Harapan

Harapan
Episode 8 #Tanaka & Hari # Part 8


__ADS_3

Aku belum pernah merasa sebahagia ini sebelum nya.


Bahkan saat bersama Mito-kun? Saat Mito-kun berubah.Hidupku juga berubah.Aku lebih cenderung diam dan tertutup.?-


"Aku pulang." Ucapku sembari melepas sepatu ku-


"Sudah pulang.Bagaimana teman barumu." Tanya Ibu-


"Ya.Semuanya luarbiasa.Dan berjalan baik baik saja.Ayah mana ya.Aku ga ada lihat dari tadi" Jawab ku sembari bertanya pada ibu karena ayah belum pulang.-


"Ayah mu tadi sudah pulang.Tapi pergi lagi."Jawab ibu.?-


" Baiklah.Ibu ada baju kotor.Bawa kemari biar aku cuci.Kalau pagi pagi haru ga akan sempat.Bawa ke sini saja."Ucap ku?-


"Baik.Ini hanya ada pakaian ayah saja." Jawab ibu?-


...#Skip#...


Saat aku tahu ayahku selingkuh.Aku berfikir untuk memberi tahu ibu.Namun Ini akan membuat ibu khawatir.Dan yang aku cemaskan adalah Ayah dan ibu bertengkar?-


"Ini bukan parfum ibu.Tapi ini punya siapa ya" Gumam ku?-


Aku tahu jika aku sembunyikan masalah ini Ibu tak akan curiga.Tapi jika Ibu tahu bahwa ayah selingkuh apa yang harus aku lakukan.?-


Bahkan setelah pindah ayah memang berubah 180 drajat.!


Dan aku hanya berfikir bahwa itu normal.Mungkin karena ayah lelah dengan semua hutang hutang nya.?-


Tapi aku tak pernah sampai berfikir bahwa ayah selingkuh.!


Ya mungkin karena aku memang tidak dekat sama siapa pun terkecuali Mito-kun.?- Tapi setelah Mito-kun di osaka.Dia juga berubah seiring berjalan nya waktu.?-


Saat sedang mencuci pakaian.Tiba Tiba Ibu memanggilku karena ada seseorang yang datang.! Yang jelas aku tak tahu siapa orang tersebut.Tak lama kemudian dia menyebut nama ayah dan Aku sedikit takut kalau kalau dia adalah selingkuhan ayah.!-

__ADS_1


"Permisi.Maaf Apa Ada Orang" Ucap Orang tak di kenal tersebut.-


"Haru.Haru.!"Teriak Ibu memanggilku?-


" Iya Ibu sebentar "Jawab Ku -


Setelah itu aku langsung ke depan dan membuka pintu.


Ternyata dia Adalah asisten pribadi ayah.Dia datang karena ayah tidak masuk kantor sudah 2 hari,Dan selalu datang dengan keadaan mabuk.?-


...#Skip#...


Eh bibi.Apa kabar, Ayo bibi silahkan masuk?" Ucap ku mempersilahkan bibi Nico masuk?


"Arigatou.maaf apa ibu ada.Soal nya ada hal penting yang mau aku bicarakan." Ucap Bibi Nico dengan wajah yang amat sangat serius?-


"Ada.Sebwntar ya Haru panggil dulu." Jawab Ku dengan Sopan-.


...-...


...-...


Setelah bibi Nico pergi.Aku menemui ibu dan menanyakan apa yang terjadi.Dan ibu hanya mengatakan hal yang tak aku mengerti,Sepertinya dari pembicaraan tadi membuat ibu agak merasa sedih dan juga ada hal lain yang aku sembunyikan dari ibu.Jelas jelas ayah memang menemui selingkuhan nya tersebut?-


"Ibu.Apa yang terjadi.Apa ibu Baik baik saja" Tanyaku dengan cemas.?-


"Iya ibu baik baik saja.Sekarang kita akan merasakan bekerja sendiri,Kamu harus janji pada ibu apa pun yang terjadi.Jangan bicara pada ayah mu.Jangam beri dia teh lagi.Jangan siapkan bekal untuknya.Karena dia tidak akan memakan atau meminum semua itu.paham.?" Ucap Ibu sembari menangis.?


" Tapi ada apa." Tanya ku dengan cemas.


"Bukan apa apa kok.Haru.Ibu bisa minta satu hal " Ucap Ibu meminta ku melakukan sesuatu.?


"Ya Ada apa.Katakan saja" Jawab ku.

__ADS_1


"Kakak mu ga boleh tahu soal ini.Dia di sana juga sudah punya pacar Dan kakak mu sedang ada wawancara pekerjaan." Jawab Ibu Dengan Menahan air matanya.


"Baik bu Aku mengerti".Balas ku.?


...-...


...-...


Setelah itu suasana di rumah seolah olah tak ada yang tinggal di sini.Sangat sunyi Ayah diam ibu diam.Semuanya diam.


Rasanya sangat canggung.Sehingga aku memutuskan untuk kembali ke kamar.?


Aku masuk ke kamar dan duduk di tempat tidurku sembari melihat ke jendela.Karena Di sini aku bisa melihat Tanaka-kun dari kamar ku.Karena tembus ke kamar nya Tanaka-kun.?


dalam hidup aku hanya menjanjikan satu hal. yaitu kebahagiaan yang akan aku berikan kepada orang-orang yang aku sayangi, namun mengapa sekarang semuanya menjadi berubah seperti ini, ayah ibu dan kakak semuanya berubah, Kakak pernah menganggap sebagai beban yang tidak mau berbicara lagi padaku semenjak kami tinggal di Osaka, sedangkan ayah dan ibu sekarang menjadi sangat canggung satu sama lain, rumah ini serasa seperti hutan bagiku, tidak ada yang dibicarakan di sini, yang biasanya aku pagi-pagi menyiapkan teh Untuk Ayah sekarang tidak lagi, dan yang biasanya aku sudah menyiapkan bekal untuk ayah ke kantor sekarang sudah tidak lagi, itu semua karena ibuku memintaku untuk tidak melakukan apapun untuk ayahku, Sebenarnya aku mengerti apa yang Ibu maksud, hanya saja aku tidak bisa menjelaskan pada ibu, tentang perselingkuhan ayah, Aku ingin memberitahu nya tapi ini sangat sulit, terlebih lagi, hutang hutang Ayah pada rentenir itu sangat banyak, ya aku aku ya Ayah memang hebat dalam pekerjaannya, sehingga bisa mengecil utang-utangnya, tetapi tetap saja, sekarang ayah sudah berubah, tidak seperti ayah yang aku kenal dulu,?


...-...


...-...


Pagi ini aku dan tanaka-kun beserta grupnya, akan pergi ke ladang untuk membantu para petani menanam sayuran, rasanya sangat menyenangkan sampai aku Aku tidak Ingat waktunya untuk pulang, jelas saat aku melihatmu jam aku yakin ibu akan sangat marah saat aku pulang telat, apa lagi di rumah hanya aku yang memasak sedangkan ibu hanya sibuk dengan pekerjaannya sendiri,


" Selamat pagi haru. Oh iya hari ini aku Aku dan guruku akan pergi ke ladang kamu mau ikut nggak, kita akan membantu para petani di sana pasti sangat menyenangkan," ucap tanaka-kun sembari merangkul pundak ku.?


" Baiklah tapi jangan lama-lama ya, jika aku pulang telat ibu akan marah padaku, Soalnya di rumah lagi sangat canggung aku tidak bisa mengambil resiko yang tinggi," ucapku dengan baik dan serta rasa cemas, aku tahu tidak ada yang perlu di cemaskan. namun tetap saja,?


...-...


...-...


jam pelajaran lebih cepat dari dugaan aku. jadinya aku bisa punya banyak waktu untuk pulang sebelum aku pergi ke ladang bersama Tanaka-kun. yang biasanya aku pulang jam 4 sore, Sekarang aku pulang jam 3 sore, karena hari ini memang ada hal penting yang perlu diselesaikan oleh para guru, dan juga kepala sekolah. jadinya aku bisa pulang cepat dan membantu Ibu di rumah, tetapi masih jam 3 Ibu juga belum pulang kerja, karena Ibu pulang kerja jam 5 sore, dan aku harus sudah menyiapkan makan malam sebelum Ibu pulang. setelah itu aku baru pergi bersama tanaka-kun dan jaga, sama grupnya, aku yakin ini sangat menyenangkan, tetapi tetap saja rasa cemas tidak pernah pergi dari benakku dan selalu saja mengikuti kemana saja,? seharusnya di usiaku sekarang aku hanya sibuk bermain bersama teman-temanku tapi tidak. aku hanya sibuk memikirkan Bagaimana cara kamu menyatukan ayah dan ibu, Bagaimana caranya agar mereka tidak berpisah.?


- terkadang dalam hidup kita harus bisa mengambil keputusan yang tepat untuk kita dan orang lain, tetapi Kebanyakan orang masih tidak mengerti apa yang harus mereka putuskan dan apa yang harus mereka ambil, mereka hanya mengerti satu hal, yaitu kesenangan diri sendiri, karena zaman sekarang orang-orang semuanya egois.-

__ADS_1


__ADS_2