I Am The One Who Is Hurt

I Am The One Who Is Hurt
Terlambat


__ADS_3

Carl pun bertarung dengan kedua pria itu sementara aku mencari cara untuk membuka kaitan tali ini.meski sangat sulit tapi aku tetap berusaha dan akhirnya aku berhasil membukanya.aku pun bergegas memakai pakaianku yang dilepaskan oleh kedua pria itu.


Tak lama kemudian carl berhasil mengalahkan mereka dan menarikku untuk kabur dari sana.namun, lagi-lagi kedua pria itu menarikku dan memukul carl sampai babak belur.aku yang melihat itu mencoba memberontak mereka.namun,semua itu hanya sia-sia saja.


Salah satu pria itu menarik tanganku dengan kuatnya dan Kembali melemparku ke ranjang.aku berusaha melawan pria itu,tapi karna ia terlalu kuat aku gagal mengalahkannya.


Ia kembali membuka pakaianku bahkan menciumku dengan paksa.carl yang melihat itu pun langsung bergegas pergi ke arahku.namun,pria lainnya malah menghadangnya.


Pria itu pun menyentuh bagian intim milikku dan meremasnya.


"Ah...ah..."ucapku menahan rasa sakit itu.


Aku kembali memberontak pria itu untuk mencoba membantu carl disana.namun,pria itu kembali menarikku dengan kuat dan membuka celanaku.


Carl berusaha melawan pria lainnya dan tidak mempedulikan dirinya sendiri.meski ia sudah berkali-kali dikalahkan oleh pria itu.namun,ia tetap berusaha keras untuk menyelamatkanku.

__ADS_1


Keringatku mengucur begitu banyak diliputi dengan rasa sakit di sekujur tubuhku.pria itu benar-benar menyiksaku dengan kejam.rasa sakit itu benar-benar semakin terasa di tubuhku dan benar-benar membuat diriku semakin panas.


Sementara itu pria lainnya masih memukul carl berkali-kali.hingga akhirnya ia pun terpental dan terbentur di dinding.aku semakin syok melihat itu.namun,aku tak bisa menyelamatkan dia.diriku sendiri saja berada dalam masalah bagaimana mungkin aku akan menyelamatkan orang lain.


Pria itu semakin menggoyangkan gerakannya yang membuat diriku semakin tak bisa menahan rasa sakit itu.aku tak bisa melihat wajah pria yang melecehkan ku itu karena ia menutup dirinya dengan topeng yang membuatku tak bisa melihatnya.


Pria itu pun memperkuat gerakannya yang membuat diriku pun menjerit histeris karena tak bisa menahan rasa sakit itu.tanpa kusadari darahku bercucuran dimana-mana karena ulah pria itu yang menyakitiku.aku sudah tak tahan dengan semua ini.


nafasku terasa sesak bahkan mataku sudah tak bisa melihat apapun dengan jelas.aku pun jatuh pingsan disaat itu juga.


"hiks....hiks...hiks..."terdengar suara seorang wanita yang menangis dengan wajah sendu.


seketika itu juga aku pun membuka mataku.


"i...ibu"ucapku dengan nada suara pelan hingga tak sadar aku meneteskan air mataku.

__ADS_1


"iya nak,ada apa?"ujar ibuku yang masih menangis.


"bu,apakah hidupku akan berakhir saja seperti ini?"ucapku dengan nada sendu.


"kau jangan mengatakan itu nak,ibu yakin apa yang terjadi padamu itu adalah ujian dari tuhan"ujar ibuku menasehati ku.


"tapi kenapa ini begitu berat untuk kujalani,disaat aku merasakan sedikit kebahagiaan di hatiku rasa sakit itu kembali muncul secara tiba-tiba"ucapku kembali dengan berlinang air mata.


"semua orang pasti pernah merasakan ujian hidup nak dan kita diuji untuk melatih kesabaran kita dengan cara seperti itu"ujar ibuku kembali menasehatiku.


Aku pun hanya mengganggukkan kepalaku karena tak bisa mengatakan apapun lagi.


"kenapa aku begitu sial hari ini?kenapa??apakah memang aku tak pantas untuk hidup??jika memang seperti itu lebih baik aku mati saja daripada aku harus menanggung beban di dunia yang begitu berat seperti ini"pikirku putus asa.


bersambung~

__ADS_1


__ADS_2