benar ada di kota. " Kata Tanak.
"Apa.. Apa ini. Kenapa.... Kenapa aku bertemu dengan Tanaka.?" Kata Haru dengan sangat cemas nya, Sampai sampai Haru terjatuh, Tapi untung nya Haru jatuh tepat di sebelah rumah yama. ?
/Bruk suara Sepeda Haru jatuh/
" Iya ibu. Ada apa. "Jawab Yama.
" sepertinya ada yang jatuh. Coba kamu lihat, "Kata Ibu yama.
" Baik" jawab yama.
Tanpa pikir panjang yama langsung keluar, Dan kaget melihat hari terjatuh dan kaki nya terluka. Yama merasa cas dan langsung membawa Haru ke rumah nya.!
" Haru... Haru.. Apa yang terjadi. " Tanya Yama..?
" Yama-kun. Anu.. aku jatuh. " jawab Haru.
"Ayo ikut aku ke rumah ku, " Kata Yama.
"Rumah.Apa rumah yama-kun dekat" Tanya Haru.
"Iya itu sebelah situ rumah aku" Jawab Yama.
"Baik.Maaf aku merepotkan lagi" Kata Haru..
__ADS_1
"Tidak.kok.Ayo.Bisa jalan ga" Tanya Yama.
"Bisa kok yama-kun..! " Jawab Haru...?
• Untuk pertama kalinya aku membawa seseorang ke rumah ku.
Bahkan tan ku sejak kecil jarang aku bawa ke rumah. Ini.. Ini nama nya sahabat. Atau teman. Aku bahkan tidak tega melihat nya terluka seperti itu.
Rasanya sangat menyakitkan, Apa lagi saat dia kesakitan. •/Yama/
"Ibu.. Ibu bisa bantu yama. " kata yama.
"Yama dia siapa. Apa dia teman mu" tanya ibu yama.
"Iya ibu. Dia teman ku. " jawab Yama.
" kalau gitu bawa dia ke kamar tamu. Ibu akan ambilkan obat."Kata ibu Yama.Dengan segera mengambil obat...?
" Haru.. Apa kaki mu sangat sakit. " tanya yama.
"Tidak juga.. Ini sudah tak sakit lagi kok" Kata Haru.
" kalau begitu. Aku ga jadi pergi, Dan kamu di sini dulu sampai sembuh
Apa kamu mengerti apa yang aku katakan. " Kata yama.
"Tapi aku baik baik saja yama-kun. Hanya lecet sedikit" Jawab Haru.
" Tapi... Oh iya aku hampir lupa. Ini ibu ku. Nah ibu ini teman ku nama nya Haru ino ma. Dia adik kelas ku.. " kata yama.
" halo. dia sangat imut dan manis.Salam kenal Haru "Kata ibu yama...?
" Salam kenal juga bibi. " Jawab Haru.
" Sebaiknya kamu tetap di sini. Seenggaknya kalau mau pulang biar di antar yama. Nanti kalau di jalan kenapa kenapa lagi bagai mana.
Bibi akan khawatir " kata ibu yama.
" Baik. Terimakasih. " jawab Haru
• Sebenarnya aku tak memahami satu hal.
Mengapa setiap orang memiliki sifat yang berbeda beda.
__ADS_1
Aku.. Aku selalu merasa bahwa dunia ini bukan hanya satu, Tapi ada dua dunia. Hanya saja aku.. Aku masih tak bisa mempercayainya. •/Haru/