
Yah,siapa lagi kalau bukan karna carl,ia satu-satunya orang yang tak bisa membuatku move on darinya,ketika perasaan itu hilang dari benakku,tapi setiap kali aku melihatnya, perasaan itu kembali muncul.
Entah apa yang membuatku tak bisa melupakannya,hari itu aku tengah berkeliling sekolah berharap bisa mendapatkan ketenangan dan kedamaian,tapi apa yg ku lihat?aku malah melihat carl dengan kekasih barunya,ia terlihat begitu bahagia bersamanya.
Kapan aku bisa merasakan hal yang sama?sama seperti wanita yang ada di samping carl,entah mengapa semakin aku memikirkannya,hatiku menjadi semakin sakit.
Aku tak sadar bahwa saat ini air mataku menetes dan membasahi pipiku,bagaikan setetes air hujan,tapi air yang membasahi pipiku itu, adalah sebuah air yang sangat menyakitkan,yang tak bisa aku pertahankan.
Semakin sakit hatiku,maka semakin deras pula air hujan itu,ia terlihat dingin dan juga bening,ia terlihat indah saat dipandang,namun di dalamnya terselip luka yang tak dapat disembuhkan.
Tapi apakah hanya aku saja yang merasakan semua itu?apakah memang hanya aku sendiri??
Aku kembali memandang carl dan kekasihnya,apa yang kini kulihat tetaplah sama, mereka terlihat begitu bahagia disana, sementara aku hanyalah orang ketiga diantara kebahagiaan mereka berdua.
Harusnya senyum wanita itu milikku dan tawanya juga milikku,kebahagian yang ia rasakan bersama carl itu juga harusnya milikku.
__ADS_1
Namun,semua itu hanyalah ilusiku saja,sebuah gambaran yang tidak akan pernah menjadi nyata.aku pun memutuskan untuk pergi dari sana dan hanya menanggung rasa sakit itu sendirian.
******
KRIINGG......KRIING......KRIIIINGGG.....
Bel pulang sekolah pun berbunyi, menandakan semua murid harus pulang ke rumahnya,aku pun keluar dari gerbang sekolah dan pulang menggunakan kendaraan bermotorku.
Saat di perjalanan,aku tak sengaja melihat carl dengan wanita itu lagi,ia masih saja terlihat sama dengan yang aku lihat barusan,ia terlihat sangat bahagia dengan kekasihnya itu, sementara aku hanya bisa melihatnya dari jarak jauh saja.
Aku terus menatapnya,di tengah perjalanan pulangku,hingga aku tak sadar,ketika aku sudah berada di persimpangan jalan,ada sebuah mobil yg ingin berbelok ke arahku.
BRAK......
Aku pun terjatuh di tengah persimpangan jalan,seluruh tubuhku dilumuri dengan aliran darah segar,pandangan mataku kini terlihat kabur dan gelap dan seketika itu juga aku tak melihat apapun lagi.
__ADS_1
Tak lama kemudian, orang-orang di sekitarku pun membawaku ke rumah sakit dan sesampainya disana,dokter pun bergegas memeriksa keadaanku,ia bersama dengan para suster mengelap darahku yg berlumuran darah karna kecelakaan yang baru saja terjadi.
Tak lupa, orang-orang yg menolongku itu segera memberitahukan perihalku kepada orang tuaku, sementara diriku,kini tengah diperiksakan oleh dokter.
setelah memeriksa diriku,dokter itu pun memberitahukan perihalku kepada orang tuaku.
"Dokter, bagaimana kondisi putriku?apakah dia baik-baik saja"cemas ibuku,yang sedari tadi tak sabar mendengar jawaban dokter.
"iya dok? bagaimana keadaan putri kami?"sambung ayahku kepada dokter itu.
"Putri bapak dan ibu,saat ini tengah koma,ia kehilangan banyak darah dan harus segera mendapatkan donor darah yang sesuai"ujar dokter dengan bijaksana.
"kalau begitu,dokter bisa mendonorkan darahku untuk putriku"ucap ayahku cemas.
"kalau begitu,mari ikut saya dulu, untuk mengambil darah bapak"ujarnya.
__ADS_1
"iya dok"
bersambung~