Hoki

Hoki
Babak Ketiga


__ADS_3

Clay mendapatkan jatah bermain di lapangan utama. Sebab lawan Clay hari ini adalah unggulan kedua yang berasal dari Rusia. Seorang petenis cantik bernama Caroline Costa ini merupakan petenis yang sudah beberapa kali menjuarai turnamen besar sekaliber Grand Slam. Itu yang membuat seorang Clay harus bisa berjuang mati-matian untuk bisa meraih kemenangan yang dia inginkan.


Kembali mendapatkan dukungan penuh dari orang-orang terkasih. Clay siap memberikan yang terbaik pada setiap orang yang mendukung dirinya. Clay yakin, dia bisa melaju jauh di turnamen ini. Hingga Clay siap menunjukkan performa terbaik dari dirinya di turnamen tersebut.


Sebelum menuju ke lapangan utama, Gibson menyempatkan diri untuk bertemu dengan Clay. Dia memeluk dengan erat tubuh Clay. Gibson mencoba memberikan sebuah energi positif pada seorang Clay yang akan melawan seorang Caroline Costa yang terkenal memiliki stamina yang luar biasa tersebut.


"Ingat satu hal Clay. Kamu bisa menjadi seorang yang luar biasa dengan tekad kamu. Percaya pada diri kamu sendiri, kamu yakin bisa melewati semuanya dengan mudah. Kamu harus yakin itu Clay." ujar seorang Gibson.


Dorongan motivasi yang di berikan oleh seorang Gibson pada Clay, telah membuat Clay semakin bersemangat. Clay yakin, dirinya akan membuat seorang Gibson bangga pada dirinya. Gibson pun yakin akan kemampuan dari seorang Clay yang akan membuat semua orang kagum pada dirinya.


Tak hanya Gibson yang menemui seorang Clay. Kedua orangtua Clay yang berasal dari Amerika Serikat, juga datang memberikan semangat langsung pada seorang Clay. Mereka siap memberikan dukungan pada seorang Clay yang akan bertanding di hari ini.


"Terpenting dalam bertanding adalah yakin. Mama yakin, kamu bisa melewati pertandingan hari ini dengan baik Clay." ucap ibu Clay.


"Ayah juga percaya dengan kemampuan anak Ayah ini. Jadi yakin bisa melewati babak ketiga ini dengan kemenangan. Semangat." sambung ayah Clay.

__ADS_1


Melihat dukungan yang banyak berdatangan pada dirinya. Clay semakin termotivasi untuk menunjukkan siapa dirinya. Dia tak boleh menyerah dengan apa yang ada. Clay harus bisa bermain baik di babak ketiga ini. Sehingga Clay tidak akan menjadi pesakitan di babak ketiga yang akan segera di jalani oleh Clay tersebut.


Thom yang terus mendampingi seorang Clay, juga memberikan sedikit wejangan pada seorang Clay. Dia meminta Clay untuk bermain semaksimal mungkin. Tidak harus memikirkan banyak hal, terpenting Clay bisa melewati babak ketiga ini tanpa cidera sama sekali. Itu yang di harapkan oleh seorang Clay.


Tak lama berselang, Clay dan lawannya pun mulai berjalan menuju lapangan. Gemuruh tepuk tangan penonton langsung menyambut kedatangan dari keduanya. Mungkin ini yang tak pernah di rasakan oleh seorang Clay selama ini. Bermain di lapangan utama dengan sorot kamera yang tumpah ruah. Clay mungkin akan menjadi perbincangan hangat di hari-hari ke depannya.


Clay dan Caroline Costa mulai melakukan pemanasan. Keduanya mulai memainkan bola itu dengan begitu baiknya. Menunggu berakhirnya pemanasan yang di lakukan oleh Clay dan Caroline. Wasit yang memimpin pertandingan pun mulai mempersiapkan semuanya sebaik mungkin. Sebab ada banyak sorot kamera yang akan menyorot pertandingan tersebut.


Seperti biasa, Clay akan menjadi orang pertama yang melakukan service. Clay sudah mulai mengangkat bola itu setinggi mungkin. Dia siap memukul dengan kerasnya menuju ke arah lawannya. Clay yakin, dengan pukulan yang keras. Lawannya itu akan tunduk dengan satu bola service yang di lakukan oleh dirinya.


Semangat Clay yang membara, akhirnya berhasil membawa Clay pada kemenangan di set pertama ini. Clay berhasil mengamankan set pertama dengan kemenangan 6-4 atas Caroline.


Clay yang harus bertarung dengan begitu melelahkan, terlihat begitu kecapekan dengan apa yang ada. Namun Clay tetap berusaha melanjutkan set kedua ini dengan sebuah perjuangan yang penuh semangat. Clay berharap ini akan menjadi kemenangan pertama Clay di babak ketiga Wimbledon. Kemenangan yang akan di catat dalam sejarah seorang Clay nantinya.


Namun stamina Clay yang begitu terkuras, perlahan membuat pukulan dari seorang Clay mulai tak karuan. Beberapa pukulan berakhir dengan kurang tepat sasaran. Padahal mimpi Clay untuk melangkah ke babak keempat semakin terbuka lebar.

__ADS_1


Di set kedua ini, Clay masih tertinggal 3-0 dari Caroline. Mungkin akan sangat buruk bagi seorang Clay saat dia harus menjalani pertandingan dengan 3 set. Mengingat stamina Clay yang sudah terlihat semakin buruk.


Pelatih Clay kembali memberikan instruksi pada seorang Clay. Mungkin Clay bisa merubah gaya bermainnya untuk tidak bermain rally. Sebab itu menjadi keuntungan bagi seorang Caroline yang memiliki stamina kuda. Clay seharusnya bermain taktis seperti di set pertama. Itu sangat baik untuk seorang Clay yang mulai kedodoran dari segi stamina.


Clay pun menerima semua instruksi dari tim pelatih. Dia siap menampilkan apa yang menjadi instruksi tim pelatih. Clay siap bermain taktis, demi meladeni permainan Caroline yang semakin agresif tersebut.


Clay kembali menatap wajah seorang Gibson. Tak lupa, dia juga kembali melirik ke arah kedua orangtuanya. Mungkin doa dari kedua orangtuanya bisa membuat seorang Clay semakin baik lagi. Hingga Clay bisa menyelesaikan permainan ini dengan begitu baiknya.


Doa dari kedua orangtuanya benar-benar membuat seorang Clay tampil semakin baik lagi. Staminanya yang sempat terlihat hampir habis, perlahan mulai kembali ada. Clay memperlihatkan penampilan dirinya seperti saat di set pertama, itu yang di perlihatkan oleh Clay. Semua orang yang mendukung Clay kembali bersorak. Mereka begitu senang dengan apa yang terjadi pada seorang Clay. Hingga Clay pun semakin bersemangat lagi dengan dukungan penuh yang dia dapatkan.


Clay bermain semaksimal mungkin, hingga dia sukses menyamakan angka di kedudukan 3-3. Perlahan Clay semakin menguasai pertandingan. Hingga akhirnya Clay berhasil memenangkan set kedua dengan skor 6-4. Dengan kemenangan ini, Clay pun berhasil melaju ke babak keempat. Di mana Clay sudah di tunggu oleh seorang petenis cantik yang berasal dari Serbia.


Kemenangan dari seorang Clay menjadi kebahagiaan tersendiri bagi para pendukung setianya. Mereka langsung tumpah ruah dalam merayakan kemenangan Clay. Hingga banyak dari mereka yang begitu antusias untuk bisa memberikan selamat pada seorang Clay.


Tentu orang pertama yang memberikan selamat pada seorang Clay adalah Gibson. Dengan setangkai mawar merah yang di bawa di tangan kanannya. Gibson menghampiri seorang Clay. Sebelum memberikan bunga cantik itu pada Clay.

__ADS_1


Clay begitu meleleh dengan hadiah yang di berikan oleh seorang Gibson pada dirinya. Dia tak menyangka Gibson akan memberikan bunga yang cantik pada dirinya. Itu menjadi hadiah bunga yang cantik bagi seorang Clay dari Gibson.


__ADS_2