
bu aisyah membuka gulungan tersebut dengan hati-hati
"pasangan abdullah adalah Ayudia ningtiyas" ucap bu aisyah
sementara abdullah tersenyum saat mendengar nama yang disebutkan, berbeda lagi dengan ayu dia merasa tidak percaya jika berpasangan dengan abdullah karena saat ini hati berdebar dengan kencang
lain lagi disudut kelas tampak wajah kecewa seorang gadis saat mengetahui bukan dia yang terpilih, sementara gadis lainnya juga merasakan sakit yang sama
Abdullah merupakan idola siswi di kelasnya bahkan hampir siswi mendambakan seorang abdullah, cucu pemilik perkebunan terbesar di daerah setempat.
tak terasa pembagian pasangan pun selesai dan dilanjutkan memberikan tugas yang akan mereka lakukan dan akan ditampilkan seminggu kemudian, itu artinya selama satu minggu mereka akan menjadi partner dalam mengerjakan tugas yang diberikan oleh Bu aisyah.senyum tak terlepas dari wajah tampan abdullah saat membayangkan jika setiap hari dia akan melihat wajah ayu yang cantik dan meneduhkan hati. hingga bel istirahat berbunyi
"ayu kantin bareng yuk" ajak abdullah
"gak usah makasih, aku bawak bekal dari rumah" balas ayu sambil berlalu
"ayo la ayu, anggap ini sebagai latihan tugas dari bu aisyah" bujuk abdullah
"kenapa gak ajak risa atau putri buat temani kamu makan di kantin" lagi lagi ayu menolak ajakan abdullah
"kenapa mereka?? " tanya abdullah
"liat tuh, mereka gak akan ke kantin kalo kamu belum pergi ke kantin" ucap ayu sambil memberikan kode lewat lirikan matanya
"lah apa hubungannya dengan ku? " lagi lagi abdullah Pura-pura bodoh
__ADS_1
"jelas ada lah abdullah, mereka tuh suka sama kamu, jadi mereka berharap banget bisa makan bareng kamu" jelas ayu dengan kesal
"tapi aku gak mau, maunya sama kamu" ucap abdullah dengan kekeh
"ih kok susah banget dikasih tau" ayu makin kesal saja dibuatnya
"makanya ayok ke kantin" rayunya dengan wajah memelas
"ish, aku gak bisa"
"kenapa gak bisa?? "
"sekali gak bisa, ya gak bisa!! "
"kok kamu tega sama aku, tadi pagi aku gak sarapan loh"
'aku pengen makan bareng kamu " "ayo lah kalo aku pingsan kamu tega??? " rayu abdullah dengan gencar
"baiklah ayo, tapi aku makan bekal aku sendiri"
"oke" ucap abdullah dengan jari jempol dan telunjuk yang disatukan menyerupai huruf O
dengan santai abdullah berjalan dan menggandeng tangan ayu, namun dengan cepat ayu menepis nya karena ayu tak ingin orang orang berpikir yang tidak tidak atas sikap abdullah
saat tiba di kantin abdullah mencari meja yang masih kosong dan kebetulan meja disudut kantin kosong, abdullah menarik tangan ayu untuk duduk
__ADS_1
"pesan apa" tawar abdullah
"gak usah aku punya bekal, kamu pesan punya kamu aja" jawab ayu sambil membuka kotak bekal yang ia bawa.
"mang mie pangsit satu sama es teh dua ya" memesan menunya
melihat menu nasi uduk yang dibawa ayu, tanpa sadar abdullah menelan ludahnya sendiri , tanpa babibu abdullah merebut bekal yang ayu bawa dan memakannya dengan lahap, ayu hanya bisa menarik napas kesal saat melihat bekalnya direbut oleh abdullah
"kau"baru saja ayu akan mengatakan sesuatu, abdullah langsung memotong ucapan ayu
" sudah lama aku tidak merasakan masakan yang selezat ini,"ucap abdullah sambil terus melahap nasi uduk tersebut
tak lama kemudian pesanan tiba, mang usep meletakan makanan dimeja, sambil memperhatikan abdullah makan dengan lahap
"lahap bener den makan bekal yang dibawakan pacarnya" goda mang usep sambil tersenyum
"bukan gitu mang"
"iya mang, masakannya enak"
ucap ayu dan abdullah berbarengan
"duh si eneng gak usah malu gitu, mamang juga pernah muda "
"ih apaan sih mang, aku gak pacaran sama dia" ucap ayu dengan wajah yang memerah
__ADS_1
"ya udah kalo gitu, sok dinikmati menunya neng" ucap mang usep sambil berlalu.
lanjut esok lagi ya gaess tbc.