If You Know

If You Know
Hanya Mimpi


__ADS_3

...🔥No Plagiat🔥...


.... ...


..... ...


...... ...


....... ...


...episode 1....


... Hanya Mimpi...


... _______________...


Aku tak pernah menduga hari itu akan tiba, hari dimana sesuatu yang berharga bagiku, dirampas tanpa aku bisa berkata apa pun.


DEG!!


"Aku Sudah Melamarnya"


DEG!!


DEG!!


Yohnatan Cole, dengan wajah gembira ia menjawab rasa penasaran ku semula, jawaban yang sangat mampu menghancurkan hidup ku saat itu.


"Aku sudah melamarnya!!" .


Ucapannya seketika terngiang-ngiang di kepala ku, dan rasanya sakit sekali, belum sempat menghilangkan perasaan itu, tepat di hadapan ke dua mata ku, aku melihat dia memeluk Ayunda, menandakan betapa bahagianya ia sekarang.


"Hah!! Apa itu benar??!!" Tanya ku berpura-pura tegar dan mendapat anggukan dari Ayunda yang saat itu juga memperlihatkan cincin berlian tersemat manis di jari manisnya.


Saat itu, ku fikir jantung ku berhenti berdetak, dan dunia seperti berhenti berputar, aku yang begitu terkejut, tanpa sadar meneteskan air mata ku di hadapan mereka berdua.


...Aku sudah melamarnya,,,, Aku sudah melamarnya,,,, Aku sudah MELAMARNYA......


.... ...


........


.........


...*****...


"Ahkk!!...


Mimpi, Hosh... hosh..


ternyata, ahgkk...


Ternyata itu hanya mimpi"

__ADS_1


Uhuk!! Uhuk!!


Tapi, nyata sekali, mulai dari restaurant nya, itu tempat yang sering kami datangi, kemudian jam dan juga suasananya, apa mungkin mimpi bisa sedetail itu.


Drttt..


Drttt..


Drttt..


Handphone yang berdering, memecahkan perhatianku


"Huff, Lupakan" seraya mengangkat telepon, aku mulai berjalan keluar dari ruang kerja ku menuju ke kamar mandi.


"Halo??" Sapa ku, namun tak ada jawaban, kembali ku katakan hal yang sama, namun tetap saja tak ada yang menjawab.


"Kurang kerjaan!!" tanpa memperhatikan nama si penelpon, segera ku akhiri panggilannya, dan kemudian membasuh muka bantal ku, dengan air mengalir.


Huh,, kok bisa yah aku mimpi kayak gitu, sangking nyatanya, mata ku sampai bengkak, karna menangis,


Aku berhenti membasuh muka ku dan menatap wajah ku di cermin, aku masih teringat dengan mimpi yang baru saja terjadi, terasa begitu nyata.


Apa jadinya, kalau itu nyata yah??


Apa aku...


"Huh!! Hentikan Zoya, Tak ada yang perlu di khawatirkan, itu cuma lah bunga tidur, dan tak akan lebih, lagian aku pernah baca, kalo mimpi itu, biasanya kebalikan dari kenyataan,, bisa jadi itu artinya, hubungan mereka..."


Ahk!! Mikir apa si gilak!!


"Setengah satu!!" Mata ku membulat menatap layar handphone ku, setengah satu, bukan waktu yang pantas bagi seorang gadis cantik untuk pulang kerumah, selain berbahaya di jalan juga berbahaya setelah tiba di rumah.


Huff,,, Papa pasti khawatir banget, tapi, gak ada panggilan dari papa juga tuh, atau jangan-jangan papa lupa yah, kalo putri kesayangannya belum pulang, huhuhu... teganya🤧


😑


"Apaan sih!! Gilak!!, Udah deh gak usah aneh-aneh, mana aku lagi sendirian lagi, serem". Jangan heran melihat tingkah ku yang aneh ini, karna terkadang aku pun merasa seperti memiliki kepribadian ganda, yaitu Gilak dan juga bloon, jadi jangan heran ok.


" Gimana yah, pulang atau enggak, tapi kalo gak pulang __


Ahk!! Pulang ajah deh!!" Sambil berjalan kembali ke ruang kerja ku, aku sempatkan untuk melihat situasi di luar, dari balik jendela kaca yang terpasang kokoh di Coffee Shop milik ku, dan seperti dugaan ku, aku tak menemukan satu pun manusia hidup disana, huhhu ... mungkin saja ini giliran makhluk lain yang berada di jalan sekarang..


MERINDING!!


Kyaaa!!! gak jadi deh,, gak jadi pulang.


Aku berlari, kembali ke ruang kerja ku, Dengan perasaan deg-degan, ini pertama kalinya aku ketiduran sampai jam segini, karna biasanya Kak Jessie membangunkan ku, tapi kali ini, ntah hantu apa yang merasukinnya sampai-sampai dia lupa membangun kan ku.


"Dasar Penghianat!! dia pasti lupa membangun kan ku karna tunangannya itu, siapa sih, Jhonatan kalo gak salah namannya, lihat aja, besok aku sidang dia!!😠😭" Di tengah kegabutan tak jelas ku, terdengar suara pintu yang sepertinya hendak di buka, entahlah kurasa itu pintu depan.


!!!


"Tunggu dulu!! Pintu depan?!! " Yang anehnya, bukannya keluar untuk melihat situasi di luar, aku justru nengunci pintu ruang kerja ku.

__ADS_1


Aku sungguh ketakutan.


"handphone,, handphone,, dimana handphone ku" Aku sibuk mencari keberadaan handphone ku, yang sepertinya tertinggal di kamar mandi.


Ok... Bukannya ini novel romansa yah, kenapa jadi horor begini!!


Aku nyerah!!


Mana kameranya.


Huhuhu.. apa aku akan mati muda, tapi aku masih belum menikah!! Huhuhu.. kok gini sih alurnya


C'Klek


Terdengar jelas bahwa pintunya berhasil terbuka.


K'riettt...


Deg Deg...


Deg Deg...


Jantungku berdetak tak karuan, semakin tak karuan.


Deg Deg...


Deg Deg...


Ahk!! tolong jangan kemari!!


Tap!!


Tap!!


Tap!!


Apa itu suara tapak kaki!??


mengarah kemari.. Oh tidak, terdengar semakin dekat, Kyaa!! tolong aku!!


Tok!! Tok!! Tok!!


"!!!!!"


JRENGGG!!!


Mati aku


Saat itu aku benar-benar pasrah. mungkin terlihat bodoh, tapi aku sungguh ketakutan, itu bisa terlihat dari banyaknya kringat yang bercucuran dari kening ku.


Lalu,


"Zoya!!"

__ADS_1


#If_You_Know


Sekian😴


__ADS_2