Hati Tak Pernah Salah

Hati Tak Pernah Salah
Hati Tak Pernah Salah - 4


__ADS_3

Malam ini adalah kali pertama bertemu dengan Gio. Penasaran sejak awal apakah tampangnya segokil sikapnya padaku?.


Waktu terus berjalan sekaramg sudah menunjukan pukul lima sore waktunya untuk mandi, makan, dan siap-siap.


"Trit...trit...trit" ada telepon dari Gio


"Ya halo?"


"Vey aku nanti jam enam menuju kesitu ya, jangan sampai kita telat nonton konsernya!"


"Ah... iya bawel tenang aja, habis ini aku siap-siap. Nanti aku share alamat rumahku."


"Siap cantik" jawabnya girang.


"Okay kalau gitu aku tutup dulu teleponnya, sampai nanti"


"Iya vey".


Setelah selesai telepon akupun bergegas siap-siap biar nanti ngga buru-buru, entah kenapa karena baru pertama kalinya keluar malam bareng cowok, aku merasa sedikit takut, cemas, dan waspada. Yah, kita ngga tahukan bisa saja hal buruk terjadi, namun sepertinya Gio tak seburuk itu, aku yakin dia pasti akan menjagaku dengan baik. Waktupun berjalan cepat, sepertinya Gio sudah dalam perjalanan kesini.


"You have a massage" ada pesan dari Gio.


"Vey, aku dibawah kamu cepetan turun ya!"


"Okay"


Akupun turun dan mencari ayah untuk berpamitan.


"Ayah, ayah dimana? teman Vesya sudah sampai Vesya berangkat ya yah?"

__ADS_1


"Mana temanmu, suruh masuk sebentar Vey ayah mau bicara"


"Iya yah"


Akupun menghampiri Gio dan mempersilahkan masuk lebih dulu


"Hay, sama ayahku kamu disuruh masuk dulu sebentar".


"Oh, baiklah" jawabnya tenang.


"Permisi om, Saya Gio temannya Vesya" tanyanya dengan sopan.


"Iya om sudah tahu, Gio om titip Vesya jaga dia baik-baik saat diluar, dia anaknya suka seenaknya sendiri. Jangan sampai kamu kehilangan jejaknya, anak itu bisa hilang kalau kamu lengah".


"Baik om, saya akan jaga Vesya dengan baik. Om tenang saja kita pulang juga ngga akan lewat dari jam sepuluh malam kok om."


"Baiklah om percaya, ya sudah silahkan berangkat. Ingat jaga baik-baik Vesya mengerti!"


"Iya malam".


Akupun berjabat tangan dengan ayah.


"Vesya pergi yah".


"Vey, handphone jangan sampai mati!"


"Iya yah".


Akupun pergi meninggalkan ayah. Dalam perjalanan kami mengobrol tanpa henti suara tawapun juga ngga ada henti-hentinya. Alun-alun kota dari rumahku lumayan jauh kira-kira menghabiskan waktu tempuh sekitar setengah jam. Namun karena dalam perjalanan kita tak bisa diam ngga terasa tempat yang kita tuju sudah sampai. Wah, ramai sekali penjagaannya juga sangat ketat, untungnya konser kali ini diselenggarakan tanpa adanya tiket alias free. Seneng banget pertama kalinya menghadiri konser alun-alunnya pun sudah penuh. Aku sama Gio harus nyelip-nyelip untuk bisa melihat dengan jelas. Kita menikmati alunan lagunya dengan sangat bahagia kita ikutan bernyanyi dengan riang. Gio sejak awal sampai lokasi, dia tak melepaskan genggamannya sepertinya dia melaksanakan tugas dari ayah dengan baik. Akupun merasa aman bersamanya, jadi ngga takut akan terjadi hal buruk. Kami sangat menikmati konsernya lagu silih berganti kita mengikuti alurnya, pertama kali tertawa lepas sejak menjomblo, begini ya rasanya bebas?.

__ADS_1


Tak terasa sudah kepenghujung acara waktu menunjukan pukul sepuluh malam. Gawat, ayah bisa marah, aku langsung melihat ponselku ada panggilan tak terjawab dari ayah dan juga pesan masuk.


"Vesya, pulang!"


Akupun langsung membalasnya


"Iya yah, Vesya masih diperjalanan. Jalanannya macet" jawabku sedikit berbohong.


"Gio, ayo pulang ayahku sudah nyuruh kita pulang"


"Astaga, bisa kena marah nih. Ya udah ayo".


Kitapun bergegas pulang. Gio bawa motornya juga sedikit ngebut karena melupakan janji untuk pulang tepat waktu. Aku takut, tanganku terus mencengkram jaketnya. Ngga lama kemudian kita sampai rumah, terlihat ayah menunggu didepan gerbang.


"Ayah" sapaku sedikit ketakutan.


"Om, maaf ya kita telat pulangnya jalanan macet om"


"Baiklah kali ini om maafkan lain kali jangan terulang lagi".


"Baik om, kalau begitu saya pamit pulang dulu om, selamat malam"


"Iya, pulanglah!".


"Ayah, Vesya masuk dulu ya"


"Iya cepat istirahat Vey sudah malam!"


"Iya yah".

__ADS_1


Akupun masuk kedalam rumah dan langsung masuk kekamar untuk ganti baju dan bersih-bersih bersiap untuk tidur. Sebelum tidur aku lihat hasil rekaman vidioku wah, bagus lain kali aku mau lihat konser lagi. Hoamm, ngantuk aku mau tidur dulu meski besok weekend harus tidur tepat waktu.


__ADS_2