
Saat ku buka mataku ntah apa yang terjadi,, kenapa aku bisa tidur dengan wanita itu,, kenapa pakaianku berhamburan kemana-mana...
"Apa yang sebenarnya terjadi?? " Sembari memegang kepalaku sambil mengingat ngingat kejadian semalam...
Dan akhirnya aku mengingat semuanya,, ntah kenapa aku meniduri nya, aku melakukanya secara brutal,, ya aku mengingatnya,, dia menangis dia memohon ampunan ku, tapi aku tidak mendengarnya,, aku malah memaksanya untuk menuruti keinginanku,, dia kesakitan dan bercak darah,, ternyata dia masih perawan...
Itulah yang aku ingat,, ntah setan apa yang merasuki ku,, kenapa aku bisa melakukan hal terkutuk seperti itu... Dia pasti hancur,, mahkotanya telah direbut secara paksa olehku,, tapi dia juga telah mengambil keperjakaanku,, selama ini aku selalu menjaganya,, aku sudah berjanji pada diriku sendiri aku akan melakukannya hanya dengan istriku yang aku cintai,,...
" Maafkan aku,, kau pasti sangat kesakitan,, aku juga telah salah menilaimu, " Sambil mengelus pipi mulusnya, dan menarik selimut untuk menutupi tubuhnya,,
terlihat banyak sekali bercak merah di leher dan dadanya,..
Dengan cepat akupun pergi kekamar mandi,, membersihkan semua cairan lengket di tubuhku,, setiap kali aku mengingatnya rasanya sangat menyakitkan,, perasaan wanita itu pasti akan hancur setelah ia terbangun dari tidurnya.....
Tak berapa lama akupun keluar dari ruang ganti baju,, terlihat gadis malang itu duduk sambil menangis.... Air matanya terus berjatuhan... Wajahnya pun lebam akibat terus menangis....
" Kau tenang saja,, aku akan bertanggung jawab atas semua ini" Ujarku sambil memalingkan wajahku..
__ADS_1
Berlama-lama dengan perempuan ini semakin membuatku merasa bersalah,, akupun memutuskan untuk meninggalkannya,, dan menemui Rio di kamarnya,,,...
Aku langsung masuk ke kamar yang Rio pesan,, dia nampak kaget melihatku..
" Tuan ada apa pagi-pagi sekali tuan sudah kemari?? "Tanyanya sambil berdiri dari tempat duduknya..
" Apa yang terjadi semalam??,, kenapa aku bisa sampai melakukan hal buruk pada gadis itu?? " Tanyaku seakan meminta pertanggung jawaban dari Rio...
" Semalam tuan tidak sadarkan diri, saya kira tuan minum alkohol saja,, tapi ternyata ada yang memasukkan obat perangsang kedalamnya.. "Jelasnya seakan tidak percaya " Apa tuan melakukan dengannya?? "Tanyanya seperti kagok...
Aku tidak menjawabnya,, karena aku yakin dia pasti mengerti apa yang terjadi semalam...
" Kenapa tuan??,, tuan jangan lakukan itu.. "Ucapnya sambil merasa tidak percaya " Bukankah itu tugasnya??,, dia harus siap dengan semua resiko yang akan diterimanya" Jelas Rio,, kata-katanya seakan menganggap dia gadis jalang yang tidak tau diri,,,..
" Dia bukan gadis seperti itu,, percayalah ".. Jawabku,, ntah karena merasa bersalah atau memang kenyataannya, aku malah membela perempuan itu..
" Maksud tuan?? Dia masih?? "Ucapannya tidak ia lanjutkan,, sepertinya ia mengerti apa yang aku maksud...
__ADS_1
" Coba selidiki latar belakang keluarganya, kenapa dia bisa bekerja seperti ini!! "Seruku yang mau tidak mau harus iya lakukan...
" Oh ya,, aku mau pernikahanku dilakukan secepatnya,, kalau bisa minggu depan,, karena aku takut dia hamil " Ujarku dengan entengnya...
Tunggu,, maksudku takut dia hamil?,,apa mungkin sekali saja bisa langsung membuatnya hamil, mungkin saja,, karena aku yakin dia tidak pernah memakai kontrasepsi....
rio sedikit tertegun mendengar ucapanku, dia terdiam sejenak sebelum menjawabnya
" Baik tuan "jawabnya
" Cari tau dimana orang tuanya, aku ingin
meminta restu pada mereka... "Perintahkan
yang lagi lagi akan membuat Rio semakin
kesulitan... " jangan sampai berita ini menyebar keluar,, dan biarkan wanita itu menenangkan dirinya dulu" tambah ku...
__ADS_1
Bersambung.....