hazell

hazell
malam pernikahan


__ADS_3

Malam ini terasa sangat mencekam untuk hazell, bagaimana tidak,, dihadapannya ada sesosok manusia atau mungkin makhluk yang menyerupai manusia...


Rey pun duduk dipinggir ranjangnya, sedangkan hazel masih berdiri di hadapannya...


Kenapa bulu kuduk ku jadi berdiri kayak gini??... Ucapku dalam hati...


" Apa kau akan terus berdiri seperti itu?? " Tanyanya dengan sorotan mata yang tidak bersahabat...


" Ti tidak tuan " Jawabku sambil menggelengkan kepalaku...


Aku pun duduk di sofa,, ya sofa ini mungkin akan menjadi kasur ku setiap malam,, tapi ini akan lebih baik dari pada harus tidur sekasur dengannya....


" Ganti pakaianmu,, rio sudah menyediakannya di lemari " Ucapnya sambil menatapku..


" Baik tuan " Jawabku tanpa berani menatap matanya...


Aku pun pergi ke kamar mandi,, cipratan air shower terus membasahi seluruh tubuhku..


Arghhh segarnya... Ucapku sambil mengeringkan rambutku...


"Cepatlah " Teriaknya yang tiba-tiba mengejutkanku...


Akupun pergi keluar kamar mandi dengan hanya menggunakan kimono saja..


" Ya tuan?? " Tanyaku sambil berlari ke arahnya...


Ada apa dengannya??, kenapa dia menatapku seperti itu??... Tanyaku dalam hati...


Argghhh kenapa dia tidak memakai bra sih, tonjolan itu sangat menggodaku... Batin Rey..


" Tuan,,, kau tidak papa? "Tanyaku sambil melambaikan tanganku...


Dia pun tersadar dari lamunannya... Dan dia pun langsung memalingkan wajahku..


" Aku ingin mandi... " Ujarnya sambil membelakangiku..


" Baiklah.. "Jawabku sambil pergi...

__ADS_1


Akupun pergi untuk menyiapkan air di bathup dan menambahkan sedikit aroma terapi disana..


Tuan muda pun masuk kedalam kamar mandi, tentu saja dia sangat mengagetkanku...


" Bukakan pakaianku " Ujarnya sambil merentangkan tangannya...


Kamu kan punya tangan, kenapa harus menyuruhku sih.. Gumamku sambil terdiam..


" Cepat " Teriaknya...


" I iya tuan " Jawabku sambil berjalan kearah ku..


Satu persatu aku melepaskan pakaiannya,, dan sekarang hanya tersisa celana dalamnya... Seketika pipiku memanas saat melihat tonjolan di bawah tubuhnya,,


" Ada apa?? "Tanyanya tidak tuan...


Saat akuu membukanya sesuatu yang tegang terlihat disana, akupun memalingkan wajahku ke arah lain..


" Keluarlah, aku ingin berendam " Ucapnya sambil masuk ke dalam bathup..


Apa dia gila, kenapa dia menyuruhku membuka pakaiannya, dan itu, oh Tuhan mataku sudah tidak perawan lagi...huh


Jangankan mataku bahkan tubuhku pun sudah tidak perawan lagi... Gunamku dalam hati..


Selagi tuan muda masih di kamar mandi akupun pergi ke ruang ganti untuk mengganti pakaianku..


" Apa tidak ada pakaian yang lebih sopan disini... " Ujarku sambil mencari-cari pakaian disana...


"Kenapa piyama ini kurang bahan??,, aku bukan wanita yang ingin menggoda tuan muda " Lanjutku sambil meremas piyama itu.


Dengan terpaksa aku harus memakainya.. Dan keluar membawa pakaian untuk tuan Rey..


Tak berapa lama tuan muda pun masuk kedalam kamarnya, dia melemparkan handuk kecil ke arahku,,


" Keringkan rambut ku!! " Serunya sambil di duduk di tepi ranjang....


Aku pun hanya menganggukan kepala ku saja,. Apa yang bisa aku lakukan selain patuh kepadaNya...

__ADS_1


Apa dia ingin menggodaku lagi, kenapa dia memakai pakaian seperti itu??.. Rey


" Pijat sedikit disini " Ujarnya sambil menunjuk keningnya.


Apa dia sedang menggodaku?, kenapa dia menempelkan dada besarnya itu di punggungku.. Rey


" Sudahlah, sekarang Pakaikan bajuku " Ujarnya sambil berdiri dan membuka kimono nya..


Lagi-lagi aku terkejut melihatnya, bagaimana tidak, bahkan dia tidak malu telanjang bulat dihadapanku... Mungkin karena setatus ku sebagai istrinya jadi dia tidak malu,, atau mungkin karena dia tidak memiliki urat malu sedikit pun...


Satu persatu aku memakaikan pakaiannya, dan mau tidak mau mataku harus melihat benda miliknya itu,, sampai-sampai membuat seluruh tubuhku bergetar melihatnya...


Sialan, kenapa bulu kuduk ku merinding seperti ini??? Tanyaku dalam hati sambil memalingkan wajahku dari benda tumpul itu..


" Cepatlah, aku kedinginan " Ujarnya seakan membuatku tersadar dari lamunanku..


" Maaf tuan " Jawabku sambil memakaikan pakaian ku..


Dan akhirnya semua pakaian itu sudah melekat di tubuh tuan rey, aku membawa kimono nya masuk ke dalam toilet dan menyimpannya di keranjang pakaian..


Aku pun langsung masuk kedalam kamar..


" Tidurlah disana,, " Ucapnya sambil melemparkan bantal padaku....


" Iya tuan " Jawabku sambil berjalan menuju kursi...


Untung dilemari masih ada selimut... Ucapku dalam hati..


" Matikan lampunya " Pintanya..


Yatuhan kenapa dia terus saja memerintahku, padahal dia punya tangan dan juga kaki... Makiku dalam hati..


Mau tidak mau aku harus berjalan mematikan lampunya... Dan kembali ke sofa sambil terus memaki dalam hati..


Malam ini cukup melelahkan bagi ku, akupun tertidur pulas disofa...


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2