HARD LOVE

HARD LOVE
kesepakatan ll


__ADS_3

" apa kau mengkhawatirkan ku ?? "


tatapan matanya seperti yang akan memakanku, aku memalingkan wajahku darinya..


" tidak... " jawab ku


" benarkah itu 😌 "


" ( kenapa aku jadi canggung kayak gini ) " dalam hati maira


" aku menginginkan sesuatu darimu... " ucap Davendra padanya


maira memalingkan wajahnya sambil menatap nya


" apa..? "


" ( tersenyum ) aku ingin sesuatu yang manis.. "


" manis.. ( bingung..) kamu tinggal beli kan kalau mau yang manis manis.. " kataku sambil memutar kan mataku dengan canggung


" ya.. tapi sayang ini tidak bisa di beli... "


" maksud... "...


Vendra mencium bibirnya Maira dan memasukan lidahnya kedalam mulutnya..


Maira mendorong nya dan menampar nya...


Pakkk ( suara tamparan )


" haha... ini yang di bilang kau akan menuruti semua yang aku katakan... " ucap Vendra padanya


dalam kejadian itu Maira hanya mengingat keadaan cyra, apa dia akan baik baik saja..


"ini...( menelankan ludah ) baru pertama kalinya bagiku... " ucap sambil menundukkan kepala nya


mengingat hal itu Davendra tersadar jika gadis itu Maira adalah gadis yang sama sekali belum tahu apa apa tentang apa itu cinta dan hal romantis lainnya.


" apa aku menyakitimu ?? " tanya Vendra

__ADS_1


vendra mendekat dan mencium kening Maira


" ( aku gak tahu apa yang harus aku katakan padanya ) " dalam hati Maira


" well... kita pergi makan dulu ok.. ( sambil tersenyum ) "


" ehmm "


dalam perjalanan yang lumayan cukup jauh dari tempat villa yang kami tinggali...


ini baru pertama kalinya aku pergi ke luar seperti ini.. aku tidak tahu perasaan antara harus senang atau tidak..


" apa kau pernah ke tempat ini sebelum nya..?? " tanya Vendra


" tidak.. ibuku tidak mengizinkan ku untuk pergi terlalu jauh, apa lagi tempat seperti ini.... mereka bilang tempat ini sangat berbahaya "


(ada baiknya juga, aku sudah menguasai tempat ini.) dalam hati Davendra


" kau tenang aja🙂 selama dalam perjalanan kau dengan ku, kamu akan aman... jadi... jangan khawatir atau takut seseorang akan mengganggumu.. " ucapnya tersenyum


kami berhenti di tempat yang tampaknya sangat terbilang mewah, restaurant yang kami datangi ini benar-benar membuat mataku berbinar binar akan megah dan mewahnya tempat ini.


" apa kau menyukai tempat ini 🙂"


" Terima kasih.. aku bisa membuka nya sendiri... "


kataku sambil keluar dari pintu mobil yang sudah di bukakan oleh Vendra


" itu beda lagi cerita nya kalau kamu yang buka sendiri .. "


" maksudnya ?? "


" udah... kita masuk, ok 🥰 "


ucap Vendra sambil menarik tangan ku masuk ke dalam Restaurant.


kami berjalan menuju tempat dimana kami akan duduk untuk makan, tak lama seorang pelayan datang..


" tuan.. tempat yang tuan pesan sudah kami siapkan.. " ujar seorang pelayan dengan seragam rapih yang datang menghampiri kami

__ADS_1


" benarkah itu... " jawab Vendra sambil menarik ku kembali..


aku hanya bisa mengikuti kemana dia pergi, setelah itu aku tidak tahu apa yang akan dia lakukan padaku, karena perasaan ku tidak terasa nyaman setelah mengikuti nya kemari, atau aku terlalu berpikiran yang aneh aneh...


" ( jangan di pikirin lagi 😣 lebih baik aku yang harus membuat kesepakatan dengan nya.. setelah itu.. aku hanya mengikuti apa yang dia inginkan kan ) " dalam hati maira


tempat duduk yang di pesan oleh Vendra seperti nya hanya kita berdua saja yang berada di tempat ini.


" kemana semua orang ?? kok disini sepi... " ucap ku sambil melangkah kan kaki


Vendra duduk yang di tempat yang sudah dia pesan


" duduk lah.. "


" apa hanya kita yang berdua saja disini ??? "


" tentu saja😊 aku tidak akan membiarkan seseorang untuk mengganggu acara kita berdua...


bukannya kamu akan berbicara tentang kesepakatan, dengan ku "


" tapi... kita bisa membicarakan nya di rumah "


" apa kau yakin dengan hal itu.. "


" apa maksud dari perkataan mu ? " kataku sambil menatap nya...


" kamu sudah melanggar peraturan yang kau buat sendiri.. " ucap Vendra padanya


" peraturan... "


" kau yang mengatakan akan mengikuti semua keinginan ku, dan ini termasuk salah satunya, apa kau mengerti .. "


" aku.. aku mengerti.. "


tersenyum Vendra pada maira


" jadi.. ( sambil memberikan map coklat yang berisi surat kesepakan dari Vendra ) bacalah... "


" apa ini ( sambil membuka map yang berisi surat kesepakan ) .."

__ADS_1


" kau akan tahu setelah membaca nya ( tersenyum kecil ) "


bersambung


__ADS_2