hazell

hazell
keluargaku


__ADS_3

Pukul 19.00 aku pun sampai dirumah.... Terlihat ibu mondar-mandir di depan pintu rumah,, mungkin dia mencemaskan ku karena aku pulang terlambat....


" Ibu, kenapa ibu masih diluar? " Tanyaku


" Eh hazell,, knpa baru pulang?? Ibu khawatir banget,, gk seperti biasanya kamu pulang terlambat" Jawab Ibu sambil memegang pipiku..


" Aaahhh Ibu ini, " Ucapku sambil menggandeng Ibu duduk di kursi depan " Hazell kan udah besar, Ibu gak perlu sekhawatir ini,, tadi ada pengumuman besok pemilik perusahaan akan datang, jadi mau tidak mau kami harus lembur untuk mempersiapkan semuanya" Jelasku agar Ibu tidak terlalu khawatir...


" Knpa kamu tidak menelpon Ibu dulu??,, Ibu gk bkln sekhawatir ini "...


" Hehe iya maaf Bu,, hazell lupa,, tadi sibuk banget... "Jawabku


" Yaudah ayo masuk,, mandi dulu terus makan.. " Ucap Ibu...


" Iya bu,, hazell ke kamar dulu ya! " Jawabku sambil melihat ke arah Ibu...


Ibupun hnya menganggukan kepalanya....


Aku tinggal bersama Ibu dan adik laki-laki ku,, kami ditinggalkan oleh laki-laki berengsek yang mereka bilang sebagai ayahku,, dengan susah payah Ibu membesarkanku dan adikku revan,, sampai sekarang laki-laki berengsek itu tidak pernah datang lagi,, aku tidak ingin atau tidak akan pernah ingin menyebutnya dengan nama ayah karena dia sama sekali tidak pantas untuk mendapatkannya,, dia manusia terkutuk yang meninggalkan Ibu disaat Ibu berjuang melahirkan revan,, saat itu aku baru berusia 3 tahun,, tapi luka itu sangat membekas dalam pikiranku.... Dan sekarang aku harus menjadi tulang punggung keluargaku,, dan menyekolahkan adikku....


Tak berapa lama akupun keluar dengan menggunakan piyama tidur,,, makan malam,, ini bukan kebiasaan keluargaku, tapi aku yakin Ibu dan revan pasti kelaparan karena aku pulang terlambat....

__ADS_1


" Hey " Ucapku sambil menepuk bahu revan..


" Eh kak,, ayo duduk,, kamu tau aku dan Ibu sudah sangat kelaparan menunggu mu,, " Gerutu adiku tercinta..


" Ya kenapa kamu tidak makan duluan saja si, repot banget "jawabku sedikit kesal...


" Mana mungkin aku bisa makan tanpa ada kakak,, iyakan bu?? " Tanya revan sambil mengedipkan matanya...


"Iissshhhhhh" Ucap bibirku


" Udah-udah ayo makan!! " Ucap Ibu sambil tersenyum kesal...


Kami pun menyantap hidangan sederhana ini dengan sangat bahagia...


" Tentang bos itu ya?? " Tanya Ibu..


" Iya bu,, akukan masih dalam masa percobaan, jadi aku gk boleh terlambat Sama sekali " Jelasku


" Iya sayang,,, kamu Hati-hati ya kerjanya"


"Iya bu... " Jawabku....

__ADS_1


..


"oh iya bu kak,, kalian tau hasil tadi siang ada orang yang membeli hasil karyaku, dan mereka mengatakan lukisan ku sangat bagus " ucap revan yang terlihat sangat antusias...


" wah hebat sekali kamu,, terus gimana kelanjutannya?? "tanyaku padanya


" dia ingin membuat kontrak denganku,, tapi sepertinya aku tidak bisa menerimanya " terlihat kekecewaan di matanya..


" kenapa??, bukankah ini kesempatan untuk kamu?? " tanya ibu sambil memegang bahu revan


" iya bu,, tapi kakak ku menginginkanku menjadi dokter bukan pelukis " jawabnya..


" ah itu,, kamu tidak usah khawatir, sekarang semuanya terserah kamu, kan skrg revan ku ini bukan anak kecil lagi "tawa sambil melihat ke arahnya..


" trimakasih kak,, tapi aku tidak mau mengecewakan kakak,, aku akan menyabet gelar dokter itu,, " ucapnya penuh percaya diri..


" baiklah aku akan sangat senang"jawabku sambil tersenyum..


" yasudah skrg kalian tidur gih,, nanti kesiangan lagi " ucap Ibu..


" iya bu... "jawab kami kompak..

__ADS_1


bersambung.....


__ADS_2