Iam Not Psycho

Iam Not Psycho
Sebuah Rasa


__ADS_3

waktu berjalan begitu cepat, jam menunjukan pukul 14:23 pm kami sudah berada di apartemen kami, begitu juga dengan sahabat kakakku yang sengaja mampir untuk sekedar beristirahat


Arion pov:


"arion-sii kemarilah"(panggil kakakku padaku)


"ada apa hyeong?? "(tanyaku, seraya duduk dan meletakkan sekaleng bir yang daritadi kupegang)


"hyeong dan shoyun hyeong akan melakukan perjalanan bisnis, bisakah kau menjaga eonnie mu dengan baik"(ucap kakakku terdengar sedikit berat disana)


"tenanglah hyeong, aku tetap menjaganya walaupun hyeong tak memintanya"(ucapku meneguk minumannya)


"Bagus, hyeong akan merasa lebih aman"(kakakku menghela nafas panjang yang kasar)


"ada apa hyeong, kau boleh katakan padaku apa rencanamu dan shoyun hyeong, aku takkan membocorkan nya sama sekali hyeong"(aku hanya bisa mengerja-ngerjap sedikit)


.


.


__ADS_1


"whoa, tenyata kau memiliki sisi yang tampan hyeong"(ucapku sedikit memuji, memang benar kakak laki-laki ku ini sangatlah tampan, banyak wanita yang mengejarnya, tapi dia tetap Setia menjomblo selama ini, aku sebagai adik laki-laki nya pun sama sekali belum mendengar ada nama perempuan yang bertengger dihatinya)


"aku selalu tampan dari dulu"(ucap kakakku bangga, aku dan kak shoyun hanya tertawa kecil)


"ahh tentu saja, ayah dan ibu kan produksi unggulan bagaimana mungkin sebagai bibit baru kita kalah"(tawaku sarkas)


"baiklah, hyeong akan pergi, ingat pesan yang kusampaikan tadi, jaga eonnie mu baik-baik "(ucap kakakku menepuk bahuku, mereka berlalu dan pergi)


.


.



"kau menyukai shoyun hyeong?? "(nada yang sangat terdengar menyebalkan ditelingaku)


"apa kau tak punya tangan?? "(cibirku sinis)


"aku bertanya?? kau jawab!!"(ucap arion mendekatiku yang masih duduk dibibir balkon)


"apa pentingnya pertanyaan konyol itu?? "(aku memberikan sebuah smrik )

__ADS_1


"kau harus menyadarinya lebih awal yurika-sii, dia adalah seorang mafia dan dia seorang psychopat"(ucapan adikku membuat ku merasa geli)


"apa kau tau apa yang kau katakan ini arion-ahh?? "(ucapku membalikkan tubuhku mendekatinya)


"aku lebih dewasa 4 tahun darimu!! dan aku kakakmu apa begitu caramu menghormati ku?? "(aku mendorong nya dan dia terjatuh duduk disofa panjang)


"apa kau yakin kau seorang gadis berusia 17tahun?? aku merasa usiamu berbanding terbalik denganku"(ucapnya membuat wajahku merah padam, aku tau dibalik kata-kata itu terdapat sindiran sarkasme)


"baiklah, aku hanya tidak suka kau menyukai seorang pria, aku tidak suka berbagi"(ucapnya bangkit dan melangkah keluar)


"aku tidak menyukai dia"(ucapku membuat langkah arion terhenti)


"aku menyukai warna langit itu"(ucapku seraya menunjuk langit yang dari tadi aku kagumi)


"apa kau marah?? aku tidak akan menyukai seorang pria kecuali kamu arion-ahh"(ucapku lagi, arion berbalik dan melangkah menuju arahku membalikkan tubuhku dengan cepat)


"kau tau apa yang kau katakan ini?? "(tanyanya mempererat pegangan di pinggangku)


"kau tidak ingin berbagi bukan?? aku juga tidak ingin membaginya"(ucapku mengelus pipinya yang mulai merona)


"dengar kan aku yurika-sii, kau akan tetap menjadi milikku sekalipun kau mati"(ucapan ini sangat terdengar intim bukan, bagaimana mungkin aku bisa menyukai adikku sendiri, apa sejak saat aku tau dia bukan saudara sedarah ku)

__ADS_1


.


.


__ADS_2