I Love You My Sister

I Love You My Sister
Abhi..aku kembali


__ADS_3

Dana sudah memutuskan untuk kembali ke negaranya dan juga keluarganya. Sudah saatnya ia menunjukkan siapa dirinya yang sebenarnya dan sudah saatnya dirinya berada di samping abhinya. Davino saat ini sangat membutuhkannya untuk selalu berada di sampingnya.


Ia sangat bersyukur, karena seluruh keluarganya mendukungnya saat ini. Bahkan tanpa berfikir Tomy mengiyakan apa yang ia sampaikan kepadanya tadi. Dan pagi ini dirinya akan terbang bersama yang lainnya.


Dirinya bersyukur karena selama ini berada di lingkungan keluarga yang begitu mencintainya. Bahkan Tomy tak pernah membedakan antara dirinya dan juga saudaranya yang lain.


Saat ini dirinya sedang berada di bandara bersama yang lainnya sedang menunggu penerbangan.


Dia harus bisa menguatkan hatinya demi abhinya...


Meski sulit, tapi Dana harus bisa kuat demi Davino...


Air matanya kembali mengalir, setiap kali dirinya mengingat apa yang saat ini dirasakan oleh abhinya. Sanggupkah nantinya ia melihat kondisi Davino nantinya.


" Abhi, tunggu Dana akan pulang menemui mu...Maafin Dana abhi, maaf karena selama ini Dana selalu mengabaikan abhi." Air mata Dana kembali tumpah membasahi wajahnya.


Malu? tidak! meski semua orang saat ini sedang menatapnya ia tak malu untuk itu. Kenapa dirinya harus malu? pikirnya.


Tomy menatap putranya itu, dia tau kesedihan yang di rasakan oleh Dana. Bagaimana selama ini Dana menyembunyikan identitasnya kepada seluruh dunia. Terpaksa harus memakai marga Sanjaya dan meninggalkan marga Agata.


" Semua pasti akan baik-baik saja nak percayalah.." Tomy menepuk pundak putranya itu.


Jangan tanyakan Dania saat ini, rasanya ia ingin menangis memeluk putranya itu. Tapi karena larangan Tomy, Dania tidak jadi mendekati Dana.


...****************...


Setelah sekian lama, akhirnya mereka kini kembali menginjakkan kakinya di tanah air. Diantara mereka berlima, hanya Danish yang tak pernah menginjakkan kakinya di Indonesia. Karena Danish lahir di Australia dan orang tuanya tak pernah mengajaknya untuk kembali ke tanah air.


Meski begitu ia tetap mencintai tanah kelahiran orang tuanya itu. Karena selama ini, baik Dania maupun Tomy selalu mengajarkan kepadanya untuk mencintai negara kelahiran orang tuanya itu. Dana dan Aluna sama, setelah 18 tahun yang lalu mereka tidak pernah kembali lagi ke tanah air. Terakhir kali mereka berada di sini saat usia Dana sudah 9 tahun dan Aluna baru 5 tahun.

__ADS_1


Sudah ada sopir yang di tugaskan untuk menjemput mereka. Dana meminta agar dia langsung di antar ke rumah sakit menemui abhinya. Dia sudah tidak bisa menunggu lagi untuk menemui abhinya itu.


Setibanya di rumah sakit, Dana melihat semua orang menangis dan ia pun langsung berlari ke ruang ICU dimana abhinya kini berada.


Davina, Fatur, kedua adik perempuannya dan juga Dani mereka menangis di depan ruangan itu.


Apa yang sebenarnya terjadi kepada abhinya?


Dan dimana Dini? Kenapa Dini tidak ada?


Dana mendekati saudara tirinya itu dan menanyakan apa yang terjadi. Bukannya menjawab, Dani langsung memeluknya.


Rindu? sudah pasti dirinya rindu. Meski Dana bukan saudara kandungnya, tapi mereka sama-sama keturunan Ahnal Ihsan.


...****************...


Dana mencium kening bundanya itu dengan penuh kasih sayang. Sudah setahun mereka tidak bertemu secara langsung, karena biasanya setiap tahun Davino dan Dini pasti berkunjung untuk menemuinya.


" Bunda Dana kembali " ucapnya sambil mencium tangan Dini.


" Bangun bunda, Dana sudah rindu bunda " Air matanya tumbuh kembali.


Inilah sisi rapuh Dana, dirinya tak mampu untuk melihat kondisi bundanya yang lemah tak berdaya. Melihat bundanya saja dirinya tidak sanggup, apalagi jika dirinya melihat abhinya yang jauh lebih lemah.


" Dana takut bunda, Dana tidak bisa kehilangan kalian...bangun bunda" tubuhnya melorot ke lantai. Dani langsung sigap menghampiri kakaknya itu. Ia tau kalau dana pasti akan rapuh seperti ini.


Dirinya saja yang selama ini melihatnya tidak sanggup apalagi Dana yang tidak pernah tau kondisi abhinya. Dana adalah sosok laki-laki yang kuat secara fisik maupun mental, tapi jika sudah menyangkut soal keluarganya. Dirinya pasti akan lemah, dan sekarang terbukti.


Dani membawa dana keluar dari ruangan bunda mereka, menuju ruangan yang lainnya. Dimana adiknya yang bernama Nada juga sedang di rawat di rumah sakit ini kerena kecelakaan.

__ADS_1


Nada mengalami kecelakaan setelah dirinya mengetahui kondisi abhinya. Dirinya yang buru-buru datang ke rumah sakit sampai tidak fokus dalam berkendara dan mengakibatkan dirinya mengalami kecelakaan. Hari ini rasa sakit keluarga mereka begitu lengkap, Davino yang mengalami drop karena penyakitnya, Nada yang mengalami kecelakaan meski tidak terlalu parah, Dini yang syok karena tau suaminya drop dan putrinya kecelakaan.


Bukan mendapatkan sambutan dengan suka cita, Dana justru di sambut dengan suka keluarganya.


Adilkah yang saat ini ia rasakan?


Sanggupkah ia menghadapi semua ini?


Dana terus bertanya kepada dirinya sendiri, apakah ia bisa melewati semua ini. Apakah ia bisa melihat keluarganya seperti ini?


Entahlah...


Hidup sendiri sudah pernah ia jalani, tapi itu demi keluarganya. Salah satu penyemangatnya adalah agar cepat bisa bertemu dengan mereka.


Tapi apa ini? Kenapa dirinya harus pulang saat kondisi sudah memburuk. Ini bukan maunya, ini juga bukan kemauan keluarganya.


Impiannya selama ini bukan seperti ini...dirinya selalu bermimpi akan di sambut dengan senyuman bangga abhinya. Dana akan berlari ke arah kedua orang tuanya dan memeluk mereka saat bertemu. Tapi apa ini? kenapa harus pertemuan yang sperti ini terjadi.


Rasa sakit, penyesalan semuanya menjadi satu dan menghantui dirinya. Dirinya tidak akan pernah sanggup jika harus kehilangan abhinya. Luka akibat kebenaran tentang kematian Dina saja masih membekas di hatinya, dia perlu bertanya kepada Davino bukan?


" Ya Allah biarkan aku bahagiakan orang tuaku dulu...jangan biarkan aku kehilangan untuk yang kedua kalinya. Jangan biarkan duka melanda kehidupan kami untuk yang kedua kalinya."


" Jangan sampai kejadian yang menimpa ummi kembali menimpa abhi. Jangan biarkan keluargaku kembali hancur berantakan. Ya Allah semuanya aku serahkan padamu, aku tau kau tak akan menguji hamba mu di luar batas kemampuannya."


Sebelum dirinya ke ruangan adik perempuannya, dana mengajak Dani untuk pergi ke mushola melakukan sholat. Berdoa demi kesembuhan keluarganya.


Langkah kakinya terhenti saat Andreansyah memanggil nya dan mengajak Dani beserta Dana untuk keruangannya.


Dana dan juga Dani mengikuti Andre keruangannya, dan disana sudah ada Fatur dan juga Tomy. Serta ada satu orang laki-laki paruh baya yang kira-kira usianya tak jauh beda dengan abhinya.

__ADS_1


__ADS_2