
Saat aku hendak menyantap makananku tiba-tiba tuan muda berdiri,,
Tok.. Tok.. Tok
Suara ketukan pintu,,,
" Tuan ini saya, saya izin untuk masuk" Ucap seseorang dari luar..
Dia pun masuk ke dalam kamar, dan melihat ke arahku yang sedang memakai pakaian Tuannya...
" Kamu bawa barang yang tadi saya suruh beli " Sambil melihat ke arah sekretarisnya...
" Iya tuan, "
" Berikan kepadanya.... " Ekor matanya melihat ke arah ku...
Sekretarisnya pun melihat ke arahku
Dan memberikan paperbag berukuran sedang padaku...
" ganti pakaian mu..! " Perintahnya...
Akupun hanya menganggukan kepala,, apalagi yang aku bisa selain menganggukan kepala,, dengan segera aku pergi ke kamar mandi,,
Pakaian macam apa ini?? Kenapa seperti kekurangan bahan,, oh tidak,, kenapa seleramu jelek sekali sekertaris... Gerutuku berkepanjangan dalam hati...
" Cepatlah " Teriak tuan rey..
__ADS_1
" Iya tuan " Jawabku sambil terburu buru memakai pakaian itu....
Keluar dengan pakaian seperti ini?? Oh noooo aku tidak mau lekuk tubuhku dilihat oleh laki-laki, apalagi laki-laki hidung belang....
" Iya tuan " Jawabku sambil ngos-ngosan di depannya...
" Ikutlah dengan kami nona,, "ujar sekertaris itu,, ntahlah siapa namanya,, bahkan dia sangat tidak sopan berbicara tanpa memperkenalkan dirinya terlebih dahulu....
Kenapa aku harus ikut dengannya???,, emang aku pembantunya... Gerutuku dalam hati..
Tapi sayangnya entah knpa aku harus menurut semua ucapannya,, karisma pria ini begitu kuat sampai-sampai aku tidak berani melawannya....
" Maaf sekertaris kita mau kemana?? " Tanyaku pelan, tapi aku yakin sekertaris itu pasti masih bisa mendengarnya...
" Panggil saja saya Rio nona,, tuan muda akan pergi ke kantor,, " Sama halnya denganku dia menjawabnya dengan pelan..
Kalau kamu mau kekantor ya pergi saja,kenapa harus mengajakku, bukannya aku tidak ada hubungan nya dengan pekerjaanmu.... Aku terus saja memaki dirinya dalam hatiku...
Apa dia bisa membaca pikiranKu?, kenapa dia bisa tau kalau aku sedang memakinya dalam hatiku...
" Tidak tuan, "sambil pura-pura tersenyum manis padanya...
Kami pun masuk kedalam mobil miliknya,, mobil yang sangat mewah,, ntah nasibku yang beruntung atau hidupku yang sial sampai-sampai aku bisa naik mobil semewah ini,, karena jika hidupku tidak sesial ini mana mungkin aku bisa menjadi pelayannya,, apalagi sepertinya aku tidak memiliki harga diri sama sekali di hadapannya...
Belum sampai di tujuan tiba-tiba mobilnya pun berhenti di perempatan,,
" Turunlah nona,, "ucap sekertaris Rio sambil melihat kearahku...
__ADS_1
Aku sedikit bingung dibuatnya, apa yang dia inginkan kenapa dia menyuruhku turun disini bukannya dia akan pergi ke kantor,, lalu,???.. Ohhh tidakkkk,,, apa jangan jangan aku dibuang,,, tapi kenapa dia membuangku di tempat seperti ini,,,
" Kenapa??, bukannya mau kekantor ya?" Wajahku sedikit bingung dibuatnya...
" Saya hanya mengatakan kalau tuan muda akan pergi kekantor " Jawabnya dingin...
Sial benar juga, dia hanya mengatakan tuan Rey akan pergi kekantor,, dia tidak bilang akan mengajakku ke kantor....
" Pergilah nona,, dan pakailah ini,, belilah semua yang kau inginkan " Sambil menyodorkan ATM ke arahku " Pergilah pukul 18.00 wib kau harus sudah ada di apartemen,, kau mengerti?? "Tanya nya...
" Tidak pak Rio saya tidak membutuhkan ini " Sambil menyimpan ATM yg tadi diberikannya..
" Kenapa kau menolaknya??,, kau telah bekerja padaku,, dan aku harus membayarnya "suara berat itu terdengar begitu menyeramkan bagiku,, terdengar seperti ancaman...
Sekertaris Rio pun hanya mengedipkan matanya,, isyarah bahwa aku harus menerimanya ....
" Trimakasih tuan atas kebaikan anda,, kalau begitu saya keluar,, "..
Aku pun keluar dari mobil itu ,, mobil itu pun pergi dari hadapanku,,
" Oh Tuhan terimakasih,, akhirnya aku bisa keluar dari sana " Teriakku...
Tanpa aku sadari semua mata mengarah kepadaku..
" Oh terlalu keras ya?? "Gumamku dalam hati sambil menutup wajahku dengan tas...
Aku pun berjalan tanpa tujuan, sekertaris itu menyuruhku belanja,, tapi tunggu kalau aku belanja, aku takut dia akan meminta ganti rugi padaku,,, dan lebih mengerikannya lagi klau aku tidak bisa membayarnya dia akan menjadikanku budaknya.... Ohhhh kenapa hidupku serumit ini....
__ADS_1
" Mendingan aku pulang saja,, ibu pasti khawatir padaku " Ucapku sambil melangkahkan kaki ku menuju rumah...
Bersambung.......