Hidup Untuk Balas Dendam

Hidup Untuk Balas Dendam
chapter 6


__ADS_3

Sesampainya di kamar Raisa membaringkan Juna di atas ranjang


"Raisa ini kan kamar kesayangan Lea" tanya Juna sembari matanya menyapu seluruh ruangan itu


"Oh,dia bernama Lea" jawab Raisa sembari tanganya meracik obat obatan "Baringlah aku akan mengoleskan obat ini pada lukamu," kata Raisa mendekat ke arah Juna


junapun menganggukan kepalanya


"Jika sakit kau bilang saja padaku,agar aku bisa pelan pelan mengoleskannya" tangan Raisa telaten mengoleskan obat


Juna menganggukan kepalanya,wajah meringis menahan sakit


"sudah selesai Juna" Raisa pun bangkit dari duduknya,tapi tangan Juna langsung menarik tangan Raisa,hingga Raisa jatuh tepat di samping Juna


"Raisa maaf,ada luka yang belum kau obati" bisik Juna,mata Raisa langsung melihat setiap luka yang ada di tubuh Juna,namun ia tak melihat satupun luka yang belum di olesi obat


"mana?"tanya Raisa


"ini" jawab Juna sembari menunjuk ***********


"mesum,obati sendiri" Raisa menaruh obat itu di meja,lalu pergi meninggalkan Juna di kamar


Raisa berjalan menuju dapur,ia berfikir mungkin Juna lapar,di jalan ia bertemu Robert


"Kemana saja kamu,ayahku menunggumu seharian tapi kau tak menampakan diri" tanya Robert


Raisa tak menjawab pertanyaan itu dia terus berjalan,tanpa memperdulikan Robert

__ADS_1


"Apakah kamu tau,sulit untuk ayahku membuat janji dengan ibu ratu,dan kau tak datang sama sekali" tanya Robert


Lagi Raisa tak menjawabnya,yang di tuju adalah dapur


"Apa kupingmu bermasalah,tak mendengar kata kataku?" tanya Robert dengan keras


Raisa yang geram langsung menonjok Robert hingga tersungkur di tanah"Enyahlah" bentak Raisa


Sesampainya di dapur,ia tak menemukan siapapun di sana,dan tak ada makanan apapun ada di sana,hanya ada bahan bahan nya saja,


"Aih tak ada makanan apapun,terpaksa aku harus turun tangan" ucapnya menarik nafas panjang


Raisa pun mulai kegiatannya di dapur, membuat apapun yang ada di dapur,setelah sekian menit akhirnya semua selesai


dia menuangkan semua makanan ke dalam mangkuk,menaruhnya di nampan dan berjalan menuju paviliunya,sesampainya dia di depan pintu dia membukanya,,tapi betapa kagetnya dia dengan pemandangan di depannya


"bajuku rusak dan di lemarimu hanya ada baju ini" jawabnya menundukan kepalanya karna malu


"ini makanlah" ucap Raisa tangan Raisa memberikan makanan pada juna" Aku akan mencari beberapa pakaian ku" tangan Raisa mulai sibuk membongkar semua baju di ranselnya


"Ketemu!!!" teriak Raisa ktika ia menemukan sepasang baju pria "ku taruh sini ya,habis makan mandilah" kata raisa kemudian duduk sembari membaca sebuah buku


setelah selesai makan Juna pun bangkit dari duduknya,berjalan keluar kamar untuk mandi,


"tak mungkin dia akan terus di kamarku,akan ku Carikan dia tempat nanti" ucap Raisa lalu melanjutkan membaca buku itu,,


Di ruang kerja perdana Mentri,,perdana Mentri sedang duduk dengan istri tercinta,namun dari kejauhan tampak seorang pengawal berlari tergopoh gopoh menuju dirinya,wajah tampak panik

__ADS_1


"salam tuan nyonya" kemudian berlutut


"ada apa?kenapa kau kemari?" tanya perdana Mentri


"Juna dia kabur perdana Mentri" jawab perdana metri


"Apa!!!!" teriak perdana Mentri dia begitu marah mendengar perdana Mentri


"Bagaimana ini suamiku?,kalau ibu ratu kluarga kita pasti dalam bahaya?" rengek istri perdana semabari merangkul tangan suaminya


"Cari di semua tempat,dengan lukanya dia tak mungkin pergi jauh,kalo kalian tak menemukanya kalian dan kluarga kalian akan ku kirim kenaraka!!!" ancam perdana


Di kamar Raisa ,Raisa tampak tenang membaca buku Juna masuk dengan wajah panik,Raisa pun menghentikan kegiatanya


"Ada apa Jun?kenapa kamu harus lari?" tanya Raisa menatap Juna


"Gawat mereka mulai menyadari aku hilang" ucapnya sambil berlari menutup semua jendela dan pintu di tempat itu


"Apa yang kamu takutkan?" kata Raisa sambil tanganya menaruh buku itu di meja


juna tampak sangat cemas,dia mengunci semua pintu,dan jendela,kemudian dia duduk di pojok ruangan dengan menekuk kedua lututnya


"Kamu tenang saja tak akan ada yang menyakitimu selama ada aku di sini" ucap Raisa sembari tersenyum dan mengelus rambut Juna,Raisa berjalan menuju tempat duduknya dan melanjutkan kegiatanya


Lanjut chapter 7 ya gays🥰


jangan lupa like and coment

__ADS_1


kamsahamida


__ADS_2