
Sementara itu, Hamura juga memberikan warisan keluarganya pada Hasyki. Dia menyentuh dahi Hasyki dengan lembut, dan mata Hasyki berkilauan saat dia menerima mata Hamura. Mata itu adalah Byakugan, mata yang memungkinkan pemiliknya untuk melihat melalui segala sesuatu.
Hasyki merasa dirinya menjadi lebih kuat daripada sebelumnya. Dengan Sharingan, Rinnegan, dan Byakugan, dia merasa siap untuk menghadapi musuh-musuhnya.
Mia juga memberikan dukungan yang tak tergantikan. Dia berdiri di samping Hasyki dengan kepercayaan diri yang besar, siap untuk menghadapi masa depan yang penuh tantangan.
Hasyki dan Mia bergabung dengan warga desa dan bersiap untuk pertempuran yang akan datang. Mereka pergi ke tempat pertemuan, di mana warga desa dan Hagoromo telah berkumpul.
Namun, sebelum mereka bisa memulai pertempuran, muncul satu lagi anggota organisasi Otsutsuki yang sangat kuat. Ini adalah anggota terakhir dari organisasi tersebut, Ishiki, yang telah mengintai dalam kegelapan.
Ishiki muncul dengan senyum meremehkan di wajahnya. "Kalian pikir kalian bisa mengalahkan kami, para Otsutsuki? Kalian adalah tumpukan lemah yang tak berarti."
Hasyki, dengan mata Rinnegan dan Byakugan yang berkilauan, melangkah maju dan berkata, "Kami akan membuktikan bahwa cinta dan kekuatan keluarga akan selalu mengatasi segala rintangan. Kami akan mengalahkanmu, Ishiki."
Pertempuran epik antara Hasyki, Mia, dan warga desa melawan Ishiki, anggota Otsutsuki yang kuat, pun dimulai. Ini adalah pertempuran yang akan mengubah nasib desa mereka dan mengungkap kebenaran yang tersembunyi selama ini.
pada saat itulah ishiki yang telah bersiap memimping penyerangan dengan organisasinya yang lain ,"ayo bergerk" ucap ishiki yang pada saat itu telah bertransfformasi ke bentuk aslinya yakni bentuk asli dari klan otsutsuki.
__ADS_1
ISHIKI DALAM MODE OTSUSUKI
peperangan pun pecah dengan Hagoromo dan amura yang berada di garis depan untuk menghadapi ishiki yang suda bertransformasi ke bentuk aslinya.
sedangkan hasyki yang mengatasi sisa sisa nya yakni murid murid dari ishiki yang sudah di uiji coba dan di tanam dengan kekuatan karma dari ishiki.
Dalam pertempuran yang sengit, Hasyki, Mia, dan warga desa berjuang keras melawan Ishiki dan anggota organisasinya. Hasyki terus menggunakan mata Rinnegan dan Byakugan untuk mengatasi berbagai teknik musuh dan memberikan arahan kepada rekan-rekannya. Sementara itu, Mia, dengan kemampuan mengendalikan es dan api, mengguncang medan perang dengan serangan balik yang spektakuler.
Sementara itu, Hagoromo dan Hamura, yang berada di garis depan, melakukan serangan gabungan yang memanfaatkan kekuatan mereka. Dengan kebijaksanaan dan kekuatan murni, mereka berhasil menahan Ishiki sebentar, memungkinkan Hasyki dan Mia untuk mengambil langkah selanjutnya.
Hasyki dan Mia, yang telah memperkuat ikatan mereka selama perjalanan mereka, memutuskan untuk menggabungkan kekuatan mereka. Hasyki menggunakan mata Byakugan-nya untuk mengidentifikasi titik lemah Ishiki, sementara Mia mempersiapkan serangan gabungan. Dengan koordinasi yang sempurna, mereka melepaskan serangan yang kuat yang mengenai titik lemah Ishiki.
Ishiki menderita luka-luka yang parah, dan pertempuran semakin berat baginya. Dia menyadari bahwa mereka bukanlah tumpukan lemah yang tak berarti, seperti yang pernah ia katakan. Hasyki dan Mia telah membuktikan bahwa cinta, kekuatan keluarga, dan persatuan warga desa mereka bisa mengalahkan kekuatan asing yang kuat.
__ADS_1
Pertempuran berlanjut, dan keberanian mereka terus membara. Mereka memiliki tekad kuat untuk melindungi desa mereka dan mengungkap kebenaran yang tersembunyi selama ini. Pertempuran epik ini akan menjadi penentu nasib desa mereka, dan hanya waktu yang akan memberikan jawaban atas akhir dari konfrontasi antara kebaikan dan kejahatan ini.
Dalam pertempuran yang berlangsung, Ishiki yang sudah sekarat masih mencoba untuk mempertahankan dirinya, tetapi luka-lukanya semakin parah. Hagoromo dan Hamura, yang telah mengambil alih kendali, berusaha mengakhiri pertempuran ini. Hagoromo memberikan pesan kepada Hasyki dengan suara lirih, "Hasyki, bawa warga desa menjauh dari pertempuran ini. Kami akan menangani sisa-sisa ini."
Hasyki, yang memahami urgensi situasi, segera memberikan perintah kepada warga desa untuk mundur. Dalam semangat kebersamaan dan kepercayaan pada pemimpin mereka, warga desa dengan cepat mematuhi perintah tersebut dan mulai mengundurkan diri, menjaga jarak dari pertempuran yang semakin memburuk.
Sementara itu, di dua desa yang berbeda, ada anak berambut panjang dengan mata merah dingin yang tiba-tiba merasa jantungnya berdetak kencang. Itu adalah Indra Otsutsuki, anak pertama Hagoromo Otsutsuki. Dia telah meninggalkan desanya untuk mencari pengalaman dan kekuatan, serta untuk bersaing dengan Ashura, adiknya yang juga tinggal di desa tetangga yang merasakan kegelisahan yang sama terkait pertempuran yang sedang berlangsung.
INDRA OTSUSUKI
ASHURA OTSUSUKI
Ashura, dengan ekspresi yang membuat orang lain selalu merasa hangat dan tenang , berkata kepada para pengikut setianya, "Saya merasakan perasaan yang tidak enak datang dari desa kami. Segera bersiap-siap, kita akan berangkat ke desa yang sepertinya sedang terlibat dalam pertempuran yang tak terduga."
__ADS_1
Pengikut setia Ashura, yang telah lama setia kepadanya, langsung bersiap untuk berangkat menuju desa yang terlibat dalam pertempuran. Mereka merasa bahwa saatnya tiba untuk menunjukkan kesetiaan mereka kepada Indra dan melindungi desa mereka.
Sementara itu, Indra, tanpa dukungan dari siapa pun, segera berangkat menuju desa yang merasa perlu ia lindungi. Keinginannya untuk membuktikan dirinya dan melindungi desanya membakar semangatnya yang kuat, dan dia tahu bahwa pertempuran besar akan menjadi ujian sejati baginya.