
Aku harap kalian bisa vote and, follow aku... Hehe
>>Happy Reading!!<<
~
~
~
Setelah acara makan malam selsai, kedua orang tua memberikan waktu berdua untuk James dan Nadine..
James mengajak Nadine ke taman kota, di perjalanan Nadine tak berbicara sedikitpun, James merasa sangat gugup takut-takut jika Nadine akan membatalkan pertunangan. James memutuskan untuk tetap diam, sampai mereka tiba di Taman kota.
"Nadz.." panggil James memecahkan keheningan. Nadine tak ingin menjawab panggilan tersebut.
"Okeh... Fix lo marah" seru James, kali ini Nadine mengarahkan padangannya menatap James.
"Apa?" kata James sedikit gugup
"Lo udah tau tentang ini??" tanya Nadine membuka suara, tatapan Nadine mengartikan kecurigaan.
James hanya berdehem dan sedikit menghela nafas guna menyembuyikan kegugupannya.
"Jawab!!" tambah Nadine menuntut
"Iya.. Gua tau!" sahut James akhirnya.
__ADS_1
Muka Nadine kembali menunjukan ketidakpercaya-an terhadap James.
"Cih.. lo udah tau, dan lo gak bilang apapun ke gua!!" kata Nadine
"Buat apa gua bilang ke lo?, kalau lo akhirnya tetep kayak gini! (Marah maksudnya)" balas James
"Egois!!" kata Nadine tajam, lalu berusaha pergi meninggalkan James namun tak berhasil, James menahan tangan Nadine.
"Nadz.. Nadine..." kata James
Menahan Nadine
"Kalau lo cerita dari awal!! Gua gak akan nyari tau kayak orang bodoh!, kalau aja lo cerita dari awal!! Gua gak akan kenal yang namanya Xander dan gua gak perlu ngerasa sesakit ini!!, lo memang egoissss" cecar Nadine
"Nadz.. Gua gak bermaksud.." kata James terpotong
"Gak.. Mungkin lo mau bales dendam ke gua!! Ya kan??, huh!!, lo puas sekarang udah mainin perasaan gua!!.. Lo tau gak sakitnya rasanya ditinggalin sama orang yang kita sayang padahal kita gak tau ternyata dia bukan siapa-siapa!! Lo tau rasanya!!!!" kata Nadine kali ini airmatanya mengalir.
"Gua sayang sama lo Nadz.. Maafin gua, gua gak bermaksud nemuin lo sama Xander, gua juga terluka saat lo sedih cuman karna laki-laki brengsek kayak Xander. Gua gak terima lo nangisin dia hati gua juga perih di saat lo nangis.." kata James.
Nadine kali ini melepas pelukan James dengan kuat, hingga berhasil terlepas dari pelukan James.
"Cukup!!! Gua gak mau denger ucapan lo lagi!!" kata Nadine
"Nadine..." seru James
"Cukup! James!!" balas Nadine
__ADS_1
"Gua Jaye.. Lo inget gua kan beruang kutub? Gua adalah Jaye lo.." kata James yang tak dimengerti oleh Nadine.
"Lo tuh ngomong apa?!!" tanya Nadine sedikit membentak.
"Boneka beruang?, es krim stawberry?, panti asuhan?, Danau?, dan..." kata James menggantung karna melihat ekspresi wajah Nadine yang nampak tak mengerti.
"Lo gak inget itu??" tambah James kali ini wajahnya menunjukan ketakutan, Nadine hanya memandangi James dengan tatapan keanehan.
"Lo ngomong apa?, apa sebenernya maksud lo.." kata Nadine.
"Enggak.. Ini gak mungkin, nama lo Nadine Lustre kan?, tapi kenapa? Lo gak inget gua.. Gua Nadz.. Gua ini Jaye.." tambah James menyakinkan.
"Jaye??, es krim?, panti apa tadi??, apa maksud lo gua gak ngerti!!" pekik Nadine, James nampak terkejut Nadine tak ingat satupun tentangnya sebagai Jaye.
"Bukan.. Lo bukan beruang kutub gua.. Lo bukan sih beruang kutub..." kata James berlari meninggalkan Nadine sendirian.
*
*
*
*
*
*
__ADS_1
*
To Be Continued...