
Pada hari-hari berikutnya seperti biasa aku tengah melamun memperhatikan gelak tawa teman-teman di kelasku, rasanya benar-benar membuatku merasa bosan,aku bingung aku harus melakukan apa.
Tak lama kemudian aku memperhatikan carl yg sejak tadi menatapku dengan aneh,tapi apa yg terjadi kepadanya?kenapa dia menatapku seperti itu?ia pun mengambil sesuatu di bawahku yg semakin membuatku menjadi keheranan.
Kemudian setelah mengambil sesuatu di bawah bangkuku itu,ia pun kembali menatapku dingin sembari memberikan sebuah uang rp5.000 kepadaku,aku hanya diam dan tak berkata sepatah katapun karna aku bingung apa yang sebenarnya terjadi,tak lama kemudian ada sepatah kata yang keluar dari mulutnya sembari menyerahkan uang rp5.000 itu kepadaku.
"apa ini uangmu yg terjatuh di bawah"tanyanya dengan wajah datar dan suram.
"hmm"aku pun kembali memeriksa uang di kantong bajuku dan ternyata benar,itu adalah uangku yang terjatuh.
__ADS_1
"ah,iya,ini uangku"ujarku dingin,aku pun mengambil uang itu dari tangannya dan seketika itu juga ia pergi dari hadapanku.
Apa yang barusan saja terjadi,membuatku kembali mengingat perasaanku kepadanya,andai satu kali saja aku bisa bersama dengannya berdua saja,tapi itu hanyalah mimpiku saja yang membuat hatiku semakin sakit seperti ditusuk dengan jarum.itu tidak akan pernah terjadi.
Di luar semua itu,aku masih bisa tertawa bahagia dengan ranya,bahkan aku ingat pada waktu itu kami saling membuka diri kami melalui chat wa,bahkan sampai kami bergadang di malam hari,yah tak terasa kalau di hari itu sudah masuk pukul 02.00 malam.
Karna sudah sangat malam akhirnya kami pun memutuskan untuk tidur, keesokan paginya aku bersama dengan ranya kembali duduk di kursi bagian paling belakang,tentu saja disana kami mengobrol bahkan menggambar bersama,yah sesekali kami memperhatikan sekeliling kami,karna merasa begitu bosan,tak hanya itu saja,karna ranya tau aku jatuh cinta dengan teman sdnya.
*******
__ADS_1
Hari-hari telah berlalu begitu cepat,tak terasa kini aku sudah lulus smp saja,meski aku masih ingat perasaan tulusku kepada carl,tapi sekarang perasaan itu telah hilang dengan sendirinya,aku sudah bisa melepas kepergiannya di hatiku.
Saat masuk sma,aku berharap kalau aku tidak akan bertemu lagi dengannya,tapi ternyata itu hanyalah mimpiku saja, ternyata ia pun juga masuk di sekolah yg sama denganku, walaupun begitu kami tidak sekelas,ia malah masuk kelas ips tapi dipindahkan di kelas ipa bersama dengan ranya.
Tapi untunglah kami tidak sekelas, dengan begitu aku tak perlu melihatnya lagi,saat aku berada di kelas baruku, seperti biasa aku hanya akan duduk melamun di kursiku sembari memperhatikan sekelilingku,yah hanya itu yang bisa kulakukan.
Untuk menghilangkan rasa bosanku yg bisa kulakukan hanyalah berpikir dan menggambar,yah hanya itu saja yang terpikirkan olehku.meskipun hanya itu saja yg bisa kulakukan di sekolah sendirian, tapi aku malah semakin bosan,aku pun memutuskan untuk pergi keluar kelas sembari menghirup udara segar.kuharap dengan ini rasa bosanku akan hilang sepenuhnya.namun, bukannya rasa tenang yang memenuhi pikiranku,malah rasa sakit yang secara tiba-tiba datang ke lubuk hatiku.
bersambung~
__ADS_1
jangan lupa like👍 comment💬dan favorit❤️vote juga yah~