Hidup Untuk Balas Dendam

Hidup Untuk Balas Dendam
chapter 2


__ADS_3

sudah sangat jauh kaki kecil yang Raisa berlari,badan anak itu sudah mulai merasa lelah,badanya penuh keringat.


"Akhirnya aku bisa naik ke gunung ini" gumamnya,Raisa pun lansung tidur di rumput saat itu


Jeder !!!! suara petir itu mengagetkan Raisa,angin kencang di sertai rintik hujan mulai turun


*aku harus mencari tempat untuk berteduh dulu*


Raisa berlari menerobos hujan mencari tempat untuk nya berteduh,untunglah dari jauh terlihat ada sebuah gua


"untung ada gua disini" gumam Raisa


Raisa pun memasuki gua itu,setelah di lihat lihat gua itu cukup aman untuknya,Raisa pun memutuskan untuk tinggal disana. Malam itu Raisa tidur dengan nyenyaknya,namun tiba tiba terbangun karna mendengar langkah kaki


*apa mereka mengikutiku sampai sini*


Raisa takut jika prajurit yang dikirim harum akan mencarinya sampai kesini


"Siapa disana!!!" teriak Raisa


""Tolong,,,"suara seorang laki laki


Raisa menatap lekat mulut gua,sampai seseorang muncul dengan langkah sempoyongan menuju Raisa


*Apakah dia terluka*


pria itu duduk di samping Raisa dengan memejamkan mata,wajahnya sangat pucat,keringat dari tubuhnya keluar dengan deras


"sepertinya kamu tidak baik baik saja" tannya Raisa,namun tak ada respon dari anak laki laki itu


Raisa mencoba memeriksanya,karna ibu suri sering mengajarinya akupuntur,dan meracik obat,bahkan Raisa bisa mengerti berbagai racun dan penawarnya


"minumlah obat ini,kamu akan sembuh dalam 3 hari". sembari tangan Raisa menyuapi obat dan meberinya minum


semenjak hari itu Raisa dan Lexa menghabiskan waktu bersama mulai dari main,cari ikan,cari kupu,Raisa sangat bahagia saat itu,karna dia memiliki teman.


namun itu tak berlangsung lama karna Lexa di jemput keluarganya untuk kembali.


"*Raisa pakai kalung ini untuk persahabatan kita"ucap Lexa

__ADS_1


"makasih ya Lexa,aku harap kita bisa bertemu lagi" ucap Raisa menggenggam erat tangan Lexa


"pasti" ucap Lexa,lalu pergi bersama rombongan itu


16 Tahun berlalu Raisa kini menjadi gadis yang begitu cantik,apalagi selama ini dia sudah mempelajari banyak ilmu bela diri.


"aku akan kembali ke ibu kota hari ini" sambil membereskan semua barang2nya


Raisa mulai melompat dari satu kepohon ke pohon lainya, untuk mempersingkat waktu,tak butuh waktu lama akhirnya dia sampai ke ibu kota, lalu ujung mata Raisa melihat tukang roti,kebetulan perutnya sangat lapar


*Siapa tau aku bisa mendapatkan roti sekaligus informasi*


"hai bibi,boleh bungkuskan roti itu untukku" ucap Raisa sambil memberikan beberapa koin perak ke padanya


"bibi,sepertinya hidup di kota sangat enak ya serba ada" kataku membuka pembicaraan


"kamu tahu,ibu suri akan menikah dengan selir laki lakinya untuk ke 13 belas kalinya,dan bisa di pastikan pajak akan naik sampai tiga kali lipat," ucapnya sembari tangannya membolak balikan roti di hadapannya


"apakah ibu ratu tak memliki anak?"


"punya,dia memiliki 3 pangeran,pangeran 1 memiliki 12 selir,Pangerang yang 2 memili 30 selir,sementara yang ketiga dia belum menikah sama sekali" jelas penjual roti itu


"katanya pangeran ketiga itu homo sexual,semua wanita yang di jodohkan kepadanya,pulang dengan sendirinya,ini rotinya" roti itu mengakhiri percakapan Raisa dengan ya


Raisa pun mulai mencari rumah untuk di tinggalinya,setelah sekian lama dia mencari akhirnya dia menemukan tempat yang cocok untuk drinya dan kantongnya.


Karna Raisa setengah hari hanya rebahan raisapun merasa bosan terus di rumah ,akhirnya dia memutuskan untuk pergi kesebuah kasino,dia mulai memasang taruhan disana,


"Hay cantik" ucap seorang lelaki dengan tatapan mata keranjangnya


Raisa memperhatikan dari ujung kaki sampai ujung kepala,


*Orang kaya nih,biar ku bikin dia miskin hari ini*


"ayo main taruhan,kalo kamu menang aku akan bermalam bersamamu malam ini,tapi kamu harus pasang taruhan 500 tael emas" tantang Raisa dengan menunjuk laki laki itu


"siapa takut" ucap laki laki itu menerima tantangan nya


*kapan lagi aku bisa dapat wanita dada besar,pantat montok secara gratis dasar gadis bodoh*

__ADS_1


*Kapan lagi aku bisa dapet 500 tael emas dalam sekali permainan*


5 kali putaran Raisa memenangkan semuanya, ktika putaran kelima selesai,laki laki itu mendekati Raisa,


"kalo kamu menjadi selir ku,aku akan membebaskan mu hari ini" tangan laki itu sudah membelai pantat Raisa


*Dasar lelaki hidung belang*


dengan cepat Raisa mematahkan tangannya,pengawalnya tak tinggal diam merka mulai mengeroyok Raisa,namun tak butuh waktu lama semuanya lumpuh oleh Raisa.


"tangan mana yang tadi membelaiku" tanya Raisa sambil mengeluarkan pedang


"Ampuni aku" laki laki itu menangis memohon pada Raisa


tanpa aba aba Raisa langsung menebas tangannya hingga putus,Kini Raisa mulai mengayunkan pedangnya menuju lehernya


"tolong,ampuni aku,aku akan memberikan apapun yang kamu mau" kini laki laki itu mulai sujud di kaki Raisa


*Peluang yang bagus untuk memulai langkahku*


"siapa namamu!!!" teriak Raisa


"Robert"jawabnya


"Kamu anak perdana Mentri kan?


"Iiya" jawab Robert terbata bata


"Aku bisa mengampuni nyawamu,tapi aku mau kamu membuat aku memasuki keluargamu,dan menjdohkan aku dengan pangeran ketiga"


"kamu mau apakan keluargaku?" tanya Robert


"keluargamu aman selama kamu menyutujui itu,dan kau bisa melihat matahari terbit esok,tapi kalau kamu menolak maka jangan harap kamu bertemu keluargamu esok" dengan pedang yang di arahkan kepada Robert


"baik baik,aku akan menyutujui itu" jawab Robert


Raisa pergi dengan santai seakan tak terjadi apapun,tak lupa dia membawa 2 karung emas yang sudah dia dapat.


Lanjut chapter 3 ya👋

__ADS_1


jangan lupa like dan coment


__ADS_2