
Gazebo yang dikelilingi bunga-bunga yang bermekaran,terlihat sepasang kekasih sedang duduk sambil merangkul melihat indahnya taman tersebut.mata penuh cinta saling menatap "sayang,kamu sayang sama aku?",ujar wanita itu,sang pria tersenyum dan menjawab "tentu saja sayangku,kalau kamu ninggalin aku,mungkin aku akan gila"."Tapi mas tidak boleh begitu,kalau aku pergi karena tidak mencintai mas lagi rasanya tidak mungkin,tapi kalo aku pergi karena dipanggil duluan,mas harus move-on dong,mas pasti dapat yang lebih baik daripada aku",ucap wanita itu sambil tersenyum.sang pria terlihat sedih dengan perkataan itu dan masih menjawab dengan santai "Sayang,aku gak mau kehilangan kamu,jadi stop berkata yang tidak,tidak terhitung seminggu lagi pernikahan kita,kamu lihat taman ini,penuh dengan bunga yang mekar,rumah yang sesuai impian kita berdua,foto foto kita berdua yang tergantung rapi didalam,kamu cukup memikirkan hal baik saja,aku tidak ingin kamu berpikiran seperti itu,aku sangat mencintaimu kamu",lelaki itu mengecup kening sang kekasih dengan penuh cinta.
__ADS_1
Suara alarm mengejutkan Ferry,lagi-lagi ia disadarkan dengan kenyataan,saat bermimpi seperti itu ia bahkan tidak ingin bangun lagi dari tidurnya,pemandangan yang selalu bisa ia wujudkan,sekarang sudah tak bisa lagi.Ferry mengusap wajahnya bergegas kekamar mandi.
__ADS_1
Disisi lain Alisya masih sedikit malu makanya ia tidak menyapa,berharap disapa mereka malah saling diam-diaman di meja makan,bahkan difilm sekalipun ia tak pernah melihat sepasang suami istri yang makan saling berhadapan namun tidak berbicara bahkan sampai makanan habis,mengingat sikap Ferry yang seperti itu hilang sudah bayangan keromantisan yang ia idamkan akan dilakukan bersama suami nya.sudah tidak pernah pacaran sekali dapat suami Alisya masih saja tidak bisa mewujudkan list yang ingin ia lakukan bersama pasangannya kelak.Alisya melihat mas Ferry melenggang setelah mengatakan dua kalimat tersebut,belum sempat menjawab ia sudah ditinggal.padahal harusnya mereka bisa saja berangkat bersama mengingat tujuan mereka yang sama,namun hal itu bahkan tidak bisa ia sampaikan ke Ferry yang bahkan mau tau saja tidak.Akhirnya Alisya memilih berangkat sendiri dengan cara memesan Go-Jek.sudah punya suami masih saja di bonceng Abang Go-Jek pikirnya.
__ADS_1