
#Povkesia
Hari ini aku menginjakkan kaki ku di universitas bramawijaya.tak ku sangka aku bertemu dengan galaksa dan ternyata dia sekelas sama aku. Nggak mungkin aku salah lihat.
Tapi ada yang membuatku merasa aneh, kenapa laksa yang aku temui tiga hari lalu berbeda dengan laksa yang sekarang berada di hadapanku.
Dan lagi, laksa memberikan Tatapan tak ramah kepadaku padahal sebelumnya manis banget.
Ada apa dengan laksa? Kenapa sepertinya laksa membenciku.
Sesekali aku mendongak melihat laksa dari belakang. Kebetulan laksa duduk di depanku, aku menghela nafas percuma saja sepertinya laksa memang membenciku
Sebenarnya aku salah apa sih? Kenapa sampai di putusin. Padahal kan aku nggak pernah selingkuh. Sial mataku memerah, aku tidak ingin menangis di kelas.
Aku menyeka air mata yang sudah menetes, suara bu vina terdengar jelas bahwa materi akan di lanjut.
Bu vina menerangkan beberapa Materi tentang Matematika bisnis. Dan materinya berlangsung selama dua jam penuh.
Baru masuk kuliah aku sudah disuguhkan dengan banyak tugas yang di berikan oleh bu vina. ditambah minggu depan harus membuat makalah dan dipresentasikan di depan kelas kalau tidak mengerjakan akan diberi nilai E.
Isu-isu katanya bu vina selain cantik juga terkenal killernya. Salah satu dosen yang susah buat kasih nilai. Kalau kita sudah mendapatkan Nilai C susah untuk di perbaiki.
Kapan ya istirahat? Hufft Lama sekali sampai pegal pantat aku duduk. akhirnya Jam Istirahat pertama, aku memutuskan untuk pergi ke kantin bersama Caca sahabatku.
Teman sekelas sudah terhambur terlebih dulu dan sebagian juga ada yang masih berada dalam kelas sepertiku
"Syaaa"Suara cempreng Caca bikin gendang telingaku pecah.
"Humm"sahutku malas.
"Cie sekampus sama gue"Katanya. Aku menghela nafas"Seneng"Jawabku.
"Siapa?"
"Lo lah masa gue" keseringan Caca dulu suka nyontek sama aku. Makanya kayak nya tu anak seneng banget satu kampus sama aku. Dih pedeny.
"Jelas dongg, oh iya,kantin yukk"Ajak Caca sembari memegang perutnya."Yuk"Aku mengiyakan ajakan Caca.
Kebetulan emang aku lagi laper sih
Tapi secara bersamaan galaksa pergi dari dalam kelas. Kenapa hati aku jadi sakit.
"Kira-kira laksa mau kemana ya?"
Ah sudahlah ngapain juga aku pikirkan
...🐾🐾🐾...
Suara gaduh terdengar dari dalam kantin. Sampai-sampai untuk lewat saja susah sakin penuhnya ni kantin.
Kesia dan caca masuk kedalam kantin. seketika keadaan kantin yang tadinya Ricuh mendadak diam dan sunyi seperti tak berpenghuni. Kayak malam-malam kalau lagi sendirian di kuburan.
Semua mata menatap kearah kesia ada yang menatap nya dengan tatapan kagum, menatapnya dengan tatapan sinis tak suka. Tapi Kesia tidak memperdulikan itu semua ia hanya mengabaikan nya saja.
"Eh, guys ada mahasiswi baru"Ucap Salah satu anak rempong bernama Indy yang tak lain adalah ketua dari mereka
"Mana-mana" semua mata tertuju pada Kesia.
"Eh buseetttt Cantikk Bangettt anjimmm!!!"
"Kata nya sih itu mantanya Laksa"
"Laksa siapa? Galaksa maksud lo! Si Pangeran Tampan?"
"Iya lah. Siapa lagi coba!! di sini yang namanya laksa cuma dia"
"Masa sih!?"
"Tapi katanya mereka udah putus. Pas lulus SMA"
"Gara-gara apa?lo tau?" Tanya Gadis berambut pirang dengan gaya kerlik sembari menatap kearah kesia.
"Kata nya sih gara- gara itu*** "
"Apansih? Gue gak ngerti"
"Eh, sst-ssst" Kode Gadis berambut pendek bernama Ila setelah menyadari keberadaan kesia sama caca
Kesia berjalan melewati mereka walapun samar-samar masih ada yang membicarakan kesia. Tapi Kesia tidak perduli, biarlah jadi urusan mereka.
Kesia dan caca mencari tempat duduk yang masih kosong. akhirnya mereka duduk di paling pojok dekat sudut kantin.
Kesia memesan bakso tanpa mie putih dengan es teh manis sedangkan caca memesan satu porsi nasi goreng dan es jeruk manis.
Selagi asik mengunyah pentol bakso kesia melirik sekilas, tatapan kesia teralihkan ketika melihat dua orang baru saja masuk ke dalam kantin.
ia sampai lupa untuk mengunyah pentol bakso sakin fokusnya memperhatikan dua orang tersebut.
Deg
Cewe itu? Bukanya yang waktu itu aku lihat. Dan... laksa, jadi bener laksa udah punya pacar.
__ADS_1
Entah mengapa rasanya masih sakit dan nyeri. Apalagi sepertinya mereka sangat bahgia.
Kesia menahan sesak di dadanya, ia tak sanggup melihat pemandangan yang ada di hadapanya sekarang.
Hanya satu yang menjadi pertanyaan kesia, mengapa galaksa secepat itu melupakan nya, Bahkan memutuskan nya secara sepihak tanpa kesia tau dirinya melakukan kesalahan apa?
Jujur kesia masih amat sangat mencintai mantan kekasih nya itu bahkan tidak ada yang bisa menggantikan seorang galaksa dihatinya. Melupakannya saja susah, Tapi dengan mudahnya galaksa sudah mencari pengganti kesia.
Akh kenapa harus sekarang!? Aku tak ingin menangis disini. Please hiks...hiks
Air mata kesia benar-benar luruh, dengan cepat kesia mengusapnya.
"Syaa! Lo kenapa?"Tanya Caca. Sudah pasti Caca khawatir kenapa kesia menangis! Pasti ada apa-apa. Apa karena masalah yang waktu itu? Tapi kan Caca nggak tau masalahnya apa? Kesia nggak mau cerita.
Kesia menggeleng,"Nggak papa"Jawabnya.
"Lo ingat sama mantan lo??"Tukas Caca.
Kesia terdiam, mengangguk pelan.
Caca bernafas berat, caca menarik bahu kesia hingga berhadapan denganya.
"Iya gue tau move on itu susah banget, Tapi seenggaknya lo udah berusaha kan"Kesia mengangguk.
"Sya, gue minta lo Lupain laksa! Nggak ada gunanya lo ingat-ingat dia lagi. Emangnya Seganteng apa sih? Galaksa-Galaksa itu. Sampe buat lo kayak gini, hmm?" Ucap Caca. Sudah kehabisan kata ngomong sama kesia.
"Gue tau lo sayang banget sama dia, tapi apa pernah lo mikirin hati lo? Nggak kan. Setiap kali gue liat lo nangis, nangis, dan nangis"
"Kesia! Lo cantik, pinter. Nggak mungkin nggak ada yang mau sama lo. Apalagi sebentar lagi lo mau nikah kan? Lo lupain dia syaa!! Apa mungkin si galaksa itu mikirin lo?"
"Sampai dunia terbalik juga galaksa nggak akan pernah mikirin lo! Apalagi perasaan lo, udah pasti dia punya yang lain sya. Gregatan banget gue, pengen injek-injek muka galaksa" Kata Caca.
Sial caca suaranya keras banget, gimana kalau laksa dengar.
"Ssst, Ca jangan keras-keras"Ucap kesia pelan.
Caca menaikkan satu alisnya, kesia melihat keseliling semua mata tertuju pada mereka. Benar saja suara Caca sudah mencuri perhatian mereka semua. Ditambah mendengar nama Galaksa, siapa sih yang nggak kenal sama Galaksa Ragaswara.
"ehehe. Maaf suara gue keras banget ya!?"
"Banget"Sahut Kesia kesal.
"Khilaf sya. Eh btw Gua pengen tau deh sya orangnya kek gimana?"Ujar Caca. Memang sebenarnya Caca tak tau galaksa itu seperti apa yang ia tau mantan kesia namanya galaksa.
"Seganteng apa sih dia itu?Sekaya apa? Kalau gantengnya kaya justin bieber mah gapapa Orang ganteng mah bebas anjir. terus kalau orangnya tajir melintir 7 turunan gila sih parah sya kalau lo gak bisa manfaatin" lanjut Caca membuat kesia terpelongo.
"Emang nya gue kaya lo! yang suka morotoin anak orang kaya."
Kesia mengembuskan nafas berat. Matanya melirik sekilas, ternyata Galaksa berada di depanya.
Tahan kesia tahan
Kesia beralih ke Caca,"Lo pengen tau kan orang nya kayak gimana"Kata kesia. Caca mengangguk antusias, sembari menyeruput es teh manis.
"Lo udah liat tiap hari Ca" Kata kesia membuat Caca mengernyitkan dahinya. Beberapa menit kemudian ia baru paham dengan ucapan kesia.
"Maksud lo Galaksa Temen sekelas kita?"
Kesia mengangguk pelan sembari menoleh kearah Caca.Caca membulatkan kedua bola matanya sumpah demi apa kesia adalah mantan Galaksa cowo yang terkenal tampan dingin seantreo kampus! terlebih galaksa adalah anak orang terkaya nomor satu di indonesia dengan cabang perusahaan yang sudah sampai di berbagai luar daerah jawa bahkan sampai Manca Negara.
"Omaygatttt!! Kesiaaaa" Caca menoleh kearah kesia.
"Jadi lo ma-mantanya Galaksa Ragaswara"Ucap Caca pelan memastikan. Sebuah anggukan dari kesia "Tepat sekali"
Caca menggeleng, rasa tidak percaya sungguh dunia sesempit itu.
"Lo tau sya, Galaksa itu orang yang Cuek, terdingin seantreo kampus kita. Udah gitu dia susah banget buat di deketin. Padahal banyak cewe-cewe kampus yang ngantri buat jadi pacarnya. Tapi, sebagian karena hartanya sih"
Caca memainkan matanya mengara pada sosok gadis yang bersama galaksa saat itu. Kesia mengikuti arah mata Caca" Dia zeva. Pacar laksa, anak fakultas hukum"Ucap Caca.
"Menurut gue anaknya Cantik, lembut, polos, baik,pinter, ramah, pokoknya perfect deh"
"Awalnya gua kasian sama tu cewe. Udah Cantik, baik, tapi malah jadi tempat pelampiasan. Isu yang gua denger gitu sih! Nggak tau benernya gimana"Sambung Caca
Kesia beroria
"Cerita galaksa sama mantanya juga cepet banget melebar sya, apalagi perihal putusnya dia sama mantannya itu. Banyak yang bilang Galaksa nggak bisa move on dari mantan,makanya dia pacaran sama Zeva"Kata Caca.
Kesia hanya manggut-manggut mengerti. Ia masih memikirkan omongan Caca,katanya Laksa belum bisa move on dari Kesia emang nya itu benar? Kalau emang iya kenapa gak berusaha balikan aja, untuk memperbaiki semua yang terjadi. bukan nya malah pergi dari masalah dan mencari pelampiasan.
"Sumpah demi apapun Gua gak nyangka Sya ternyata lo mantan nya Galaksa. Makanya nggak heran anak-anak kampus pada ngenalin lo."
"Ck. Kayaknya mereka udah jadi detektif sya. Sampe segitunya cari tau tentang masalalu galaksa" Seringai Caca. Caca mengunyah Nasi goreng disuapan terakhir.
Kesia masih terdiam mendengar tutur Caca. Lagi pula apa yang mau dibahas tentang perasaan? Perasaan itu masih ada kok nggak pernah hilang. Tentang pacar baru Galaksa? Entahlah Hanya Kesia yang tau apa yang dirasakanya sekarang ini.
Tak terasa air mata kesia terjatuh membasahi wajah cantiknya itu. Air matanya benar-benar luruh, kesia lemah kalau mengenai perasaan. Dia masih nggak nyangka galaksa tega melakukan itu.
Padahal kesia masih sayang banget sama laksa hiks...hiks kenapa laksa tega sekali
"Caa, gue masih sayang sama laksa hiks...hiks sakit bangett Ca"Isak Kesia pelan
__ADS_1
"Syaa jangan nangis"lirihnya. Caca menarik kesia dalam pelukanya"Maafin gue. Gue ngerti kok"Ujar Caca. Caca mengusap bahu kesia.
"Kita ke kelas aja ya sekarang"Ajak Caca. Kesia mengangguk caca mengerti.
Kesia dan Caca beranjak pergi tapi sebelum itu mereka Mampir dulu ke kantin ibu sri untuk Membayar makanan yang mereka pesan.
Diselang membayar, kesia mengulurkan uang pada bu sri bersamaan dengan seorang cowo yang ikut juga membayar.
Manik mata kesia tampak mengikuti alur Tangan cowo itu hingga mata mereka saling bertemu dan menatap satu sama lain.
Laksa
Kesia melirik ke arah gadis yang berada tepat di samping galaksa
Yang satu menatap dengan hangat yang satu menatap penuh kebencian.
"Ini bu uangnya kembaliannya ambil aja"Tutur kesia seraya menarik lengan Caca dan beranjak dari kantin lalu mempercepat langkahnya.
Tanpa kesia sadari Galaksa menatap punggung kesia. Ia menatapnya dengan tatapan yang sulit diartikan. memandang jauh kepergian gadis itu sampai tidak terlihat.
Apa dia habis menangis?
Suara Seorang gadis membuat galaksa mengalihkan pandanganya
"Sayang kamu liatin apa?"
"Aaa-a nggak kok sayang"Jawab galaksa. kemudian memberikan uang 30.000 ribu pada bu sri.
...🐾🐾🐾...
Galaksi baru saja mengantarkan Irene pulang. Irene dan galaksi satu fakultas Fashion desagin.
Galaksi menutup pintu mobil, ia melirik arloji dan mengingat sesuatu.
Bukannya bang laksa sama kesia satu gedung fakultas! Pasti bang laksa pulang bareng zeva nggak mungkin kesia.soalnya bang laksa belum tau siapa calon istrinya.
Galaksi langsung meluncur menancapkan gas mobilnya menuju gedung Fakultas management bisnis.
Beberapa menit setelah sampai, galaksi memberhentikan mobilnya di pinggir jalan dekat gerbang masuk kampus. galaksi membuka ponsel mencari fitur WhatsAap.
Galaksi
bang, lo pulang bareng zeva?
Galaksa
Iya
Kenapa
Galaksi
oh iya bang
Galaksi menutup posel
"Berarti kesia pulang bareng siapa? Kan Dia taunya pulang bareng gue. Nggak mungkin gue suruh bang laksa kan dia nggak tau"Gumam Galaksi.
Tanpa pikir panjang galaksi menelfon kesia.
"Hallo laksa"
"Kesia dimana? Udah pulang?"Tanya galaksi.
"Belum. Kesia masih di kampus"Jawabnya.
"Nanti kalau udah keluar bilang ya"
"Iya laksa"
Kemudian sambungan telfon terputus. Butuh 30 menit galaksi menunggu kesia.
Saat ini galaksi masih menyamar sebagai galaksa. Mungkin sampai hari pelaksaan pernikahan kesia.
Galaksa yang asli atau lebih tepat kakak dari galaksi, tidak tau menahu bahwa sebenarnya calon istrinya adalah kesia mantan nya sendiri. Sedangkan galaksi hanya tau bahwa kesia adalah calon istri dari galaksa dan satu universitas dengan kesia.
Sedikit penjelasan dari author
Kesia tidak tau bahwa sebenarnya galaksa memiliki kembaran, jadi wajar saja kesia tidak bisa membedakan mana yang asli dan yang palsu.
Sembari menunggu lebih baik galaksi mengganti baju nya takut jika kesia curiga. Galaksi meninggalkan perkarangan kampus menuju sebuah apartment di dekat kampus tersebut.
...🐾🐾🐾...
Perkuliahan hari ini telah selesai, Jam sudah mengarah pukul 15:00 sore.
kesia mengemaskan buku-bukunya kedalam totebag dan segera keluar dari dalam sana.
Kesia kini berjalan sendiri dikoridor Fakultas Management bisnis. karena Caca sudah keluar lebih dulu untuk pergi ke ruang dosen pembimbing Matematika Bisnis.
To be continued
__ADS_1