
"maaf dok,anak saya masih sekolah dan belum memiliki suami, memangnya ada apa yah dok?"tanya ibuku heran.
"jadi gini bu,anak ibu saat ini sedang 'hamil"ujar dokter itu.
"ha...hamil?apa dokter tidak salah??ini tidak mungkin dok,dokter pasti salah periksa"ujar ibuku kaget saking tidak percaya dengan apa yang barusan dikatakan dokter.
"iya bu,apa yang saya katakan itu benar,anak ibu hamil,jika ibu tidak mempercayainya,ibu bisa lihat surat keterangannya"jelas dokter itu sembari memberikan surat keterangan pemeriksaanku.
"i...ini tidak mungkin!"ujar ibuku kaget dan hampir saja membuatnya jatuh pingsan.
******
Sesampainya di rumah ibuku memarahiku habis-habisan.
"Andin,jawab ibu,siapa yang melakukan ini kepadamu?"tanya ibuku heran.
"i...itu"ujarku terbata-bata.
__ADS_1
"ITU APA?"tegas ibuku.
"orang jahat itu bu"ucapku sembari meneteskan air mataku.
"jadi sekarang bagaimana dengan hidupmu nak"ujar ibuku menangis.
"aku tidak tau"ucapku sambil berlinang air mata.
Ibuku pun pergi dari hadapanku dan mendiskusikan hal ini dengan ayah.Mereka mencoba untuk mencari jalan keluar untuk masalah ini.
********
"hey,kamu,apa benar kamu sedang hamil?"tanya mereka menertawaiku.
"tunggu!dari mana mereka tau hal ini?apa ada seseorang yang membocorkan rahasiaku??tapi siapa???dan mengapa dia melakukan ini kepadaku?"pikirku heran.
"hei!kenapa kamu diam saja? jangan-jangan apa yg kami katakan benar lagi,ahahahaha"ejek mereka.
__ADS_1
"i...itu tidak benar!!"ucapku berusaha untuk menutupi rahasiaku yang telah dibongkar oleh seseorang.
"ah...masa?"ujar mereka tak percaya.
"itu tidak benar!sungguh!!"ucapku meyakinkan mereka.
"oh yah,kau pikir aku akan mudahnya percaya setelah apa yg aku lihat kemarin"ucap salah satu dari mereka.
Aku yang mendengar itu pun menjadi bingung dengan apa yang mereka katakan.
"kenapa?kamu kaget??kau pikir aku tidak tau bahwa kemarin barusan dokter itu bilang kalau kau itu hamil"tanyanya meyakinkanku.
Aku hanya diam saja karna tak tau harus mengatakan apa lagi.Aku yakin dia pasti menguping pembicaraan ibuku dengan dokter itu tanpa sengaja.lalu menjadikan hal itu untuk mencampakkan diriku.walau aku berusaha menghindar.namun semua itu hanya sia-sia saja.semua orang telah mengetahui rahasiaku yang memalukan ini.
Aku pun menghindari mereka dan masuk ke kelasku.namun,ketika aku memasuki kelasku lagi-lagi semua orang membicarakan ku dan seterusnya seperti itu.bahkan saat aku pulang pun berita itu kini telah menyebar.para tetangga bahkan membicarakanku sementara kedua orang tuaku hanya bisa menahan malu.
Aku pun termenung di kamarku karna bingung ingin melakukan apa lagi.semuanya sudah hancur.hidupku sudah hancur berkeping-keping.semuanya sudah berbeda dari yang dulu.
__ADS_1
Kini yang aku lihat dari orang-orang hanyalah rasa kebencian.meski tak mereka perlihatkan.aku masih bisa melihatnya dengan jelas dari wajah mereka.
"Aku hanya sampah!!Aku hanya sampah!!!tidak ada gunanya aku disini,aku pantas untuk dibuang"gerutuku sembari menahan tangis.