IDENTITAS OTSUTSUKI HASYKI

IDENTITAS OTSUTSUKI HASYKI
BAB 19.MENGETAHUI RENCANA LICIK DANZO


__ADS_3

Meskipun Hokage Sarutobi Hiruzen memiliki keraguan awal tentang niat Danzo Shimura, ia akhirnya dipaksa untuk mempertimbangkan rencana Danzo setelah melalui berbagai penyelidikan. Danzo berhasil meyakinkan Hokage bahwa Mia memiliki potensi yang sangat berharga untuk desa Konoha, terutama dalam menghadapi ancaman Otsutsuki.


Sarutobi Hiruzen: "Meskipun saya khawatir tentang keamanan Mia, saya akhirnya setuju dengan rencana Anda, Danzo. Mari kita persiapkan segala yang diperlukan untuk pelatihan Mia di tempat Akar Ninja yang Anda miliki."


Dengan izin Hokage, Mia dipindahkan ke tempat pelatihan Akar Ninja yang dikelola oleh Danzo. Mia, yang masih sangat muda dan polos, merasa cemas tentang perubahan besar ini dalam hidupnya. Hasyki tetap merasa khawatir tentang keamanan Mia di tangan Danzo.


Hasyki: "Kami harus terus waspada, Mia. Saya akan mencoba untuk terus menjaga Anda dari jauh."


Mia, yang tidak tahu apa yang harus diharapkan di tempat baru ini, mencoba untuk bersikap berani dan berusaha memahami apa yang akan terjadi selanjutnya.


Sementara itu, di desa Konoha, Hokage dan para pemimpin desa terus mempersiapkan diri untuk menghadapi ancaman Otsutsuki. Mereka merasa bahwa mereka telah mengambil langkah yang tepat dengan mengizinkan Mia untuk dilatih oleh Danzo, tetapi mereka juga harus berhati-hati dengan apa yang mungkin terjadi selanjutnya.

__ADS_1


Di tempat Akar Ninja, Mia mulai menjalani pelatihan intensif dengan bimbingan Danzo. Dia belajar untuk mengembangkan kemampuan uniknya, termasuk potensi dalam penggunaan Chakra Asal.


Sementara Mia menghadapi tantangan yang semakin besar dalam pelatihannya, Hasyki terus memantau situasi dari jauh. Dia merasa bahwa situasi ini semakin rumit dan berpotensi berbahaya, dan dia akan melakukan segala yang dia bisa untuk melindungi Mia.


Begitulah kisah yang melibatkan Hasyki, Mia, dan peran mereka dalam dunia shinobi yang semakin kompleks. Ancaman Otsutsuki tetap menggantung di udara, dan keputusan yang diambil oleh para karakter dalam cerita ini akan memiliki dampak besar pada nasib dunia shinobi.


Ketika Mia dan Hasyki terus menjalani pelatihan di tempat Akar Ninja di bawah pengawasan Danzo, Mia mulai merasa semakin tidak nyaman dengan situasi yang berkembang. Meskipun ia awalnya berharap untuk belajar dan mengembangkan kemampuannya, ia mulai merasa bahwa ada sesuatu yang tidak beres.


Mia membaca rencana itu dengan ngeri. Dia menyadari bahwa Danzo berencana membunuhnya untuk mengambil mata Rinnegan Merah yang ada di dahinya. Ini adalah puncak dari keserakahan dan ambisi Danzo untuk memanfaatkan kekuatan Mia tanpa perasaan belas kasihan.


Mia merasa terjebak dan takut, tetapi dia tahu bahwa dia harus melawan rencana mengerikan ini. Dia merencanakan pelarian dan mencoba mencari bantuan Hasyki, satu-satunya orang yang bisa dia percayai dalam situasi ini.

__ADS_1


Ketika Mia mengungkapkan rencana pembunuhan yang akan datang kepada Hasyki, dia melihat ketakutan yang jelas di mata Mia. Hasyki merasa wajib untuk melindungi Mia dari ancaman ini.


Hasyki: "Kita harus segera pergi dari sini, Mia. Saya tidak akan membiarkan Danzo meraih keinginannya."


Mereka merencanakan pelarian dari tempat Akar Ninja dan menjalankan misi pelarian yang berbahaya. Misi ini melibatkan menghindari anggota Akar Ninja dan merencanakan sebuah strategi untuk tetap selamat sambil melindungi mata Rinnegan Merah Mia.


Sementara itu, Danzo menyadari bahwa Mia telah menemukan rencana jahatnya. Ia menjadi semakin terobsesi untuk merealisasikan rencananya sebelum Mia berhasil melarikan diri. Danzo memberikan perintah kepada anggota Akar Ninja untuk menemukan Mia dan membawanya kembali kepadanya, bahkan jika itu berarti menggunakan kekerasan.


Mia dan Hasyki terlibat dalam pertarungan sengit dengan anggota Akar Ninja yang mencoba menghalangi pelarian mereka. Sambil berusaha bertahan, Mia harus belajar untuk mengendalikan mata Rinnegan Merahnya dengan lebih baik untuk mempertahankan dirinya dan Hasyki.


Ketegangan mencapai puncaknya ketika Mia dan Hasyki berada di ambang kehidupan dan kematian, dan mereka tahu bahwa hanya dengan bekerja sama, mereka bisa keluar dari situasi berbahaya ini.

__ADS_1


Ini adalah titik kritis dalam cerita mereka, di mana Mia menyadari bahwa ia telah dimanfaatkan dan harus melawan takdir yang mengerikan yang menantinya.


__ADS_2