Iam Not Psycho

Iam Not Psycho
We Are Family


__ADS_3

kami berbincang cukup Lama, Dan kami sepakat untuk pergi secara diam-diam, Dan pada hari selanjutnya kami membereskan barang-barang Yang kami perlukan, saat tiba waktunya


"kalian tetap dirumah, ayah Dan ibu ada perjalanan bisnis ke kota x, tetap berada dirumah Dan lengkapi persenjaatan perlindungan diri, ayah akan menyiapkan penjaga ketat untuk kalian, berhati-hatilah"(pesan ayah ini terlalu berlebihan bagiku)


"baik ayah"(ucap kami serempak)


.


.



"whoaa, jadi ini bandaranya?? "(tanyaku sangat antusias kepada supir taxi Yang kami naiki)


"baiklah nona Dan tuan kalian sudah sampai"(ucap supir taxi itu Dan menyerahkan barang-barang kami)


"thanks sir"(ucap kami serempak)


"your welcome"(taxi itu pergi menjauh)


.


.


14 jam berlalu, kami sudah sampai di ibukota negara gingseng Seoul, south Korea , kami beranjak Dan mencari taxi untuk mengantar kami ke ganbuk-gu bukhansan national park, dimana kakak kami tinggal


.

__ADS_1


.


"annyeonghaseyo oppa?? dangsineun ane itseumnikka?? "(hallo kakak, apa kami didalam?? ucapku saat menekan bell dipintu)


"ahh nee, nuga geogi isseo?? "(ahh iya, siapa disana?? Tanya sesorang dari dalam apartemen nomer 376 A 13 Ganbuk-Gu street)


"u-uuuri?? "(ucapnya sedikit terkejut)


"oppa, hyeong"(kami langsung memeluk kakak Yang sangat kami rindukan)


"kenapa kalian bisa kesini?? "(Tanya kakakku seraya mengambil barang-barang kami)


"kami akan tinggal disini Dan bersekolah"(ucap kami bersama )


"aigoo, aigoo, bagaimana bisa ayah Dan ibu mengizinkan kalian?? "(Tanya kakakku sedikit heran, karena dia sangat tahu pasti itu hal Yang mustahil)


"mwo?? "(kakak ku membelalakan matanya seolah tak percaya)


"ehh itu oppa, apa Yang dikatakan dongsaeng benar"(ucapku sedikit gugup)


"ahh, baiklah tidak perlu panik bukan, kalian sudah sampai sini Dan tidak ada Yang menyadarinya ini bukan hal besar, Dan kalian juga baik-baik saja, aku cukup lega, nanti biar aku yang katakan pada ayah dan ibu tentang kalian"(ucap kakakku lembut)


"jeongmal?? "(ucapku menahan haru)


"nee"(ucap kakakku tersenyum hangat)


"kalian gantilah pakaian, akan aku masakan makanan kesukaan kalian"(ucap kakakku bangkit Dan menuju dapur)

__ADS_1


"gomawo, oppa/hyeong"(ucap kami kompak lagi)



"whoaa , apakau memasaknya sendiri hyeong?? "(kali ini arion bertanya dengan semangat)


"tentu, ayolah makan"(ucap kakakku, kami bertiga makan berasama, humm, ini hal Yang sangat mustahil untuk kami bayangkan, tapi ini benar-benar sesuatu Yang kami ingin, berbincang-bincang Dan makan bersama)


.


.


karena ini adalah akhir pekan, kakak mengajak kami berkeliling mengenal lingkungan sekitar dengan membeli beberapa makanan untuk nanti malam.



"yaaa, yurika-sii kau itu seorang gadis mana boleh berpenampilan seperti lelaki?? "(ucap kakakku mendelik padaku saat melihat outfit ku)


"humm, ini saja sudah bagus oppa, aku bukan sedang berkencan"(ucapku dengan tenang)


"biarkan saja oppa, dia tetap sama meskipun memakai dress, tetap saja rata"(ucapan datar arion ditanggapi tawa kecil kakakku twantra Huang kwon)


"huh!! aku ini Salah satu perempuan tercantik di sekolahku"(dengusku kesal)


"sudahlah, bagaimana bisa kalian bersaudara seperti ini, sungguh menjengkelkan"(ucap kakakku menahan tawanya)


"huh!! kau beruntung ada oppa sekarang, lain kali lihat saja bagaimana aku mengulitimu hidup-hidup "(ucapku dengan nada mengancam)

__ADS_1


"apa aku memiliki eonni semengerikan ini?? kufikir eonniku seorang gadis bodoh"(nada datar Yang mencibir)


__ADS_2