Hidup Untuk Balas Dendam

Hidup Untuk Balas Dendam
Chapter 3


__ADS_3

pagi itu di istana perdana menteri Jian Jang.


"kak aku meminta bantuanmu"ucap Robert sambil mendekati Arya kakaknya


"Tanganmu kenapa?" Arya kaget melihat tangan Robert yang satu tidak ada


"Kemarin ada gadis gila dia menebas tanganku,dan dia akan datang nanti siang,ka bisakah kamu membalas dendam ku padanya?" Robert mulai mengeluarkan air mata buayanya


"Aku janji aku akan membawakan ke dua tangannya untukmu!!!" Arya tampak marah besar


*Raisa jangan harap kamu bisa kembali dengan utuh hehe*


Di penginapan Raisa,dia mulai sibuk membereskan barang barang nya.


"Beres,,sekarang berangkat"


Raisa mulai melangkah keluar menuju istana Jian Jang,tak butuh waktu lama sampailah dia di istana Jian Jang, belum juga dia mengetuk pintu seseorang keluar..


"heh,gadis kecil ini yang memotong tangan adiku," Mata Arya memandang dari ujung kepala sampai ujung kaki


"Aku kesini mau ketemu Robert," Raisa melangkah maju,namun tangan Arya menahanya


"Gak semudah itu"Arya langsung melempar badan Raisa keluar,sampai Raisa jatuh ketanah


"Heh,akan ku buat kamu tak memiliki tangan" teriak Raisa

__ADS_1


"Pengawal serang dia!!!!" Teriak Arya


seketika Raisa di kepung lebih dari 50 pengawal,tanpa basa basi Raisa langsung mulai menyerang semua pengawal itu hingga tak tersisa satu pun


"Hanya tersisa kamu" Raisa mulai mendekati Arya


Mereka mulai bertarung dengan sengit,dengan cepat Raisa mematahkan tulang kedua kakinya sampai Arya tak mampu untuk berdiri


"Aku mengaku kalah" suara lirih Arya karna menahan malu


"Hem,,kamu kalah tapi aku harus menepati janjiku membawa kedua tanganmu" tangan Raisa dengan cepat menebas tangan Arya


"Arghhhh" teriak Arya karna rasa sakit yang dia rasakan


"Arghhhh"Teriakan Arya yang kedua kalinya,tampak air mata keluar dari mata Arya "kamu anak iblis"Teriak makian Arya


"Apa kamu mau kehilangan kepalamu?" tanya Raisa sambil mengelus kepala Arya "aku bisa mengabulkanya" tangan Raisa langsung menjmbak rambut Arya


"maafkan aku Raisa,kau boleh meminta apapun yang kamu mau,tapi kamu jangan ambil nyawaku"badan Arya mulai gemetar matanya tak mampu menatap Raisa


"Bagus kalo kamu sadar" Raisa langsung menendang Arya dan masuk ke kerajaan Jian Jang


_____________________________________________


sementara di tempat lain Robert tampak tenang dengan duduk sambil minum kopi di taman,namun ujung matanya melihat seorang wanita sedang berjalan menuju tempatnya

__ADS_1


"Kamu berani melawanku" teriak Raisa sambil memukul meja di depannya


"kamu,,masih hidup?terus kakaku,,? tanya robert,mulutnya gemetar mengingat bagaimana keadaan kakaknya


"Lebih buruk dari pada kamu" jawab Raisa sambil berjalan menuju kedalam istana


Raisa mulai berkeliling mencari kamar yang dia inginkan,sampai dia menemukan kamar yang membuatnya tertarik,Raisa langsung masuk tanpa tau itu kamar siapa


"kamu siapa?" teriak seorang wanita di dalam kamar itu


"penghuni baru!!kamu bisa pergi dari sini!!" ucap Raisa,


"Emang kamu siapa bisa mengusir aku dari kamarku sendiri!!" wanita mulai kesal


"Malaikat maut" bisik Raisa


wanita itu langsung pergi dan menggembirakan pintu


"Biar ku beri tahu ayah atas kelakuanmu" Teriaak wanita itu dari luar


Raisa yang tak perduli dengan ucapannya pun langsung merebahkan dirinya di kasur untuk beristirahat karna lelahnya perjalanan


Lanjut chapter 4 ya👋👋


jangan lupa like and coment

__ADS_1


__ADS_2