
Galaksi yang menyamar sebagai Galaksa atas dasar permintaan galaksa sendiri.
Saat ini Galaksi sedang berada disebuah Palmy cafe dekat dengan pusat kota. Galaksi menemui irene karena memang sebelumnya mereka sudah janjian untuk pergi.
Galaksi membuka pintu kaca palmy cafe. Pandangannya menyapu setiap sudut ruangan mencari seseorang. Senyumnya melebar , galaksi datang mendekati irene yang duduk membelakangi pintu masuk
"Irene maaf, aku terlambat"Ucap Galaksi.
"Humm"
"Jangan ngambek lagi ya!!"Mohonya.
"Humm"
"Sayangg"
"Iya. Aku nggak ngambek lagi"Jawab irene.
"Jangan cemberut dong"Galaksi gemas mencubit bibir irene."Ih laksi sakit"Rengek Irene.
"Kamu gemesin"Kata Galaksi.
"Kamu paling bisa buat aku nggak marah lagi sama kamu" tersipu
"Emang harus gitu kalau lagi sama bidadari cantik"Bisik Galaksi di telinga Irene.
"Tukann!!"Galaksi terkekeh. Ia mengacak rambut irene gemas.
Setelah itu galaksi memesan beberapa makanan untuk mereka. Cukup lama mereka menghabiskan waktu bersama, tak terasa waktu sudah menujukkan pukul 16:30.
Galaksi beralih ke arloji, jantungnya berhenti berdetak, Matanya melebar." Apa! sudah jam 16:30?"
Restoran? Kesia? galaksi baru menyadari bahwa dirinya meninggalkan kesia sendiri di restoran. Bahkan sudah meningglkan kesia selama berjam-jam.
Bagaimana ini? Apa kesia masih berada disana? Entalah! Pikiran galaksi kacau dan hanya tertuju pada kesia sekarang.
Galaksi segera bergegas ia bangkit mengambil jaket jeans dan kunci mobil nya di atas meja. Irene menatap heran"Sayang mau kemana? Kan belum selesai?" Tanya irene.
"A-aku harus pergi sayang. Mendadak banget maaf ya"Katanya. Galaksi sudah berlari keluar dari palmy cafe.
Suara irene sudah tak didengarkanya. Ia sudah pergi dari tempat tersebut.
Disini peran galaksi adalah galaksa. (author: maaf membingungkan:( intinya Galaksa yang bersama kesia saat ini adalah adik galaksa:)
Galaksa Kembali ketempat semula yaitu Restoran indoda Nusantara. Setelah sampai Galaksa langsung masuk ke dalam restoran itu mencari kesia. Apakah gadis itu masih berada disana?
Kesia maaf. Maaf aku ningglin kamu.
Kamu dimana sya aku mohon!!
Galaksa celingak-celinguk mencari kesia, tapi sepertinya kesia tidak sedang berada di sana. Matanya menyapu seluruh ruangan satu pun galaksa tidak mendapati kesia. Galaksa semakin khawatir, takut jika terjadi sesuatu dengan kesia.
Galaksa berjalan mendekati pelayan
"Mbak,mbak" Panggil Galaksa. Pelayan itu menoleh"Ada apa mas? Ada yang bisa di bantu?"
"Saya cuma mau nanya, mbak Liat gadis yang duduk di pojok kiri sana gak? Rambut nya panjang, kulitnya putih"Tanya Galaksa. sembari memberikan ciri-ciri kesia.
Pelayan itu kembali mengingat lagi.
"Oh,tadi kayanya sudah pulang mas. Sudah dua jam yang lalu! Ada apa ya mas?"
Dua jam yang lalu? Kesia maaf.
"Okey makasih mba" Galaksa langsung pergi dari restoran tersebut. Galaksa meluncur ke rumah kesia.
...🐾🐾🐾...
Drtt drtt drt drtt
Kesia terhenyak. Tanganya mencari keberadaan ponselnya. Ternyata masih berada di dalam slingbag.
Kesia mengambil ponsel tersebut dan Nama galaksa tertera di layar."La-laksa"Lirihnya.
Kesia mengangkat telfon dari galaksa,"Hallo"Sapa Kesia.
"Kesiaaa!!"Pekik Galaksa.
"Kesia lo dimana? Lo baik-baik aja kan? Gue bener-bener minta maaf sama lo sya. Tiba-tiba gue ada urusan mendadak gue lupa buat ngasih tau lo"Dalih Galaksa. Kesia hanya diam saja tak menjawab.
"Kesiaa"Panggilnya.
"Iya laksa"Sahut kesia.
"Lo sekarang dimana?"Tanya Galaksa.
"Kesia udah dirumah, laksa tenang aja kesia nggak papa kok" jawab Kesia. Kesia cukup merasa senang karena galaksa khawatir padanya.
"Yaudah, gue kerumah" Galaksa menutup telfon.
Kesia tersenyum tipis"Kesia benci sama perasaan ini"Lirih Kesia. Air matanya kembali terjatuh membasahi pipi.
10 menit berlalu bell rumah kesia berbunyi, Gina membuka pintu rumah ternyata galaksa.
"Loh nak galaksa"Ucap Gina.
"Iya ma ehehe, ma kesianya ada??"Tanya Galaksa to the point.
"Ada. Tapi masih di kamar, masuk aja"Suruh Gina. "Mama panggilin kesia dulu"Ujarnya. Galaksa mengangguk, kemudian ia mengikuti langkah gina.
Galaksa duduk di sofa yang berada di ruang tengah.
"Oh iya, laksa tadi mobilnya mogok ya, makanya kesia pulang pakai taxi"Galaksa terdiam. Bagaimana jika Gina tau sebenarnya kesia berbohong demi galaksa.
"Kesia dari tadi juga nggak mau keluar "Lanjut Gina. Galaksa mengerutkan kening.
__ADS_1
"Loh kenapa ma?"
Gina menggeleng"Mama juga nggak tau. Pulang-pulang udah kayak gitu"Jawabnya.
"Hmm"
"Yaudah mama ke atas dulu"Gina menaikki anak tangga menuju kamar kesia.
"Sayang, ada laksa datang kerumah"Ucap wanita itu.
Sehabis di telfon galaksa kesia rebahan sembari Baca novel, dengar suara mama dan Nama laksa?
Apa!Laksa benaran kesini? Kesia terperanjat dengan cepat ia beranjak dari atas kasur."Iya mah bentar"Jawab kesia. Kesia meletakkan Novel di atas meja belajar, ia membuka handle pintu kamar.
"Laksa udah nungguin kamu di bawah. Kamu temuin ya! Mama mau ke taman belakang rumah"Ucap Gina. Kesia mengangguk mengerti"Iya ma"Jawabnya.
...🐾🐾🐾...
Kesia menemui galaksa di ruang tamu. Kesia terlihat cantik mengenakan kaos dan short pendek.
Galaksa sibuk memainkan game di ponsel. Sekilas melirik ke arah kesia.
Cantik banget
Kesia memberi senyum dan duduk di samping galaksa"Sotonya tadi udah kesia bungkus"Kata Kesia memulai topik pembicaraan.
"Lo bungkus?" Kesia mengangguk."Kesia ambil ya"Kesia bangkit berdiri namun di hentikan oleh galaksa.
"Mau kemana?"Galaksa menaikan satu alisnya.
"Mau panasin soto lamonganya, laksa belum makan kan?"
"Hum iya belum. Yaudah sana"Kesia mengangguk.
...🐾🐾🐾...
Irene
sayang
Pria itu hendak membalas pesan irene namun suara langkah kesia membuat Galaksa mengurungkan niatnya.
"Laksa"Panggil Kesia. Laksa mendongak bibirnya sedikit terangkat. "Udah?"Tanyanya.
Kesia mengangguk memberikan semangkuk soto panas itu.
"Kesia nggak makan juga?"Kesia menggeleng.
"Nggak. Kesia udah kenyang" Satu suapan kuah soto masuk dalam mulut galaksa.
"Maaf ya, tadi gue ningglin lo lama banget"Ucap Galaksa.
"Emangnya laksa tadi kemana?"Tanya Kesia.
Galaksa bergeming, apa iya, harus berbohong? Tapi bukannya selama ini gadis manis itu telah di bohongi.
"Hmm kirain kesia kemana"
"Mata lo kenapa?"Tangan galaksa tampak menyentuh wajah kesia.
"Nggak.kesia nggak papa"Kesia membuang pandanganya dari galaksa, takut jika galaksa tau bahwa dirinya habis menangis.
"Kenapa bisa merah? Habis nangis? Humm?" Tangan galaksa menyentuh wajah kesia,sontak membuat kesia menoleh dan menatap mata galaksa.
"Nggak" elak kesia.
"Lo bohong sama orang yang salah kesia"Katanya. Kesia menggit bibir bawahnya.
"Kesia tadi kelilipan"Dalih kesia.
"Masih mau bohong? Humm"Kesia menggeleng.
"Terus, kenapa bohong?" Kata galaksa berhasil membuat kesia diam seribu bahasa.
"Maaf. Tadi kesia habis nangis, gara-gara baca novel. Iya baca novel"Sahut kesia. Galaksa menatap curiga, ia mendekatkan wajahnya hingga jarak mereka terkikis dekat."A-apa?"Tanya kesia. Jantung kesia berpacu sangat cepat apalagi jarak mereka yang hanya terhitung lima jari saja.
Galaksa sedikit menjauh, ia menggeleng,"Lucu banget baca novel sampai nangis gitu. Lo sih baperan!"Ledek Galaksa.
Huft syukurlah
"Yaudah, kapan laksa pulang?"Tanya kesia. Gakaksa melirik"ngusir gue?"
"Nggak. Bukan, kesia bukan ngusir. Kesia cuma tanya aja"
"Hmm. Bentar lagi"Jawabnya.
...🐾🐾🐾...
Tiga hari telah berlalu dan hari ini adalah hari pertama kesia menginjakan kakinya Di Universitas Bramiwijaya.
Kesia memperhatikan setiap pandanganya ke arah koridor kampus, tidak banyak orang lewat lalu lalang karena memang sudah waktunya masuk ke dalam kelas.
Kesia berjalan menuju ruang kepala jurusan.
"Permisi"Suara kesia berhasil membuat wanita berhijab itu menoleh kearahnya.
"Iya silahkan masuk"Ucap Wanita paruh baya yang dikenal dengan nama Bu Anisa.
Bu Anisa adalah kepala Jurusan Management bisnis Diuniversitas Bramiwijaya.
"Ada yang bisa saya bantu?"Tanya Ibu Anisa.
"Perkenalkan bu nama saya kesia. Saya pindahan dari Universitas Colombia" Jawab Kesia sopan.
"Ohh kesia anaknya Pak Anggara Lexandra bukan?" Tanya Bu Anisa
__ADS_1
"Iya bu"benar kesia.
Bu anisa mengangguk mengerti" Papa kamu sudah mengantarkan berkas-berkas nya. Mari ibu antarkan kekelas kamu"Ajak Bu Anisa. Bu anisa mengantarkan kesia menuju kelas nya yang baru.
Kesia mengikuti langkah Bu Anisa dari belakang. Disepanjang Koridor beberapa sepasang mata ikut serta memperhatikan kesia. Memang sebagian mahasiswa banyak yang belum masuk jam matkul, makanya tak heran beberapa masih ada yang di luar.
Kelas kesia terletak di paling ujung dekat ruangan UKS.
Suara ricuh yang ditimbulkan dari kelas ujung sangat terdengar jelas ditelinga kesia. Seperti Seorang Dosen yang menerangkan beberapa Materi.
Kemudian Aksi bu Vina terhenti setelah mendengar ketukan pintu tiga kali dari Bu anisa. Bu vina menoleh ke arah bu anisa tapi, tatapanya beralih ke seorang gadis yang berdiri di samping bu anisa.
Bu vina berjalan mendekati bu anisa dan kesia di pintu kelas.
Saat ini kesia sedang berada di Kelas MB A-6 yang akan menjadi kelasnya nanti.
"Maaf mengganggu waktunya bu. Ini ada mahasiswi baru pindahan dari America" Terang Bu anisa.
Bu vina mengangguk mengerti kemudian mempersilahkan kesia masuk dan menyuruhnya untuk meperkenalkan diri.
Kesia berjalan membuntuti bu vina dari belakang. Kini tatapan mereka semua beralih ke kesia semua murid yang tadinya diam kembali ricuh lagi setelah melihat kesia masuk kedalam kelas mereka.
"Ssst,sst"
"Eh bentar,ada Bidadari surga guys!"
"Widih Anak baruu..."
"Woyyy gilakk cantik banget!!!!"
"Ahh ini gila sih, Cantiknya kebangetan!!"
"Wah wahhh... meleleh hati gue"
"Neng gelis pacaran sama abang yuk?" Teriak salah satu mahasiswa bar-bar yang dikenal dengan nama Bara.
Kesia yang mendengar ocehan dari beberapa mahasiswa lain, seperti pujian dan lain-lain. Hanya memberi senyum.
"Dengar semua!! Ibu minta waktunya sebentar. Berhubung kita kedatangan teman baru jadi sementara waktu ibu tunda dulu materinya" Ucap Bu vina dosen tercantik di Universitas Bramiwijaya.
"Baik bu" Jawab mereka serentak.
"Baik,nak kamu boleh memperkenalkan diri kamu" Ucap Bu vina dan sebuah anggukan dari kesia.
Kesia melangkah maju ke depan sebelum siap perkenalan,"Kenalin, aku Kesia. Aku pindahan dari Universitas Colombia. Semoga kita bisa berteman baik"Ujar Kesia.
Seorang gadis yang asik memainkan ponselnya dibawah meja melirik kearah depan kelas setelah mendengar nama Kesia. Apalagi mendengat suaranya, sangat familiar buat Gadis tersebut.
Gadis itu membulatkan matanya setelah melihat siapa yang menjadi anak baru dikelasnya. Tak lain dan tak bukan adalah sahabatnya sendiri.
Mata kesia berpas-pasan dengan mata Gadis yang sangat ia kenal. Ia tak kalah terkejut melihat Caca duduk di pojokan kelas.
"Ada yang masih mau bertanya?" Tanya Bu vina.
"Ada bu!!"Cowo berambut keriting ikal mengacungkan tangan kanan nya.
"Iya akbar. Silahkan"kata Bu Vina.
"Cantik-cantik udah punya pacar belum? Kalau belum, boleh dong! " Kata Akbar membuat tawa seisi kelas memecah terlebih bu vina mendengus kesal dengan pertanyaan yang tidak asing lagi dari akbar.
"Baiklah, ibu rasa sudah tidak ada lagi yang ingin bertanya. kesia kamu boleh duduk di kursi kosong dekat aldi" Titah Bu vina.
tetapi sebelum kesia melangkah, langkah nya terhenti ketika mendengar suara dari seseorang yang sangat ia kenal.
"Permisi" Ucap pria itu.
Kesia menoleh kearah suara itu. Tatapan mereka saling bertemu satu sama lain kesia tidak menyangka jika dirinya akan sekelas dengan galaksa. Kesia melempar senyum kerah galaksa.
Tapi senyum kesia memudar setelah melihat tatapan sinis dari galaksa. seperti sedang memburu mangsanya dengan bringas.
Kesia mendadak takut dengan cepat kesia mengalihkan pandanganya ke arah lain.
"Kesia kamu boleh duduk nak" Kata bu vina mempersilahkan kesia mengangguk pelan.
"Kamu lagi,kamu lagi!!" Ucap Bu vina beralih ke galaksa.
"Macet bu" Kata Galaksa singkat.
"Tiap Hari masa macet terus. Emangnya dirumah gak punya jam?biar gak telat terus datangnya!!"
"Jam saya mati bu" Jawab galaksa. Bu vina nggak heran lagi dengan jawaban galaksa, jawaban yang tidak masuk akal. Lagian galaksa adalah anak dari Nathan Ragaswara semua orang tau itu! Apa iya di rumahnya yang mewah bak istana itu, jam bisa mati? Sangat tidak masuk akal bukan?
Bu vina mendengus, dari pada masalah nya jadi panjang lebih baik ia cepat mempersilahkan Galaksa duduk.
Kesia duduk bersebelahan dengan aldi. Aldi adalah ketua kelas ia juga tak kalah tampan dari Galaksa cowo yang terkenal cuek seantreo kampus.
"Haii gue aldi" Sapa Aldi memperkenalkan diri.
Kesia menoleh,senyumnya tipis"Kesia"
"Gue ketua kelas disini!" Kata Aldi dan hanya sebuah anggukan dari kesia.
"Kalau lo perlu apa-apa lo bisa tanya sama gue" Kata Aldi sekali lagi.
"Iya makasih" Balas kesia singkat dan mulai beralih kearah galaksa
Kesia melihat galaksa berjalan mengarahnya. Lebih tepatnya galaksa duduk di depan kesia.
Kenapa laksa dingin banget? Kesia jadi takut hum
Galaksa memutar bola matanya malas, ia langsung mendudukan bokongnya tanpa melihat ke arah kesia lagi.
Entah mengapa kesia merasa bingung dan heran, kenapa galaksa yang ia temui berbeda dengan galaksa sekarang.kesia merasa hafal dengan tatapan mata galaksa, mirip sekali dengan terakhir mereka bertemu.
Terlihat jelas dari raut wajah galaksa, bahwa pria itu sangat membenci kesia bahkan menatapnya saja tidak mau. Tapi,Bukanya laksa kamaren masih bersikap manis?
__ADS_1
To be continued