
"baik-baik sudahlah ayo kita bekeliling, sambil mencari makanan"(ucap kakakku sambil memeluk bahu kami)
"nee"(ucap kami kompak)
.
.
"apa Yang kau katakan?? "(suara laki-laki Yang terdengar menggema diruangan itu)
"benar tuan besar, nona pertama, Dan tuan muda kedua pergi dari rumah"(ucap Salah satu pengawal ayah)
"humm!! baiklah kalian pergilah"(ucap ayahkku seraya duduk di sofa panjang)
"sudah pasti disana, tapi mengapa Huang tidak menelpon?? "(gumam ayahku, tak Lama kemudian hp ayahku bergetar, tertulis disana Huang Kwon)
"annyeonghaseyo, appa animnida?? "(ucap kakakku memberi salam)
"ahh, huang-sii"(jawab ayahku singkat)
"nee, appa, aku hanya ingin memberi tahu bahwa kedua berandalan kecilmu disini"(kakakku menahan senyum saat kami berdua memelototinya tajam)
"ahh, benar!! bagaimana mungkin ayah bisa menahan berandal kecil itu, hahaha apalagi mereka membelah menjadi dua, ahh baiklah biarkan saja mereka bersenang-senang, akhir tahun nanti ayah dan ibu ada perjalanan dinas ke jeju, kita akan bertemu disana"(ucap ayah mengakhiri telponnya)
"nee appa, kami akan menunggu kalian datang"(kakakku meletakkan hp nya dan terus memandangi kami yang tenyata sudah asik dengan beberapa makanan dan manisan)
.
__ADS_1
.
"hmm, memang seharusnya disini, mereka akan aman disini "(gumam kakakku, kemudian melangkahkan kakinya kearah kami)
"apa kalian senang dengan suasana disini?? "(tanya kakakku seraya mengambil odeng ditanganku)
"humm"(anggukku dan adikku kompak)
.
.
kami sudah menghabiskan waktu yang cukup lama untuk sekedar menikmati keindahan alam disini, dari mencicipi beberapa makanan, bermain di taman bermain, dan berbelanja, serta tak luput kami melihat-lihat wahana alam yang Indah, ahhh ini surganya para penikmat keindahan
"nee oppa / hyeong ghamsamnida"(ucap kami kompak lagi dan lagi)
"ahh baiklah kalian bersihkan diri kalian dan tidurlah"(ucap kakakku berlalu menuju kamarnya)
"kau tidur bersama oppa, aku akan tidur disini!! "(ucapku datar)
"kau fikir kau bisa mengaturku"(ucap adikku ketus kemudian melangkah kekamar mandi)
"yaaakk, Tuan Loi Arion Kwon, apa begini caramu memperlakukan seorang kakak perempuan?? "(aku melemparkan bantal kearah pintu kamar mandi)
"kau ingin aku memperlakukan mu bagaimana?? sebagai adik atau sebagai laki-laki ??"( tanyanya yang sudah selesai mandi dengan triknya yang sangat cepat, berjalan kearahku)
__ADS_1
"a-apa kau gila?? a-aku ini kakakmu"(aku menutup mataku)
"aku tidak tertarik dengan seorang gadis rata sepertimu"(ucapnya kemudian melangkah dan berganti pakaian, wajahku merah padam menahan malu sejujurnya aku belum pernah melihat adikku sedewasa itu, dan juga sebagai seorang gadis jujur saja aku memang banyak memiliki sahabat laki-laki tapi tidak pernah memiliki boyfriend sama sekali, huh memalukan diusiaku setidaknya aku harus pernah berpacaran bukan, tapi nyatanya aku tidak tertarik untuk itu, karena bagiku sungguh sebuah lelucon yang lucu, dan selama aku bersama sahabat laki-laki ku aku tidak pernah memiliki perasaan, mwo?? jangan-jangan aku?? ahh bagaimana mungkin)
.
.
"ohh oppa, kau akan pergi kemana?? "(tanyaku pada kakakku, terlihat sedikit aneh karena ini akhir pekan batinku)
"apa kau akan mengajak kami jalan-jalan lagi"(kali ini arion yang bertanya dengan semangat)
"kalian dirumah dulu saja, oppa akan pergi menemui sahabat oppa"(ucap kakakku tersenyum)
"apa seorang gadis?? "(tanya arion dengan cepat)
"ahh, bukan dia adalah seorang aktor muda, kim sohyun
kalian istirahat lah dulu, nanti malam kita berjalan-jalan lagi"(ucap kakakku berjalan menjauh)
.
.
__ADS_1