
Kesia berjalan kearah meja makan diikuti oleh galaksa yang berada dibelakangnya. Mereka kembali duduk ditempat masing-masing.
"kok lama banget?"Tanya bagas kakak Galaksa.
"Iya bang. Tadi ngobrol-ngobrol bentar"Balas Galaksa.
"Wah-wah ternyata kalian akur banget ya. Gak nyangka lo tante padahal kalian belum pernah ketemu. Udah gitu cocok banget yang satu cantik yang satunya ganteng" Ujar Gina antusias.
"ehehe,tante bisa aja"Kata Galaksa sembari terkekeh.
"Jadi gak perlu lama dong yah pendekatanya langsung aja nikah"Ujar Nathan sontak membuat galaksa melotot.
"Iya benar. Bukanya semakin cepat semakin baik" Timpal Anggara.
"Pih bukannya kecepatan ya?"
"Gak dong, Lagi pula juga nanti kalian sering bersama kan? Terus saling suka,saling cinta,saling sayang.ya gak mih?"kata Nathan.
"Yang papi omongin benar laksa, Mami yakin kok, pasti kalian secepatnya juga akan saling mencintai karena sering bersama" Sahut Anita.
"Ukhhukk" kesia yang hendak menegukan air minum tersedak ketika mendengar apa yang diucapkan calon mertuanya.
Tentu saja saling mencintai apalagi kesia, sudah pasti sangat mencintai galaksa hingga saat ini ia masih belum bisa melupakan pria itu. Ditambah yang menjadi calon suaminya adalah Galaksa dan harus bertemu setiap hari. Kesia semakin susah untuk melupakanya.
"Loh,Kesia kamu kenapa??" Tanya Anita.
"Salting itu mi. salting"Timpal keyra menantu dari Mami anita membuat semua yang ada disana tertawa.
Wajah kesia terlihat memerah, sungguh itu membuatnya blushing. Matanya kembali beralih kearah galaksa yang ikut tertawa senyumnya merekah.
Laksa Ganteng banget
Pandangan mereka saling bertemu. Kesia kalang kabut mengalihkan pandanganya kearah lain. Ia takut jika galaksa mengetahui sedari tadi kesia memperhatikan dirinya.
Galaksa tersenyum tipis melihat tingkah kesia. sebenarnya ia tau jika saat ini sedang diperhatikan oleh seseorang. Dan seseorang itu adalah kesia gadis yang duduk berhadapan dengan nya saat ini.
Ternyata cantik juga, sayang banget sih bang laksa nggak mau ketemu sama gadis manis ini. Kalau pun boleh aku mau kali di jodohin sama dia.
...🐾🐾🐾...
Acara makan malam telah usai, Mereka bercengkrama banyak hal dan juga termasuk tentang kapan pelaksanaan pernikahan Galaksa dan kesia.
Kedua keluarga tersebut sedang berada di loby hotel.
"Tante, kesia biar laksa aja yang ngatar gak papa?"Tanya Galaksa. Tentu saja itu membuat kesia terkejut.
Akhh tidak-tidak. Aku-aku harus bagaimana? kenapa harus pulang bareng laksa? Aku belum siap!
"Ya boleh banget dong!! biar kalian semakin dekat. Ya gak pah?" Jawab Gina dan sebuah anggukan dari Anggara.
"Makasih tan,laksa emang sengaja biar semakin dekat dengan kesia tan. Supaya nanti nggak canggung lagi"Sahut Galaksa.
"Wah anak mami pinter ya sekarang"Kata Anita.
"Loh mi, Om anggara aja bilang semakin cepat semakin baik kan?" Tunjuk Galaksa.
"Iya nak laksa, yasudah kalian hati-hati ya"Ucap Anggara.
"Dijaga ya kesia nya. Jangan sampai kenapa-kenapa, tapi kalau di apa-apain juga gak papa"Goda Gina sontak membuat semua orang tertawa dan lagi-lagi membuat pipi kesia bersemu merah.
Ih mama apa-apansih selalu saja begitu, aku kan jadi malu.
"Udah laks jangan kamu dengarkan. Tante Gina emang suka becanda gitu orangnya," Ujar Papa Menyakinkan.
Galaksa menggeleng,"Gak papa kok om." Jawabnya.
Akhirnya kesia ikut pulang bersama galaksa dasar permintaan galaksa sendiri. Jujur saat ini kesia merasa sangat senang bisa berdekatan lagi dengan galaksa setelah dua tahun perpisahan mereka.
Galaksa dan kesia sudah berada didalam mobil.sedari tadi hanya keheningan yang tercipta tidak ada suara yang terdengar dari kesia maupun galaksa. mereka hanya diam tidak ada satu patah kata pun yang terdengar dalam sana.
Tiba-tiba saja galaksa memberhentikan mobil nya ditepi jalan raya. Membuat tatapan kesia yang kosong beralih kearah galaksa.
Kesia hanya diam melihat galaksa yang keluar dari dalam mobil.tidak membutuhkan waktu lama galaksa kembali lagi masuk kedalam mobil kesia hanya menatap galaksa sekilas lalu mengalihkan pandanganya kearah lain.
"Kesia" Panggil galaksa. kesia lansung menoleh kearah laksa.
Matanya tertuju pada es piscok di tangan galaksa.
"Mau?" Tawar galaksa. Ia menyodorkan es piscok yang barusan ia beli di pinggir jalan.
"Bu-buat kesia?" Tanya Kesia.
Galaksa mengangguk pelan.
Ternyata laksa masih ingat
Kesia mengangguk antusias,"Iya kesia mau"Jawabnya cepat membuat galaksa terkekeh.
"Makasih laksa" Kata Kesia senyum nya berbinar.
"Dengan senang hati" Balas Galaksa.
"Lo suka banget ya sama es piscok??" Tanya Galaksa. Galaksa kembali fokus menyetir.
Kesia terdiam, ketika mendengar pertanyaan galaksa. Kenapa harus bertanya bukan nya galaksa harusnya sudah sangat tau kalau kesia pecinta es. Mau itu es krim,es potong, es doger.
"Iya suka"
Kesia sedikit kecewa, apa galaksa lupa sama kesukaan kesia kenapa harus bertanya lagi.
Galaksa mengangguk sembari menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang.
Lagi-lagi keheningan terjadi diantara mereka. Tidak ada yang mengangkat bicara selain suara decapan kesia sedang menikmati es potong.
__ADS_1
Sesekali galaksa menoleh, bibirnya sedikit terangkat. Entah rasanya galaksa sangat suka melihat kesia sedang memakan es piscok.
Tangan galaksa tampak terulur mendekat ke arah wajah kesia. Kesia terkejut dengan apa yang dilakukan galaksa. Mata maniknya mengikuti arah tangan itu, matanya kini menatap galaksa dan jarak mereka cukup dekat.
"Lucu banget sih! Makan sampai clemotan kayak gitu"Galaksa mengusap pelan bekas noda coklat di bibir kesia.
"Kalau makan itu pelan-pelan, nggak ada yang mau ambil es piscok lo"Katanya. Kesia hanya mengangguk kaku, kini pipi kesia benar-benar merah seperti tomat.
Setelah itu Galaksa kembali fokus akan kemudinya sedangkan kesia setelah habis memakan es potong kini pandanganya menatap kosong kearah depan. Memperhatikan jalanan yang padat oleh kendaraan di pusat kota.
Berhubung jarak Hotel Power point dengan rumah milik kesia cukup jauh jadi mereka masih ditengah perjalanan. Hingga tanpa sadar kesia memejamkan mata tertidur sangat pulas didalam mobil milik galaksa
Galaksa menghentikan mobilnya. Saat sudah sampai diperkarangan rumah kesia. Galaksa menoleh kearah samping ia melihat wajah kesia sejenak.
Lagi tidur aja cantik banget
Galaksa merasa tidak enak jika membangunkan kesia yang sudah tertidur sangat pulas. Wajahnya mulai mendekati kesia, tanganya tampak terulur membelai rambut kesia dengan lembut.
Galaksa menatap wajah kesia dalam, seolah ada sesuatu yang ingin galaksa katakan. Kemudian galaksa melepas seatbelt yang terpasang ditubuh kesia. Tanpa galaksa sadari ternyata wajah mereka sangat dekat hanya beberapa cm saja galaksa dapat mencium bibir kesia.
Tapi karena pergerakan tubuh galaksa, itu membuat kesia terbangun. Kedua kelopak matanya mulai terbuka dengan pelan kesia masih bisa merasakan deru nafas dari seseorang.
Deg
"La-laksa"lirih Kesia dalam hati.
Ke-kenapa wajahnya sangat dekat sekali? Apa yang sedang terjadi? Atau jangan-jangan? nggak-nggak kesia be-belum siap.
Kesia memperhatikan galaksa sedari tadi hanya sibuk melepaskan seatbelt. Dan wajah mereka sangat dekat, Jika galaksa menoleh kearahnya bisa-bisa bibir mereka bersentuhan.
"La-laksa"Panggil Kesia pelan.
"Humm"
"Bentar ya, ini susah banget di lepas"Sahut Galaksa.
"Um"
Setelah melepaskan seatbelt, galaksa menoleh Mata mereka saling bertemu galaksa mulai menatap kesia dengan dalam dan tatapan yang penuh arti.
perlahan galaksa mendekatkan wajahnya kearah kesia. sentuhan pertama membuat kesia terhenyak. Galaksa berhasil mencuri ciuman pertama kesia. Dan Kesia membiarkan galaksa menyentuh bibirnya dengan lembut tanpa penolakan darinya.
Kesia memejamkan mata menikmati bibir lembut galaksa. Galaksa menghisap bibir bawah kesia dengan lembut dan kesia melakukan hal yang sama seperti apa yang galaksa lakukan.
Galaksa menyentuh wajah kesia dengan lembut sedangkan kesia mengalungkan tanganya di leher galaksa. Galaksa sedikit mengubah posisinya berada di atas kesia.
Lalu memiringkan wajahnya ke kanan. Hisapan demi hisapan tadi berubah menjadi ******* yang seru.kesia menjadi meliar dengan ******* galaksa.
Terdengar bunyi- bunyi aneh yang mereka timbulkan membuat galaksa semakin terangsang. Sakin panas nya,mereka lupa untuk bernafas hingga mereka saling melepaskan pangutan masing-masing
"Hhhh akhhhh mhh la-laksa" kesia mengatur nafasnya
Deru nafas mereka terhenti mereka saling menatap satu sama lain.
Astagfirullah kenapa aku bisa sekhilaf ini. Apa jadinya nanti kalau abang tau.
"Ke-kesia juga maaf hiks...hiks" kesia kembali menangis. Entah kenapa kesia menangis.
Galaksa terkejut dengan tangisan kesia"Jangan nangis... gu-gue minta maaf"Lirihnya. Galaksa mengusap air mata kesia dan langsung memeluk kesia begitu saja.
"Please jangan nangis, gue benar-benar minta maaf. Gue udah ambil first kiss lo"Galaksa tampak merasa bersalah.
Kesia sedikit meredam, galaksa merenggangkan pelukanya"Jangan nangis ya"Pintanya. Kesia mengangguk pelan.
Galaksa tersenyum
Tok...tok...tok...
Suara ketukan kaca mobil menghentikan kedekatan mereka yang berjarak beberapa cm saja.
"Mama"Lirih kesia.
Galaksa langsung membuka kaca mobil, Gina terkejut ternyata yang berada dalam mobil tersebut adalah putri dan calon menantunya.
Gina sudah salah mengira, ia kira mereka adalah sepasang kekasih yang sedang melakukan hal mesum didalam mobil.
"Loh,laksaa!!" Pekik gina.
"Hehehe iya tante" Jawab galaksa cengengesan.
"Yaampun. Tante kira tadi siapa ternyata kalian"
Kesia keluar dari mobil dan diikuti oleh galaksa.kesia berjalan mendekati Gina.
"Maaf ma,kesia buat mama khawatir" Ucap Kesia sembari menundukkan kepala.
"Iya sayang gak papa"Gina mengelus rambut putrinya.
"Maaf ya tante" Kata galaksa.
"Iya laks gak papa. Makasih loh yah! udah antar kesia pulang"sahut Gina.
"Iya tan sama-sama" jawab Galaksa. Galaksa menoleh sekilas ke arah kesia namun sesaat kembali beralih pada Mama Gina.
"Gak di apa-apain kan kesianya?" Tanya Gina berhasil membuat mereka terdiam saling memandang satu sama lain.
"Eh, ya Gakk lah tante. Kan belum sah!"Jawab Galaksa diiringi tawa kecil.
"Yahh,tante kira kamu sama kesia udahh!!" Gina memberikan kode ciuman membuat kesia sontak melotot.
Bagaimana bisa Mama pas begitu??
Akhhh jadi malu
__ADS_1
"Ishh,Mama apansih"Dercak Kesia.
"ehehe,Tante becanda kok" Gina terkekeh pelan.
Pipi kesia bersemu merah.jika mengingat kejadian beberapa menit lalu bersama laksa. Akh rasanya susah untuk di lupakan.
"Yaudah,tante laksa pulang dulu yah. Sya gue pulang dulu,"Ujar Galaksa kembali masuk kedalam mobil dan ibu satu anak itu mengangguk membiarkan galaksa berlalu meninggalkan perkarangan rumah mereka.
Setelah kepergian galaksa, Gina dan kesia langsung masuk kedalam rumah.
...🐾🐾🐾...
"Loh putri papa sudah pulang. Lama banget emangnya habis ngapain? Kemana aja"Tanya Anggara terlihat seperti sedang menggoda kesia.
"Gak dari mana-mana kok pah"Jawab kesia malu.
"Cie blushing!! Hayooo habis ngapain?" Tanya Anggara.
"Issh papa!! Kesia gak habis ngapa-ngapain kok" elak kesia.
"Udah dong pah. Jangan godain kesia terus papa kaya gak tau anak muda aja!" Sahut Gina membuat Papa Anggara Terkekeh.
"Oh iya, sayang papa sudah daftarkan kamu kuliah disini. Mungkin 3 hari kedepan kamu sudah bisa masuk kuliah lagi" Ujar LAnggara.
"Jadi besok kesia boleh dong jalan?" Tanya Kesia.
"Gak dong sayang! besok kan kamu kebutik sama laksa. buat beli baju kebaya di tempat tante vana"Sahut Gina.
Kesia mengangguk mengerti.
"Yaudah mah, pah, kesia naik dulu keatas" Kata Kesia dan berlalu meninggalkan ruang tamu.
...🐾🐾🐾...
#Povgalaksi
Aku baru saja pulang dari mengantarkan kesia, seperginya aku dari perkarangan rumah kesia,aku memutuskan untuk langsung pulang ke rumah.
Sedari tadi pikiranku hanya fokus pada gadis manis itu, baru sekali bertemu, aku seperti nyaman berada di dekatnya. Apalagi aku benar-benar telah melakukan kesalahan fatal menurutku.
Aku mengambil first kiss gadis itu sebelum abangku. Galaksa, adalah abangku. Kami kembar, dan dia menyuruhku untuk menggantikanya sementara waktu.
Beberapa menit kemudian aku telah sampai di mansion ragaswara. Kalau di lihat-lihat rumahku cukup besar dan mewah juga ya. Aku memberhentikan mobil kesayangan milikku di garasi mobil.
Dalam garasi terdapat banyak sekali jenis mobil mewah, mobil itu kolekasi Papiku. Aku menutup pintu mobil, seperti biasa pelayan rumah datang menghampiriku.
"Selamat malam tuan muda"Sapa Toef. Toef adalah pelayan wanita, biasanya mereka lebih sering di sebut Maid.
Aku tersenyum lalu melepaskan jas hitam ku. Aku memberikan nya pada Toef.
"Bang galaksa udah pulang?"Tanyaku.
"Tuan muda laksa baru saja keluar "Jawab Toef ramah padaku.
Aku mengerutkan kening,"malam-malam begini keluar? Bang laksa kira-kira kemana ya"Gumamku.
"Kemana?"
Toef menggeleng"Saya tidak tau tuan. Karena sebelum pergi tuan muda laksa hanya berpesan, kalau dia hanya pergi sebentar"Jawab Toef itu.
"Baiklah"Aku meninggalkan Toef disana. Dan toef juga berjalan di belakangku.
Sebenarnya aku risih, tapi Papi yang meminta Maid itu menjadi pelayan pribadiku.
Aku membuka handle kamar, rasanya aku capek sekali. Aku merebahkan tubuhku di atas kasur.
Pandanganku kosong ke arah langit-langit kamar. Benar saja aku kepikiran gadis itu. Gadis yang akan menjadi istri abangku.
"Haduh!! Kenapa jadi mikirin dia. Nggak. Jangan sampai aku benar-benar suka sama dia. Ingat laksi kamu udah punya Irene"
Aku menghela nafas berusaha membuang pikiran kotorku. Pikiranku teralih pada irene"Kira-kira irene lagi apa? Aku baru ingat. Seharian penuh aku tidak memberi kabar irene"Pikirku.
Baru saja menghidupkan ponsel, Notifikasi pesan dari irene masuk.
Irene
laksi
kamu kemana? Kenapa nggak ngabarin aku!
Aku telfon nggak aktif!
Galaksi
Irene.
Maaf aku tadi sibuk nggak sempet bilang.
Aku tidur ya. Aku capek banget
jangan lupa makan ❤️
aku meletakkan ponsel di atas nakas, kali ini aku tidak mau memikirkan tentang irene maupun Kesia. Aku lelah dan aku ingin istirahat, apalagi besok harus pergi kebutik.
"Tapi, kalau bang laksa nggak pergi kebutik sama kesia... Pasti Aku yang menggantikan. Terus Bisa ketemu dia lagi"Senyumku melebar."haduh kenapa aku jadi gini sih. Nggak.nggak boleh laksi, cewe itu Calon istri bang laksa!!"Ingatku.
Aku langsung memejam mataku, memaksa untuk tidur agar tidak memikirkan hal aneh-aneh lagi.
To be continued
Note:
Nggak pernah lupa mamy ingatin jangan lupa likenya👍🏻
__ADS_1