Harapan

Harapan
Episode 7 bagian 2/5


__ADS_3

Sesampainya di rumah sakit, Yana langsung menemui haru dan haru tak ada di kamarnya, Jelas hal tersebut membuat Yama Merasa khawatir dan memanggil manggil haru,


Haru memang tak ada di kamar nya, karena haru bersama sai mencari udara segar, Sai juga menceritakan banyak hal, Jadi bisa membantu haru lebih tenang dari sebelum nya.


"Haru maaf apa kamu sudah lama menungguku, Aku sedikit telat karena macet,??, Haru chan. Haru chan.. " Kata Yama. Sembari berteriak yama pergi ke seluruh rumah sakit dan membuat keributan, Untung nya sai cepat datang bersama haru dan menenangkan nya.


"Hei apa yang kau cari, Dia bersama paman, Kamu ga perlu khawatir seperti itu, " Kata paman nya, yama pun berlari ndan langsung memeluk haru dengan erat...Sembari menangis yama hanya terus memeluk haru hingga membuat haru memanggil nama yama lagi setelah 2 minggu lebih tak kunjung sadar,


"Yama kun kenapa kamu menangis, Aku ga pergi ke mana mana kok, Aku tadi ke taman bersama paman sai, Karena itu aku tidak ada di kamar,Jadi aku minta maaf ya" Kata Haru, dengan wajah polosnya. Yama bisa luluh begitu saja,


"Baiklah kali ini aku maafkan, Tapi jika lain kali kamu ulangi lagi tidak akan aku ampuni kamu, tapi bagai mana kamu bisa bersama paman sai, Bukan nya paman sai sedang melakukan operasi pada pasien yang sedang sakit ginjal." Tanya Yama dengan wajah sinis nya.


"Ah kalau soal itu, hehehe, biasalah, Aku agak males, Jadi aku minta pada teman ku buat gantiin aku, " Jawab Sai, tetapi dia berbohong,

__ADS_1


Sebenarnya sai tahu kalau yama pulang, Jadinya untuk menghindari hal yang tak di inginkan, Sai pergi menemui haru yang memang kalau itu sedang jalan jalan, Tidak heran jika Haru ada bersama Sai,


" paman, Mengapa, Kau membiarkan haru keluar, Ini musim dingin, tidak baik untuk kesehatan nya tahu, lagian keluar tanpa menggunakan jaket atau syal bisa membuatnya tambah sakit nanti,


tolong donk jangan siksa haruku. paham"Kata Yama.


"Sebenar sebenar, tadi kamu bilang haru mu, " Tanya sai dengan wajah curiganya.


"Maksudnya Sahabat aku. " Kata Yama dengan gugup, Karena gugup Yama langsung memegang tangan haru dan membawanya ke kamar lagi, Agar haru bisa istirahat,


"Aku memendam perasaan aku bukan karena aku takut, Tapi karena aku merasa tak pantas untuknya. Dia anak yang baik, Sedangkan aku belum tentu sebaik dirinya. Aku tak peduli dia mencintai ku atau tidak, Yang pasti aku sangat mencintainya. Selamanya walaupun harus bertepuk sebelah tangan,, "


Pagi pun tiba, Hari ini adalah hari yang menyenangkan, Karena haru sudah bisa pulang dari rumah sakit,, Yang paling senang tidak lain dan tidak di ragukan lagi adalah yama, Karena dia akan sekamar dengan orang yang dia cintai. Walaupun harus diam diam menyukainya, tetapi yama yakin suatu hari pasti bisa mendapatkan hal baik dari cinta nya yang tulus,

__ADS_1


"Haru-chan, Hari ini kita akan pulang, Cepat pakai pakaian ini ya, memang mungkin agak kebesaran, tapi seenggak nya bisa membantu.


Kalau kamu ga keberatan" Tanya Yama. Dan dengan senang hati haru menggunakan pakaian yama...!


Beberapa menit kemudian Haru selesai memakai pakaian.


Saat yama melihat haru mengenakan pakaian nya yang dia pakai saat masih SMP dulu. Haru terlihat sangat menggemaskan,



"Yama-kun.Apa aku terlihat cocok menggunakan pakaian ini, "Tanya Haru dengan wajah nya yang imut dan menggemaskan.


" Tentu saja, Kamu terlihat menggemaskan, Dan juga sangat imut.. kawaii. Kalau gini terus aku bisa mati mendadak. "Kata yama.

__ADS_1


Tak penting sebesar apa cintamu padanya, jika kamu tak bisa menghargai nya itu akan percuma saja, Jangan mengabaikan peeasan orang, karena suatu hari nanti kamu akan merasakan sakitnya di abaikan,,?


__ADS_2