I Am The One Who Is Hurt

I Am The One Who Is Hurt
hamil


__ADS_3

Keesokan harinya aku pun kembali bersekolah seperti biasa seakan-akan tidak terjadi apapun kemarin.semuanya tetap berjalan seperti biasa dan aku tetap melamun di kursiku sembari menatap sekeliling ruangan kelas.


Tak lama kemudian bu guru pun datang dan mengajar di kelas seperti biasanya.bukannya memperhatikan pelajaran aku malah masih mengingat kejadian kemarin.bu guru yang melihatku saat itu melamun pun menegurku.


"andin,kau jangan melamun yah,itu tidak baik"ujarnya menasehatiku.


Aku pun hanya menganggukkan kepalaku.sementara bu guru kembali melanjutkan pelajarannya.beberapa menit kemudian aku merasakan diriku seperti mau mual dan muntah.


"apa yang terjadi padaku?apakah aku sakit??rasanya aku tidak enak badan"pikirku lemas.


Aku ingin sekali keluar dan membuang rasa mualku.namun lebih baik aku menunggu jam pelajaran selesai saja.tak lama kemudian bel istirahat pun berbunyi.aku pun bergegas keluar dari kelas dan membuang rasa mualku yang aku tahan beberapa menit yang lalu.


Sesampainya di toilet aku membuang rasa mualku yang aku tahan tadi.namun,rasa mual itu tak henti-hentinya hilang dari tubuhku.aku pun memutuskan untuk makan di kantin.


Aku pikir dengan cara itu rasa mualku akan hilang.namun, bukannya rasa mual itu hilang malah bertambah setiap saat.


"kenapa bisa begini?kenapa rasa mual itu tidak hilang??"pikirku putus asa.

__ADS_1


Aku pun memutuskan untuk kembali ke kelas.tapi disaat aku ingin kesana,rasa mual itu kembali lagi.hingga akhirnya aku pun kembali ke toilet untuk membuangnya.


Aku bingung kenapa aku begitu sial setiap hari.kapan aku bisa merasakan kenangan manis yang membahagiakan seperti orang-orang di sekitarku.


"apakah memang aku tidak diijinkan untuk hidup di dunia ini??"pikirku sambil berlinang air mata.


Tak lama kemudian aku melihat sesosok bayangan menghampiriku.


"hei,apa kau tidak apa-apa?"tanya sosok bayangan itu kepadaku.


Aku pun menatap ke atas untuk tau siapa sesosok bayangan yang menghampiriku itu.ternyata sesosok bayangan itu adalah carl sendiri.aku pun memalingkan wajahku karena tak ingin menatapnya.aku benar-benar merasa malu dengan kejadian kemarin.


"maaf"ucapnya dengan perasaan bersalah.


"kenapa kau meminta maaf kepadaku?"tanyaku heran.


"karna aku gagal menyelamatkanmu kemarin"ujarnya dengan raut wajah yang sedih.

__ADS_1


"tidak apa-apa, semuanya sudah terlambat,itu sudah terjadi dan kita sudah tak bisa mengulang waktu"ucapku putus asa.


"kau sungguh tidak apa-apa seperti ini?"tanyanya khawatir.


"Ya"ucapku singkat.


"baiklah,jika itu maumu"ujarnya.


Aku pun menghela nafasku,lalu memutuskan untuk kembali ke kelas.tak berapa lama kemudian bel pulang sekolah pun berbunyi.aku pun memutuskan untuk langsung pulang dan tidak pergi ke manapun.


Aku pulang dengan naik angkot karena motorku kemarin sudah dicuri oleh kedua pria jahat itu.sesampainya di rumah aku membaringkan diriku di kasur.


Tak berapa lama rasa mual itu kembali lagi dan aku kembali membuangnya di toilet.rasa mual itu tidak menghilang malah membuatku jatuh pingsan.


Kedua orang tuaku yang melihat itu pun membawaku ke rumah sakit.


"dok,ada apa dengan putri saya?apa dia sakit??"tanya ibuku khawatir.

__ADS_1


"oh yah bu,dimana suaminya anak ibu?"tanya balik dokter itu.


bersambung~


__ADS_2