
Hal yang diimpikan setiap wanita adalah menikah dengan orang yang dia cintai, bukan hanya sekedar pesta mewah yang dia inginkan, bukan juga makanan mewah, tamu undangan sosialita, dan sesuatu yang berbau mewah,, mereka juga menginginkan menikah dengan orang yang mereka cintai...
Hazell pun berdiri disamping suaminya... Dia berjalan menuruni altar, karena keduanya sudah selesai mengucapkan janji suci nya masing-masing,, mungkin bukan janji suci lebih tepatnya sebuah pernyataan,,, ya hanya sebuah pernyataan, pernyataan bahwa mereka telah berstatus suami istri,.. Bukan janji saling mencintai...
Semua orang pun mengucapkan selamat pada mereka berdua,, banyak sekali wanita yang iri pada hazell, karena dia bisa menikah dengan tuan muda yang sangat tampan,.
......
" Selamat tuan nona " Ujar seseorang pada kami..
" Trimakasih nyonya " Jawabku sopan sambil menganggukan kepalaku..
Tapi laki-laki di sampingku malah menarik ku...
" Angkat kepalamu,, jangan menunduk pada mereka " Bisiknya di telinga ku...
Dari kejauhan aku melihat ada wanita paruh baya yang menatap tajam ke arahku...
Siapa dia??, kenapa dia menatapku seperti itu??... Tanyaku dalam hati...
Wanita paruh baya itupun berjalan kearah kami,, eh maksudku kearah tuan muda,, ia memeluk tuan mudah dihadapan semua orang...
" Selamat anakku... " Ucapnya sambil melepaskan pelukannya...
Apa anakku??,, jadi dia ibu mertuaku,, tidak tidak ,bisa-bisa aku gila memiliki ibu mertua seperti ini... Ucapku dalam hati..
Dia pun melihat kearahku,,, tatapan tidak suka yang terpancar dari wajahnya...
" Salam bu " Ucapku lembut sambil menundukan kepalaku...
" Bisa-bisa nya kau menikahi wanita seperti dia Rey " Bisiknya pelan tapi masih bisa terdengar jelas olehku..matanya pun semakin kuat menatapku,...
Ada apa dengannya, kenapa dia melihatku dengan tatapan seperti itu.. Sambil berusaha mengalihkan pandanganku...
" Sudahlah bu, masih banyak tamu yang harus aku temui... " Jawabnya...
" Selamat ya kak.. "Ucap seorang laki-laki yang ntah darimana ia muncul... Sepertinya dia berbicara pada tuan Rey..
Tuan Rey pun menganggukan kepalanya..
" Apa dia kakak iparku??,, " Tanyanya sambil melihat kearahku..
__ADS_1
Akupun tersenyum padanya..
" Wah cantik sekali kau kakak ipar,, aku Steven adiknya kak Rey,, panggil saja aku stev "ucapnya dengan ramah sambil mengarahkan tangannya kedepan..
" Trimakasih,, aku hazell " Jawabku dengan ramah sambil menjabat tangannya...
" Nama yang sangat cantik, persis seperti orangnya " Jawabnya...
Akupun tersenyum dibuatnya,, ternyata masih ada orang jang sebaik dia diantara orang-orang culas ini...
" Hentikan, ayo cepat " Ucap ibu mertua sambil menarik tangan stev..
" Yasudah kakak ipar sampai bertemu dirumah... " Ucapnya sambil melambaikan tangan...
Aku hanya mengangguk melihatnya,,
Oh Tuhan, aku harap acara ini tidak akan berakhir,, karena aku tidak mau kalau ibu mertua memperlakukanku dengan buruk...
Tak ku sangka dari kejauhan aku melihat ibu dan revan yang sedang melambaikan tangannya...
" Tuan apa saya boleh menemui ibu? "Tanyaku waswas mendengar jawabannya..
Dia pun hanya menganggukan kepalanya.. Aku pun pergi menemui ibu dan revan,, sedangkan tuan Rey dia pergi menemui tamu undangan yang lainnya..
" Selamat ya sayang " Ucap ibu sambil meneteskan air mata bahagia...
Apa ibu sangat bahagia melihatku menikah??,, ibu tidak tau apa yang akan terjadi selanjutnya padaku...
Aku juga ikut meneteskan air mataku...
" Hey kenapa kamu menangis,, ini hari bahagia untuk mu.. " Sambil tersenyum dan menyeka air mata di pipiku..
" Kakak baik-baik aja kan??,, tuan Rey baikkan? " Tanya revan terlihat cemas..
" Kamu ini ngomong apa sih, tentu saja dia baik,, " Jawabku sambil memukul bahu revan...
" Lakukan tugasmu dengan baik nak, lakukan kewajibanmu sebagai istri, berikan suami mu kebahagiaan " Ucap ibu sambil memelukku...
Seharusnya ibu mengatakan itu pada tuan Rey,,.. Ucapku dalam hati sambil meneteskan air mata...
" Ehem ehem... Maaf nona,, tuan muda sedang menunggu anda " Ucap seseorang... Aku pun langsung melepaskan pelukanku pada ibu...
__ADS_1
" Baik lah " Jawabku pada sekertaris Rio..
" Ibu,, hazell pergi dulu ya,, dan kamu revan jaga ibu baik-baik, jangan lupa belajar!! " Setuju padanya..
.. Aku pun pergi menuju tuan muda..
" Maaf tuan " Sambil menundukan kepalaku..
" Kemana saja kau?? " Tanyanya nampak sedikit kekesalan diwajahnya..
Aku pun hnya menundukan kepalaku... Tanpa menjawabnya sama sekali...
" Ayo pulang " Sambil menarik tanganku dengan keras...
Kami berdua pun masuk kedalam mobil yang sangat mewah, mobil yang akan membawaku masuk kedalam neraka,, aku tau mereka akan menyiksaku disana...
Aku mohon selamatkan aku tuhannn.. Jerit ku dalam hati...
Tak berapa lama kamipun sampai dirumah yang sangat besar dan sangat mewah,, ada 2 orang pelayan yang membukakan pintu ku dan pintu tuan Rey, mereka berbaris di samping kami sambil menundukan kepalanya...
Kami pun masuk kedalam rumah yang lebih tepatnya neraka untukku,, disana ada 2 orang wanita yang salah satunya adalah ibu tuan muda dan yang satunya wanita yang sangat cantik,, disamping ibu mertua juga ada stev yang tersenyum kepadaku...
Apakah ini hari terakhirku untuk bernafas,, kenapa tempat ini lebih menyeramkan dibandingkan kuburan..
" Rey maafin kakak, kakak baru sampai disini, jadi tidak bisa datang di resepsi mu " Ujar wanita cantik itu..
Tuan Rey pun hanya mengangguk, dia benar-benar tidak memiliki sopan santun,, ingin sekali aku melepas kepalanya itu..
" Dan siapa namamu?? "Tanyanya padaku..
" Hazell kak " Jawabku ramah..
" Aku Theresia, panggil saja aku there " Jawabnya...
Ada apa dengannya??, kenapa dia selalu menatapku tajam??, apa ada yang salah dengan dandanan ku?.. Ucapku sambil bertanya-tanya dalam hati...
Ibu mertuaku terus saja menatapku tajam,, dia benar-benar ahli dalam tatap menatap, bulu kuduk ku jadi berdiri melihatnya...
" Kalian pasti cape,, masuk lah " Ujar kak there
" Trimakasih kak " Jawabku ramah...
__ADS_1
Akupun masuk kedalam rumah itu,,
Bersambung