
Vendra turun di depan hotel dan memasuki menuju kamar dimana Maira berada.
krek ( membuka pintu )
terlihat Maira sedang terbaring tidur di atas sofa,
terlihat begitu sangat nyenyak hingga tidak tega untuk membangunkannya.
tak bersilang lama karena terdengar suara, Maira terbangun dari tidurnya dan terlihat Vendra sedang menyiapkan makan malam .
" kau sudah kembali ? "
Vendra berbalik
" bagaimana dengan tidur mu ? apa itu
nyenyak ? " ujar Vendra sambil membawakan satu gelas minum untuk Maira
" kemana saja kau pergi ? " tanya Maira setelah meminun seteguk air yang di berikan Vendra
" apa itu membuat mu khawatir ? "
" bagaimana bisa kau berpikir seperti itu ? " kata Maira sambil memalingkan wajahnya
" kenapa ? apa aku salah tentang hal itu ? " ujar vendra sambil tersenyum melihatnya
" lalu bagaimana dengan kesepakatan kita ? bukankah kau sudah berjanji ! "
kata Maira menatap Vendra
" kebetulan setelah aku kembali dari kantor ku, aku pergi ke tempat ke diaman ku untuk melihat Cyra disana "
" lalu bagaimana keadaan nya ? " tanya Maira
" Sebastian membawa dia pergi untuk keluar dan akan membawa nya pulang setelah itu . "
__ADS_1
" kenapa begitu ? "
" kenapa.. apa salah ? "
" bukankah aku harus menemuinya dulu sebelum dia pulang kembali "
terlihat Maira kecewa dan sedih karena tak bisa menemui Cyra sebelum dia pulang kembali
" Cyra berpesan padaku untuk menjagamu . "
" aku tidak percaya ! "
" kenapa tidak ? "
" apa itu benar . " tanya Maira pada Vendra
" untuk apa aku berbohong Mira ( tersenyum ) "
" aku harap itu benar, lalu.. apa yang harus kita lakukan setelah ini... "
" kita akan pergi ke Negara H untuk sementara waktu . "
"iya... aku dengar disana sangat indah, kau pasti menyukai nya . " ujar Vendra meyakinkan Maira
" aku... "
" Maira apa kau melanggar kontrak "
" aku tidak melanggar nya, hanya saja ini... "
" Maira, aku harap kamu setuju dan tidak ada kata tidak padaku.. kau mengerti... "
raut wajah Vendra terlihat dingin setelah itu dia pergi menyiapkan makanan yang sudah dia masak.
" kemari dan makanan lah.. " ucap Vendra sambil duduk di meja makan
__ADS_1
Maira yang terdiam dan tidak tahu apa yang harus di lakukan..
untuk terakhir kalinya Maira tidak bisa bertemu dengan Cyra, ini adalah sesuatu hal yang membuat dia kesal dan emosi yang tidak bisa dia ungkapkan.
karena kontrak yang di tulis sesuai dengan apa yang dia minta, dan sekarang saatnya untuk mengikuti semua yang dia inginkan sesuai dengan kontrak yang tertulis 📝 yang sudah di tanda tangan oleh Maira setelah Maira membuat kesepakatan dengan Vendra.
Maira datang dan duduk di meja makan tepat di sebelah nya.
" aku memasak nasi goreng dengan ayam dan sayuran juga pelezat dan aku menambah kan kecap, jadi terlihat seperti ini makanan nya " kata vendra sambil memperlihatkan makanannya
Vendra sangat baik dan begitu pengertian tapi sesuatu hal dia lakukan dan perbuatan benar benar tak bisa ada orang lain untuk menolak keinginan nya.
" ini sangat enak " ucap Maira sambil memakan makanan yang Vendra buat.
" aku harap begitu ... "..
" ini benar-benar enak... apa kau belajar masak ? ini baru pertama kalinya aku memakan makanan yang di masak Vendra "
" aku tidak belajar masak, hanya saja aku memasak makanan ketika aku sendiri atau malas untuk makan yang di buat oleh pelayan. "
Maira terdiam dan menatap matanya .
melanjutkan makannya setelah berbicara sampai habis.
" apa kau sudah ingin tidur ? .. " tanya Vendra
" tidak... "
terlihat Vendra membuka baju nya tepat di depan mata nya.
" kenapa kau membuka nya disini ??! " ucap Maira membalikan tubuh nya.
Vendra terseyum melihat itu dan mendatangi nya.
" bukankah kemarin kau sudah melihat nya, lalu kenapa harus malu . "
__ADS_1
ucap Vendra sambil memeluk nya dari belakang.
bersambung