
Setelah melarikan diri dari serangan organisasi jahat, Hasyki dan Mia menemukan tempat yang aman di dalam hutan. Hasyki yang telah kelelahan akhirnya merasa tidak berdaya dan pingsan di bawah pohon yang besar. Mia yang masih tidur pulas di punggungnya.
Hasyki memutuskan untuk mengikat Mia dengan sarung sederhana dan merenungkan situasinya. Dia membuat tekad kuat untuk mencari tahu siapa yang bertanggung jawab atas tragedi yang menimpa keluarganya. Namun, energi dan cakranya telah habis.
Mereka mendarat di tengah hutan gelap menjelang subuh. Hasyki dengan hati-hati memeriksa Mia yang masih tidur dan kemudian duduk bersandar di sebuah pohon, mencoba merestui sisa-sisa energinya.
Dalam keadaan lelah dan ketidaktahuan, Hasyki tiba-tiba merasa seperti dia terlempar ke dalam alam bawah sadarnya. Dia memegang Mia yang masih tidur di pelukannya. Dalam alam mimpi atau alam bawah sadarnya, dia melihat dunia yang penuh dengan kolam darah dan langit merah dengan bulan hitam di atasnya.
Hasyki mencoba mencari tahu di mana dia berada dan apakah dia mungkin telah meninggal. Dia merasa terisolasi dan mencoba mencari tahu tentang keberadaan sekitarnya, tetapi tak ada tanda-tanda kehidupan lain.
Tiba-tiba, dia melihat pohon raksasa yang sangat besar dan indah di kejauhan. Pohon ini menarik perhatiannya, dan dia merasa seperti dia harus mendekatinya. Meskipun dia merasa cemas, dia merasa seolah-olah pohon ini adalah rumahnya yang sejati.
__ADS_1
Dia mendekati pohon tersebut dan merasa hangat dan nyaman di sekitarnya. Meskipun dia belum sepenuhnya memahami di mana dia berada, dia merasa bahwa dia benar-benar aman di sini.
Hasyki bertanya-tanya apakah dia telah meninggal, tetapi dalam mimpinya ini, dia memutuskan untuk mencoba memakan salah satu buah dari pohon yang besar itu. Setelah memakannya, dia merasakan sesuatu yang ganjil di dalam dirinya. Dia merasakan tanduk merah dan hitam yang tampaknya ingin keluar dari dahinya.
Namun, sebelum dia bisa mengambil tindakan lebih lanjut, dia terbangun dengan tubuhnya yang berubah. Rambutnya tumbuh panjang, dan tanduk-tanduknya muncul di dahinya. Hasyki terkejut melihat perubahan drastis pada dirinya.Seolah mengerti dengan kekuatanya dan bentuk tubuh yang aneh tiba tiba dia bisa merasakan bisa mengendalikannya dan menghilangkan dengan cepat perubahannya tersebut sebelum ada yang menyadari keanehan dari dirinya.
Sementara itu, di tempat lain, Hagoromo dan Hamura tiba di tempat di mana Hasyki terakhir terlihat. Mereka merasa ada energi kuat di sana, tetapi ketika mereka tiba, energi itu tiba-tiba menghilang.
Hagoromo berkata, "Ada sesuatu yang aneh di sini. Tadi aku merasa energi yang kuat, mirip dengan aura Ibu (KAGUYA) , tetapi lebih kuat. Tetapi sekarang, semuanya lenyap."
Mereka mulai mencari dan segera menemukan Hasyki yang tertidur bersama Mia. Hagoromo memutuskan untuk membangunkannya, dan ketika Hasyki terbangun, dia merasakan kehadiran Hagoromo dan Hamura.
__ADS_1
"Kak, ada seseorang di sini," kata Hasyki saat dia membuka matanya dan melihat Hagoromo.
Hagoromo tersenyum dan menjawab, "Aku adalah Hagoromo, dan ini adalah Hamura adiku . Siapa kamu dan apa yang terjadi di desa?"
Hasyki yang masih bingung menjawab, "Aku... aku adalah Hasyki. Desa kami diserang oleh organisasi jahat, dan aku harus melindungi adikku, Mia."
Hagoromo bertanya lebih lanjut tentang kejadian di desa, tetapi Hasyki tampak ragu untuk mengungkapkan kekuatannya atau detail lebih lanjut tentang serangan tersebut.
"Bicarakan saja dengan kami, Hasyki. Kami akan membantu kamu," kata Hamura dengan lembut.
Hasyki masih ragu-ragu, tetapi dia merasa bahwa Hagoromo dan Hamura adalah orang-orang yang dapat dia percayai. Dia mulai bercerita tentang serangan tersebut, meskipun tidak secara rinci.
__ADS_1
Percakapan ini menjadi permulaan dari hubungan antara Hasyki dan Hagoromo yang akhirnya akan memimpin Hasyki menjadi anak angkatnya. Hagoromo merasa ada sesuatu yang istimewa dalam Hasyki, dan dia ingin membantu melindungi dan membimbingnya dalam mengembangkan kekuatannya.
Tersirat bahwa ada rahasia dalam kekuatan Hasyki yang perlu diungkapkan, dan Hagoromo dan Hamura siap membantu Hasyki menghadapinya.