
maira hanya terdiam sambil mengingat ucapan yang di lontarkannya
benar benar sangat menjijikan menjadikan ku sebuah boneka yang bisa kau pakai seenaknya.
vendra pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya begitu juga dengan Maira setelah Vendra selesai dari kamar mandi.
dengan tingkah Maira yang hanya berdiam diri saja membuat Vendra kesal
kenapa dia hanya diam saja tanpa ada kata kata.
" kenapa kau diam saja ? apa kau marah padaku " ujar Vendra sambil mendekatinya
" tidak .. " ucap Maira sambil melihat kesisi lain
" apa kau bisa melihat ku, aku merasa kau kesal dengan sesuatu... ? "
"( apa dia tak merasa atau aku hanya yang berpikir jika dia pura pura tidak tahu akan sesuatu ) " dalam hati Maira
" lupakan hal itu, aku memesan beberapa sarapan, apa yang akan kamu makan mira ?? "
" apa saja terserah "
" aku tidak bermaksud membuat mu marah ( sambil mendekati ) tapi kau pun harus tahu diri dimana posisi mu sebenarnya maira ( menyentuh helai rambut ) apa kau mengerti ( sambil tersenyum "
" apa aku membuat kesalahan dalam kontrak ?? " ujar Maira sambil menatap mata Vendra
" kesalahan .. e.. ya.... "
" dimana dan beri tahu aku letak dimana kesalahan ku ? "
" kesalahannya adalah kau seperti tidak akan menyetujui semua keinginan ku! "
" soal pernikahan maksud mu ? "
" apa kau paham sekarang 🙂.. "
" begini saja.... aku akan menyandra ibumu setelah aku mengembalikan cyra pulang, bagaimana menurutmu ? " ucap nya sambil tersenyum kecil sambil menatap nya
" kau bajingan Vendra ( marah sambil memukul dadanya ) apa yang kau inginkan sebenarnya dariku ( menangis ) jika kau ingin hidupku kau bisa mendapatkan semuanya ( duduk di lantai sambil membungkuk ) kau benar-benar curang dan jahat 😠ternyata sikap mu itu memang tidak akan pernah hilang dari mu menutup wajah dengan kedua tangan ) jangan Sandra ibuku , lebih baik aku mati jika melihat ibuku menderita karena mu "
Vendra yang kesal mendengar kata mati di mulutnya itu membuat tak terima bagaimana bisa dia mengatakan dengan mudah nya.
__ADS_1
Vendra menarik keduanya tangan Maira untuk berdiri
" jika kau tidak ingin melihat ibumu menderita maka kau harus menikah dengan ku, dengan begitu nasib keluarga mu akan aman "
" kau sangat licik Vendra "
" apa kau membencinya "
" sangat sangat membenci nya "
dengan mata yang merah sehabis menangis dia
masih bisa mengatakan kalimat seperti itu,
wanita yang menarik.
( mencium bibirnya )
" jika kau membencinya maka turuti semua apa yang aku inginkan 😊 ok " .
tiba tiba mencium ku apa dia pikir itu membuat nya senang.
" apa itu ? "
" kenapa kau menyukai ku ? "
" apa.. ".
" apa aku hanya mainan bagimu ? "
" apa kau bisa diam, atau ini kebiasaan mu menjawab sebelum aku mengatakan yang sebenarnya ! "
" jadi ... "
" aku menyukai mu itu tidak ada alasan, aku hanya menyukaimu juga mencintaimu itu sudah cukup.. "
" kau... "
ting tong suara bel..
" seperti nya kau harus sarapan terlebih dahulu untuk memulihkan pikiranmu "
__ADS_1
Vendra membuka pintu dan mengambil pesanannya .
" kemarilah dan makanlah " Ucap nya sambil pergi ke ruang makan
" makanlah sebelum kita pulang.. "
" pulang ke rumah.. "
" heh... villa ku.. "
" ouh... "
" aku akan membiarkan pulang cyra, sebagai gantinya kau harus menuruti semua apa yang aku katakan dan apa yang akan aku lakukan kepadamu, ingatlah jika hidup keluarga mu ada di tangan ku aku bisa saja dengan sehari membuat keuarga mu menderita... "
" ( pria yang sangat kejam aku akui semua kekuasaanmu tuan Davendra Carloss.. )" dalam hati Maira
" kemari dan makan lah ( sambil tersenyum ) "
" baiklah dan terima kasih " ucap maira sambil duduk di meja makan
....... singkat cerita
menaiki mobil
Vendra terlihat sedang gelisah..
" aku mematikan ponsel ku karena semalam.. "
" itu salahmu.. aku menyarankan untuk mengangkat nya tapi kau tidak perduli dan mematikan ponselnya "
" aku tahu itu ( perasaan ku tidak enak ) "
Vendra menyalakan kembali ponsel nya dan banyak menerima panggilan dan satu pesan dari seseorang yang tidak di kenal.
membuka pesan
........... nomber ponsel
" NONA KECIL ADA DI TANGANKU "
B bersambung
__ADS_1