
" mimpi .. "
" Maira..aku harap kita akan selalu dan terus bersama seperti ini tanpa terkecuali.." kata vendra sambil menyantap makanan nya
Maira tersenyum padanya dan menyantap makanannya..
( apa tidak apa seperti ini ? bagaimana keberadaan ibuku di sana dan bibi an juga ya ...meskipun Vendra mengatakan jika Cyra sudah kembali pulang ini membuat ku bingung, Cyra tidak mungkin bisa mengatakan hal yang seperti itu , berkata padanya untuk menjagaku ...dan kenapa Vendra tidak membawa ku padanya jika tidak ada sesuatu hal yang terjadi pada Cyra ....apa Vendra menyembunyikan sesuatu dari ku ... aku harus menyelidikinya ketika di lengah nanti ) dalam hati Maira...
Maira akan berusaha untuk mencari tahu apakah semuanya berjalan dengan baik dan juga kenapa dia membawaku mendadak seperti ini ..
apa cyra baik baik saja atau tidak, apa cyra sudah kembali pulang atau sesuatu hal telah terjadi padanya ....
aku harus melakukan sesuatu ...
hanya itu yang ada di benak nya Maira .
di lain tempat
……………………………………………
KEDIAMAN KELUARGA JERSEY
Terlihat Cyra yang saat ini sedang menggambar sesuatu di buku gambar yang di berikan oleh jersey ... karena khawatir kemungkinan dia akan bosan .. ( dia kan bukan anak kecil )
karena hari itu jersey sedang melakulan tugas kantor menggunakan laptopnya yang di temani oleh Cyra di dalam ruangan nya.
tak lama jersey selesai dari laptopnya dan menyimpannya, melihat Cyra yang sangat fokus hari itu jersey diam diam memotret nya .
jersey yang hanya memandanginya dan tersenyum melihat tingkah lakunya.
" apa kau bosan ?..." ujar jersey sambil berjalan menghampirinya..
melihat Cyra yang tengah menggambar 2 orang gadis dan 2 wanita yang sedang berpesta ..
" gambar apa ini ? " tanya jersey sambil memperhatikan gambarannya ..
" ini ...gambar ku,kak Maira, ibu ku dan kakak ibu ku ...waktu itu kami sedang menyiapkan pesta ulang tahun ku ..."
" ulang tahun mu ..."
__ADS_1
" iya....tapi .. hancur karena kedatangan orang orang jahat itu .!!! " jawab Cyra sambil mencorat coret gambar nya ...
" ...kenapa kamu merusaknya ?? ini gambar yang bagus " ucap jersey sambil menghentikan tangan kanan nya ...
Cyra hanya terdiam dan menundukan kepalanya ..
matanya memerah dan menangis, sambil menahan mulutnya untuk tidak mengeluarkan suara tangisannya ..
jersey menarik tangan kanannya dan memeluk nya sambil mencium keningnya.
" jangan khawatir ..aku disini untukmu .." ujar jersey sambil memeluknya dan berusaha untuk menenangkan nya..
tak lama Cyra pun tertidur di pelukan nya jersey dan segera menggendong nya menuju ke kamarnya .
........
tak lama Cyra terbangun dari tidurnya ..
melihat dia sudah tidak lagi di dalam ruangannya ..
( ini di kamar..tapi di kamar siapa ? ) dalam hati Crya ...
mengetahui itu jersey terbangun dan memeluk nya ...
" sebentar saja .." ucapnya sambil memejamkan matanya kembali..
Cyra hanya terdiam dan berusahan menunggu sampai dia terbangun nanti.
.......
Negara H
Villa Kediaman Tuan Vendra
setelah menyelesaikan sarapannya Vendra pergi menuju ruangnya untuk mengambil beberapa dokumen ..
Maira mengikuti nya dari belakang dan Vendra mengetahui hal itu ..
" apa ada yang ingin di bicarakan Mira ? " tanya Vendra sambil berbalik ke arahnya ..
__ADS_1
" tidak ada ..hanya ingin mengikutimu, lagi pula tidak ada pekerjaan sama sekali kan .." jawab Maira sambil tersenyum..
" baiklah ..ayok " ..
di dalam ruangan ..
" apa yang sedang kau cari ?? "
" aku sedang mencari dokumen ku ...hanya ini yang terakhir .." ucap Vendra
" apa itu untuk perusahaan ? " ..
" iya... "
( bagaimana aku bisa mengambil handphon nya..apa malam hari ... )
" apa kau baik baik saja,Mira ..."
Vendra tampak aneh dengan Mira ...tidak biasanya dia bersikap seperti itu ...
( apa itu hanya perasaan ku saja ? ) dalam hati Vendra.
" Vendra, aku keluar dulu ya ..untuk melihat lihat ...seperti nya asik ..." ucap Mira sambil tertawa ..
Vendra melihat Mira yang tertawa seperti itu membuat dia senang..
" apa kamu sebahagia itu ? " tanya Vendra sambil berjalan kearahnya ..
" iya...bagaimana aku tidak senang ..."
Vendra tersenyum lembut dan mendekatkan dirinya kepada Maira ...
Maira mencoba untuk muncur dan Vendra menarik kepalanya dan mendekatkan wajahnya dan bibir mereka pun bertemu .
tak lama Vendra menciumnya dengan lembut ..
Maira yang hanya terdiam dan seakan tubuhnya tidak menolak apa yang sudah di lakukan Vendra saat ini ..
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
bersambung