
Hagoromo dan Hamura bersama anak-anak mereka, Hasyki, Indra, dan Ashura, terus bertarung dengan gigih melawan Ishiki Otsutsuki dan sekutunya yang merupakan bagian dari Klan Otsutsuki. Kedua belah pihak saling berhadapan dalam pertempuran epik yang mengguncang medan pertempuran.
Hagoromo: (dengan tekad kuat) "Kita tidak bisa menyerah! Ini adalah pertempuran yang akan menentukan masa depan dunia shinobi!"
Hamura: "Kita harus melindungi dunia ini dan semua orang yang kita cintai!"
Namun, tekanan dari Ishiki dan sekutunya semakin kuat. Semakin lama pertempuran berlangsung, semakin tampak bahwa mereka membutuhkan bantuan tambahan. Hasyki, yang memiliki mata Byakugan, mencoba mencari celah dalam pertempuran, mencari peluang untuk membantu ayah dan paman mereka.
Hasyki: (dengan taktik) "Aku melihat kelemahan mereka! Kita harus bergerak cepat!"
Indra dan Ashura yang berdiri di sekitar Hamura merasa dorongan kuat untuk membantu. Mereka merasa kewajiban untuk melindungi dunia shinobi dan keluarganya.
Indra: "Kami tidak bisa hanya berdiri di sini, Ashura. Ayo kita bergerak bersama!"
Ashura: "Ya, kita harus menyatukan kekuatan kami untuk melindungi dunia ini!"
__ADS_1
Indra dan Ashura memutuskan untuk menggunakan kekuatan mereka yang luar biasa. Indra, dengan Sharingan-nya yang tajam, mulai memancarkan cahaya biru yang kuat, sedangkan Ashura memancarkan aura hijau yang membingungkan.
Indra: (dengan tekad) "Aku akan menggunakan Sharingan-ku untuk mengungkap kelemahan mereka!"
Ashura: "Dan aku akan mengaktifkan energi Bijuu kami!"
Dengan Sharingan-nya yang kuat, Indra mampu mengungkapkan kelemahan dalam teknik-teknik Otsutsuki dan memberikan informasi yang berharga kepada Hagoromo dan Hamura. Sementara itu, Ashura menggunakan energi Bijuu yang dia miliki untuk melindungi keluarganya dan warga desa dari serangan yang mengancam.
Pertempuran semakin sengit, dan dengan bantuan Indra dan Ashura, keluarga Otsutsuki ini semakin mendekati kemenangan melawan Ishiki dan Klan Otsutsuki lainnya. Ini adalah pertempuran yang akan mengubah takdir dunia shinobi, dan keluarga Otsutsuki bersatu untuk menghadapinya dengan kekuatan penuh.
Pertempuran semakin memanas, dan keluarga Hagoromo dan para keturunan Otsutsuki bersatu untuk melawan Ishiki dan anggota Klan Otsutsuki yang lain. Namun, yang tidak diketahui oleh keluarga Hagoromo adalah bahwa Ishiki masih memiliki kemampuan dan kartu as lain yang belum terungkap. Dalam pertempuran yang berkecamuk, Hagoromo terlibat dalam pertempuran sengit melawan Ishiki, begitu pula dengan Hamura yang berusaha mengatasi tantangan yang datang dari Urasiki, salah satu anggota Klan Otsutsuki.
Dalam keadaan yang semakin memanas, Hasyki merasa bertanggung jawab untuk melindungi warga desa dan menyadari bahwa pertempuran sebenarnya belum dimulai. Dia memutuskan untuk memberi tahu Mia untuk membawa warga desa menjauh dari medan pertempuran yang semakin berbahaya.
Hasyki: (dengan rasa kekhawatiran) "Mia, aku percaya padamu. Kamu harus membawa warga desa menjauh dari sini, sebelum pertempuran yang sebenarnya pecah."
__ADS_1
Mia, meskipun dengan enggan dan penuh kesedihan, akhirnya mengerti bahwa keputusan Hasyki adalah untuk kebaikan semua orang. Dia tahu bahwa dia harus melindungi warga desa, meskipun hatinya hancur karena harus meninggalkan orang yang telah dianggapnya sebagai saudara kandungnya.
Mia: (dengan air mata di matanya) "Hasyki, jangan mati, ya. Aku akan membawa warga desa menjauh."
Mia dan warga desa mulai mundur perlahan dari medan pertempuran yang semakin berbahaya, meninggalkan Hasyki dan keluarganya dalam pertarungan sengit yang akan menentukan takdir dunia shinobi. Ini adalah momen ketika kepercayaan di antara mereka diuji, dan Hasyki yakin bahwa mereka akan bertemu kembali.
Dengan tekad yang membara, Hasyki memutuskan untuk kembali melihat ke arah pertempuran dengan matanya yang berkilauan, mata Rinnegan hijau kebiruannya yang kuat. Dalam keadaan yang sangat mendesak, Hasyki tanpa sadar mengaktifkan kemampuan mata Rinnegan kirinya yang luar biasa, yang memungkinkannya untuk menyalin kemampuan dan teknik dari setiap orang yang dia lihat.
Dengan cepat, Hasyki melihat kemampuan yang digunakan oleh Ishiki, termasuk kemampuan ruangmanipulasi dan Bijuu, yang kini telah diwariskan ke Urasiki. Dia menyadari bahwa ia hanya dapat menyalin dua kemampuan dalam tiga puluh menit, jadi dia memutuskan untuk menggunakan kemampuannya dengan bijak.
Hasyki memfokuskan perhatiannya pada membantu kakaknya, Hamura, yang berjuang melawan Urasiki. Dia menyadari bahwa ada kelemahan dalam teknik Urasiki yang bisa diekspos untuk mengubah arah pertempuran.
Hasyki: (dengan tekad) "Hamura, dia punya kelemahan. Saat mata kanannya terbuka, serang titik lemahnya!"
Hasyki menjelaskan kepada Hamura tentang kelemahan Urasiki, bahwa dia hanya rentan ketika mata kanannya terbuka. Dengan informasi ini, Hamura memutuskan untuk menyerang titik lemah Urasiki, dengan hati penuh kepercayaan kepada adiknya.
__ADS_1
Hamura melancarkan serangan berani, menyerang Urasiki di saat yang tepat. Hasyki juga bergabung, menggunakan kemampuan mata Rinnegan kirinya untuk membantu Hamura. Urasiki terkejut melihat perubahan dalam pertempuran ini dan merasa ketegangan dari aura hitam pekat yang muncul dari tubuh Hasyki.
Pertempuran antara Hamura, Hasyki, dan Urasiki semakin seru dan menegangkan, dengan kemampuan-kemampuan yang bertentangan satu sama lain. Itu adalah momen penentuan yang akan membawa perubahan besar dalam pertempuran melawan Klan Otsutsuki.