Harus Bagaimana

Harus Bagaimana
berdua denganmu


__ADS_3

"sudah lama aku merindukan masakan seperti ini, sudah separuh hidupku tak pernah merasakannya sejak mama sakit hingga tiada" "makasih yah aku menyukainya" ucap abdullah dengan lirih


AyuTercenung mendengar ucapan abdullah


"ekhem, ya udah kamu habiskan saja bekalku, biar aku yang makan pesanan ini" ucap ayu


abdullah mengangguk dan melanjutkan makan


tanpa sadar sudut bibir ayu terangkat sedikit saat melihat abdullah menyantap bekalnya dengan lahap


selesai makan mereka kembali ke kelas tak lama kemudian Bel pun berbunyi tanda pelajaran akan di mulai


tak terasa waktu pelajaran telah usai Anak-anak bersiap untuk pulang hingga waktu penanda berbunyi,Anak-anak berhamburan keluar kelas masing-masing


"yu aku antar yah" ajak abdullah


"gak usah aku terbiasa jalan kaki" tolak ayu


"ayo la aku juga ingin tahu alamat rumahmu" bujuk Abdullah


"bukannya kamu sudah tau alamat ku" ucap ayu


"iya sih tapikan cuma taunya Desa sebelah, gak tau pastinya dimana"


"tapi arah kita berbeda" ucap ayu

__ADS_1


"kali ini aja yah aku antar kamu pulang supaya nanti aku gak kesasar pas ke rumah kamu" bujuk abdullah dengan wajah memelas


Tiba-tiba dari belakang terdengar suara keras, rupanya risa sedang membanting tasnya karena kesal melihat tingkah ayu yang sok menolak ajakan abdullah


"eh ayu seharusnya kamu tuh tau diri, gak usah sok belagu jual mahal deh" ucap risa penuh emosi


"maksudnya apa" balas ayu


"gak usah ke ge-eran deh, abdullah mau antar kamu pulang juga karena tugas dari bu aisyah yang mengharuskan latihan, jelas aja jika abdullah pingin tau rumah kamu"masih dengan emosinya risa menjawab ucapan ayu


" eh risa gak usah ikut campur urusan kita, emang ada hubungannya sama kamu "jawab abdullah yang nampak kesal


" abdullah kok kamu nyalahin aku, aku tuh gak suka liat kamu diremehkan "ucap risa menatap abdullah


"jadi terserah ayu mau menerima atau pun menolak, paham kamu" dengan wajah yang terlihat masam menampakkan ketidak sukaannya terhadap risa


"udah gak usah diperpanjang, lebih baik kita pulang sekarang, " ucap ayu


"maksudnya kamu mau aku antar pulang" selidik abdullah sambil menunggu reaksi ayu


"iya, ayo" ucap ayu sambil mengangguk kepala nya


"oke, siap laksanakan" dengan langkah yang gembira abdullah berjalan di samping ayu tanpa menghiraukan perasaan risa yang ditinggalkan


"apa sih lebihnya dia abdullah hingga kau mengabaikan aku" ucap risa lirih sambil menepuk dadanya yang terasa sakit melihat abdullah berlalu tanpa memperdulikan nya

__ADS_1


sementara risa menangis melihat perlakuan abdullah padanya yang begitu cuek dan tak peduli, lain lagi yang dirasakan abdullah dia sangat gembira karena insiden kecil itu akhirnya ayu mau di antar olehnya Pulang kerumahnya


setelah tiba di parkiran abdullah memasangkan helm di kepala ayu sambil tersenyum


"aku bisa sendiri" ucap ayu


"iya aku tau, diam aja kenapa sih" "liat disana ada yang memperhatikan kita" lanjut abdullah


"oh maksudnya buat panas panasin gitu akunya" sindir ayu


"gak gitu yu, maksud aku..... gak gitu pokonya" jelas abdullah sambil menyalakan sepeda motornya


"ayo naik entar keburu sore" seloroh abdullah


"iya" balas ayu sambil menaiki motor abdullah dan duduk agak berjauhan


"bisa gak duduknya merapat dikit napa, aku mau ngebut nih"


"ya kalo mau ngebut silakan kenapa harus duduk nya merapat sih" jawab tak kalah sewot nya


"ya udah kalo gitu jangan salahkan aku yah" lanjut abdullah


"ih kapan berangkatnya kalo ngomong terus" ucap ayu


sebenarnya abdullah memang sengaja memperlama waktu diparkiran agar siswi disekolah tau bahwa seorang abdullah telah memilih gadis disampingnya sebagai wanita yang disukainya

__ADS_1


__ADS_2