
Tak berapa lama kami pun sampai di depan apartemen milik tuan muda....
" Tuan Rey kami sudah menyiapkan kamar anda, apa anda membutuhkan pelayan tambahan?? "Tanya sekertaris itu..
" Aku tidak membutuhkannya,, aku sudah memiliki satu pelayan, aku tidak membutuhkan pelayan lagi! " Serunya sambil melihat ke arahku..
" Baiklah tuan,,, saya tinggal dulu selamat malam " Ucap sekertarisnya..
Dia hanya menganggukan kepala,,... Dia pun langsung masuk kedalam apartemen mewahnya,,
" Apa kau akan tetap mematung disitu?? " Ucapannya tampak seperti ancaman untukku.
" Iya tuan,, "ucapku sambil berjalan masuk kedalam apartemennya,,, aku sama sekali tidak berani untuk menatapnya...
" Aku mau mandi,, siapkan airnya!! " Serunya
" Baik tuan "...aku pun pergi ke toilet dan menyiapkan air di bathup...
Aku sedikit terkejut saat melihat tuan mudah ada dikamar mandi hanya menggunakan handuk...
" Huftttt " Kaget sampai-sampai aku memejamkan mataku...
" Pergilah,, aku ingin berendam,, " Ucapnya " Tunggu,, siapa namamu? " Tanyanya..
"Hazell tuan, hazell hilaria" Jawabku terbata-bata....
" Baiklah silahkan keluar " Ucapnya..
Akupun pergi keluar toilet dan duduk di sofa...
__ADS_1
Ibu pasti khawatir kepadaku,, aku harus menelponnya...
" Hallo ibu,, bu maaf beberapa hari kedepan hazell tidak bisa pulang kerumah,, nanti hazell jelasin dirumah ya bu... Dahhh" Sambil buru-buru aku langsung menutup telponnya takut-takut tuan mendengarnya....
"Hemmmm,,, baju ini sangat tidak nyaman sekali,, kenapa aku harus pakai baju kurang bahan seperti ini... " Gerutuku sambil berusaha menarik pakaian ku...
Tiba-tiba pintu terbuka,,, jujur saja aku sangat terkejut,, bagaimana jika tuan mendengar ucapanku.....
" Hei ambilkan baju tidurku " Ucapnya sambil menunjuk ke tempat pakaian...
Akupun hanya mengangguk, dan langsung mengambil bajunya....
"Ini tuan " Ucapku sambil menyodorkan bajunya..
" Pakaikan bajuku "Ucapnya terlihat santai..
Apakah dia tidak waras??,, kenapa aku disuruh memakaikannya baju,,
" Ba baik tuan "...
Dengan terpaksa aku memakaikan bajunya,,, aku tidak ingin melihat tubuhnya,, aku memalingkan wajahku ke arah lain...
" Kenapa kamu terlihat canggung??,, seharusnya kamu sudah terbiasa dengan situasi seperti ini,, bahkan mungkin kamu sudah terbiasa dengan laki-laki hidung belang " Ucapnya seperti menghinaku..
Akupun melihat kearahnya, karena aku rasa ucapannya sangat tidak sopan..
Apa maksudmu tuan,, jangankan melayani laki-laki hidung belang,, bahkan baru kali ini aku melihat tubuh laki-laki tanpa memakai pakaian..
" Hey kenapa kau menatapku?? " Tanyanya..
__ADS_1
"Maaf tuan,, " Jawabku...
Hei hei hei hei, bukannya dia tau namaku,, kenapa memanggil ku dengan kata hei..
Aku pun menyimpan kembali handuk tuan muda ke toilet...
"Kau tidur disana " Ucapnya sambil melempar bantal kepadaku ...
Aku pun hanya mengangguk pelan...
Oh Tuhan bagaimana aku bisa tidur dengan pakaian seperti ini,,,..
"Kenapa kau tidak tidur? " Tanyanya sinis.. "Kau tidak nyaman dengan pakaian seperti itu?? " Tanyanya...
"Iya tuan, aku tidak terbiasa dengan pakaian seperti ini... " Jawabku dengan jujur
Dia pun tersenyum sinis,, " Jangan coba membodohi ku,, jangankan pakaian seperti ini, bahkan kau pasti lupa berapa banyak laki-laki yang pernah tidur denganmu... "Ucapannya semakin menghinaku...
Ingin rasanya menyobek mulut laki-laki itu,, kenapa dia seenaknya bicara sih,, tapi memang jika aku di posisi dia aku jga akan berpikiran buruk sepertinya...
Tanpa menjawabnya akupun hanya menundukan kepalaku sambil menarik-narik pakaianku...
"Maaf tuan,, apakah masih ada selimut?? " Tanya waswas...
"Coba kau cari dilemari " Jawabnya acuh.
Oh Tuhan kenapa kau jadikan laki-laki es ini sebagai orang penting,, kenapa dia terus menghinaku,,,
Aku pun berjalan menuju lemari, dan mengambil selimut didalamnya...
__ADS_1
Tuan muda pun mematikan lampunya,, dan aku harus tidur di sofa malam ini.... Ntah kapan malam ini akan berakhir..
Bersambung