
semenjak hari itu arion selalu menjagaku, kadang bersama kak huang kadang bersama ibu, aku tau yang pasti ayahku sangat sibuk, tapi arion tetap berada disampingku dan menjagaku, dari kecil aku sudah menyimpan sebuah rasa disana, sampai usiaku dewasa pun aku masih sangat menyukainya, dia adalah batasanku dan aku adalah obsesinya.
"apa kau mau aku bacakan buku nara-ahh?? "(tanya arion padaku)
"hmm"(ucapku sangat singkat)
dulu saat kecil kami sangatlah akrab dan arion adalah anak laki-laki yang sangat hangat, sampai suatu hari ada kejadian menimpaku dan aku terbaring di ICU mulai saat itu sikapnya berubah menjadi pendiam, dingin, dan tidak seakrab dulu lagi
.
.
Flashback off
"apa kau ingin makan sesuatu?? "(tanyaku pada arion yang masih mengerjakan sesuatu dibalik layar komputernya)
"ahh, aku mau sebuah chocolate panas, dan moussecakeberry , tteokbokki, gimbab, odeng ,salad sayuran, dan beberapa cemilan ringan"(ucap arion tanpa melihatku sedikitpun dan masih fokus dengan komputer nya)
__ADS_1
"ini "(aku menyerahkan chocolate dan makanan yang dia inginkan)
"gomawo, eonnie"(ucapnya kali ini menatapku dan tersenyum)
"nee"(aku melangkah menjauhi arion yang masih fokus dengan komputernya, tapi langkahku tertahan saat dia menarik pinggangku dan menjatuhkanku kepangkuannya)
"apa kau bodoh?? "(gerutuku tapi masih tetap duduk di pangkuannya)
"aku mau mengatakan sesuatu, apa eonnie takkan marah?? "(pertanyaan yang aneh gumamku)
"humm, katakan"(ucapku sambil memproutkan bibirku)
"bisakah kau memanggilku oppa?? "(tanya arion polos)
"dengar kan aku, sebenarnya usiaku diatasmu 2 tahun apa kau percaya?? "(tanyanya lagi, sebenarnya aku tau tapi aku pura-pura tidak tahu, aku pernah melihat semua dokumen asli milik keluargaku, Gu Wen Zhang Liang itu nama arion yang aslinya dan usianya saat bersama ku waktu itu adalah berusia 9 tahun, tapi aku ditipu dan mengatakan bahwa akulah kakaknya)
"huhh, kau fikir aku bodoh?? "(tanyaku seolah tanpa dosa saat mengingat hari dimana aku mengetahuinya)
"aku akan jujur padamu, tapi berjanjilah untuk tetap disisiku bagaimana?? "(ucap arion sedikit menggoda ku)
__ADS_1
"dengarkan aku arion-ahh aku akan menjagamu sampai hari dimana kau memiliki keluarga kecil sendiri dan aku akan melepasmu"(ucapku tak kalah menggoda)
"yaaa, yurika-sii apa kau lupa kau milikku aku tak mau berbagi ataupun terbagi apa kau mengerti?? "(ucapnya dengan nada sedikit meninggi)
"tidak"(aku menahan tawa saat melihatnya marah)
"turun"(ucap arion meninggalkanku )
"yaakk, arion-ahh apa kau marah?? "(godaku padanya yang menuju dapur dan meminum spring devil vodka)
"apa kau sungguh marah?? tadinya aku berniat membujukmu kalau kau marah, tapi sepertinya tidak kau malah diam dan dengab tenang meminumnya"(ucapku terkekeh pelan)
"aku marah, katakan bagaimana caramu membujukku?? dengan tubuhmu?? hmm?? "(dia berdiri gontai didepanku, ya aku tau bahwa dia tak pandai minum)
"dengarkan aku jangan lewati batasanmu apa kau mengerti?? "(tanyaku padanya menunjuk dahi nya dengan telunjukku)
"bisakah kau katakan kepada dunia bahwa aku adalah batasanmu, dan kamu adalah obsesiku?? "(tanyanya seraya menggenggam erat tanganku dan menempelkan dibibir dan wajahnya yang lembut)
"aku masih menjaga batasanku arion-ahh "(ucapku dengan nada lembut, dia meraih wajahku dan mencium bibirku dengan lembutnya menelusuri setiap senti dari wajahku, mengarah ke leher jenjangku, kemudian belakang telingaku, wajahku seketika berubah merah padam)
__ADS_1
.
.