
Di Ibu Kota, puluhan ribu warga menatap para Immortal yang jumlahnya tak terhitung di langit. Setelah tiupan yang sangat kencang itu mengguncang daratan tengah. Pemimpin aliansi Gu Yi Feng berteriak.
"SERANG!!!"
Ratusan Immortal dibarisan depan langsung melancarkan serangannya, satu tebasan saja bisa menghancurkan puluhan rumah/gedung. Tak kurang dari 1 menit. Puluhan ribu warga tak bersalah meninggal. Hanya istana kekaisaran saja yang tak diserang
"Sudah berakhir. Sudah berakhir, ini adalah akhir kita." Ucal kaisar yang melihat kobaran asap yang sangat tebal naik kelangit.
"Dimana pria itu?" Suara seorang pria yang tiba-tiba muncul dibelakang kaisar.
Ia adalah Gu Yi Feng yang langsung duduk ditempat kaisar dengan gaya yang arogan sambil menaikkan kakinya.
"P..pria apa"
"Pria yang membawa barang milikku."
"A..aku tidak tau tuan."
"Mustahil, orang sekuatnya tidak mungkin tidak diketahui."
"A..aku bersumpah, a...ku tidak tau tuan."
"Haah, baiklah. Namgoong Jin, bawalah ia dan semua keturunannya kedalam penjara. Kemudian sebarlah prajurit menjadi berbagai kelompok yang masing kelompok terdiri dari 50 orang. Serta bunuhlah setiap pemukiman yang terlihat."
"Baiklah tuan."
Namgoong Jin, tangan kanan Gu Yi Feng lamgsung pergi untuk memberi perintah. Para Immortal disebar kesegala penjuru arah berdasarkan ratusan kelompok yang masing-masing terdiri dari 50 orang. Terdapat 12 kelompok yang masuk kedalam domain Vincent.
Vincent yang sudah bersiap dengan avatarnya kembali ketubuh utamanya dan menghampiri mereka dengan membuka portal. Sesaat keluar portal, Vincent langsung berhadap 3 kelompok Immortal.
"Siapa kamu?"
"Aku? Orang yang membawa tawanan ketua aliansi kalian."
"Ho, matilah."
3 Kelompok tersebut langsung mengarahkan serangannya kepada Vincent, namun baru mereka bergerak seinci, mereka semua tidak bisa bergerak hanya dengan Qi Vincent.
"Apakah kekuataan Immortal hanya segini?"
"......" Mereka tak menjawab perkataan Vincent.
"Merasa diri agung, padahal tidak lebih dari sekedar semut dimataku."
CRASHHHHHHH
- Ding! Anda mendapatkan 21x100,000 poin dari membunuh kultivator tahap Immortal Soldier.
Anda mendapatkan 13x500,000 poin dari membunuh kultivator tahap Immortal General.
Anda mendapatkan 10x1,000,000 poin dari membunuh kultivator tahap Immortal Commander
Anda mendapatkan 6x5,000,000 poin dari membunuh kultivator tahap Immortal Emperor. -
1 Kelompok berhasil dibunuh oleh Vincent dengan cara meledakkan kepala mereka. 2 kelompok yang tersisa menatap Vincent dengan ketakutan dan gemetar.
"Kenapa? Apa kalian baru meminta ampun?"
"To...tolong kami han...."
CRASHHHHHH
-Ding! Anda mendapatkan 42x100,000 poin dari membunuh kultivator tahap Immortal Soldier.
Anda mendapatkan 27x500,000 poin dari membunuh kultivator tahap Immortal General.
Anda mendapatkan 19x1,000,000 poin dari membunuh kultivator tahap Immortal Commander.
Anda mendapatkan 11x5,000,000 poin dari membunuh kultivator tahap Immortal Emperor.
Anda mendapatkan 1x10,000,000 poin dari membunuh kultivator tahap Immortal Sovereign. -
Vincent membuka portal yang tepat muncul dihadap He Mu dan puluhan anak buahnya.
"He Mu, ambil barang yang berguna dari mayat mereka. Aku akan keluar dari domain."
'Sistem apa aku bisa tukar tambah avatar dengan avatar yang kupunya?'
- Bisa, selama avatar yang dibeli host tidak ada kerusakan dan masih baru. -
'Baiklah, tukar tambah dengan avatar terkuat yang bisa kubeli.'
- Ding! Host berhasil membeli avatar dengan tingkat Immortal Tribulation seharga 150,000,000 poin. -
__ADS_1
Vincent langsung mengambil pedang yang dia beli dari system beberapa hari sebelumnya dan mulai memburu para Immortal yang berpencar.
Dikota Sky Stone yang jaraknya 150 km dari Red Maple, sekelompok Immortal baru saja membantai sebuah desa. Tak peduli anak kecil, orang dewasa atau orang tua, semuanya dibunuh tanpa ampun.
"Hei gendut, apa kamu sudah membersihkan diutara?"
"Diamlah tetua sekte Frozen Castle sedang meditasi."
"Kalian berdua! Diamlah."
Dari langit, sebuah tebasan yang sangat kuat muncul dan langsung menghancurkan dan meledakkan tempat meditasi tetua Frozen Castle.
BOOOMMMMMMMM
"SIAPA ITU?" Teriak salah satu penjaga.
"Hanya orang lewat."
Semua Immortal yang berpencar diseluruh kota langsung berkumpul dan mengitari Vincent. Mereka semua sudah mengeluarkan senjata mereka dan berniat menyerang mereka.
"50, jadi masing kelompok kalian berjumlah 50. Namun 50 masih kurang untuk membunuhku."
Dengan kecepatan yang sangat cepat, Vincent langsung melesat dan membunuh semua Immortal yang ada
SRASHHH, SRASHHH, SRASHHH
- Ding! Anda mendapat 24x100,000 poin dari membunuh kultivator tahap Immortal Soldier.
Anda mendapatkan 16x500,000 poin dari membunuh kultivator tahap Immortal General.
Anda mendapatkan 9x1,000,000 poin dari membunuh kultivator tahap Immortal Commander. -
"Aku tau kamu sedang bersembunyi dibalik reruntuhan."
Vincent turun kebawah dan mendekati reruntuhannha, sementara tetua Frozen Castle itu langsung keluar dari bawah reruntuhan. Ia bersiaga dengan pedang ditangannya.
"Kamu tak akan bisa membunuhku."
"Aku tau itu, orang tuaku pernah berkata. Jika kamu menemui lawan yang tak bisa kau kalahkan maka...."
Tetua itu langsung melesat kearah Vincent. Vincent langsung reflek dan ingin menebasnya, namun tak jadi. Karena tetua itu langsung berlutut dikaki Vincent
"Maka aku akan menyerah."
"Mohon terimalah sujud orang rendahan ini."
"Bagus, kalau begitu lakukan sumpah kultivasi."
"A..akanku lakukan."
- Ding! Anda mendapatkan 1x2,500,000 poin dari sumpah kultivasi kultivator tahap Immortal Emperor. -
"Siapa namamu?"
"Aku Jang Sam Tae."
"Oke Sam Tae, sekarang pungutlah semua pedang dan semua artefak berguna dari yang kubunuh. Akanku beri waktu 10 menit.
"BAIK TUAN!"
Sam Tae langsungg mengambil semua barang berguna dari mayat dan memasukkannya kedalam cincin ruang miliknya.
"Sudah 10 menit, ayo pergi."
Setelah dari tempat itu Vincent terus membunuh semua Immortal yang ada disekitarnya. Tak peduli apakah wanita atau pria, semua Immortal yang ia temui selalui membunuh orang yang mereka lihat.
Pada hari itu, banyak sungai didaratan tengah mengalir darah. Jutaan orang tak bersalah dibantai oleh Immortal dengan keji.
14 jam kemudian.
'Sistem, berapa jumlah poin yang kumiliki saat ini?'
- Host memiliki 3,870,812,000 poin. -
'Jika aku menyisakan 1 milliar poin dan 2,8 milliar untuk memperluas domain, seberapa luas domain yang kumiliki.'
- Host dapat memperluas domain sebanyak 143,540.6 km. -
'Berapa domainku yang sekarang.'
- Host memiliki domain sepanjang 500,45 km. -
'Sisakan 1 milliar poin, sisanya konversikan menjadi domain."
__ADS_1
- Karena jumlah konversi yang lumayan banyak, sistem membutuhkan waktu 5 menit. Silahkan tunggu. -
Sam Tae yang sedang memungut barang dari mayat kebingungan saat melihat Vincent berbicara sendiri diudara. Tak lama kemudian, Vincent turun dari udara.
"Katamu ketua aliansi ada di Ibu kotakan?"
"Iya mereka turun kedunia bawah bersama beberapa ketua sekte ternama. Seperti ketua sekte Mount Hua, Ketua sekte Thousand Swords, dan masih banyak lagi."
"Oke, tujuan selanjutnya adalah Ibu Kota."
"Ap...APAA?"
"Ada apa?"
"Tuan, aku tau tuan memang kuat. Tapi di Ibu kota masih ada 1,000 Immortal yang berjaga serte banyak ketua sekte dan tetua yang berada di Immort Tribulation dan Immortal Sovereign."
"Terus?"
"Ah, aku pasti sudah gila. Tuan saja sudah banyak terluka setelah melawan 3 kelompok Immortal sebelumnya."
- Ding! Diameter domain host telah diperbaharui menjadi 144,041.05 km. -
"Hei bocah, kamu tidak akan mengerti saat kubilang. Kamu tunggulah disini, nanti aku akan jemput."
Vincent melepaskan kontrol atas avatarnya dari rumah, kemudian ia membuka portal yang mengarah ketempat Sam Tae berada. Sam Tae yang sedang terkejut karena avatar Vincent langsung jatuh ketanah dikejutkan dengan portal yang muncul didepan mukanya.
"Si...siapa?" Tanya Sam Tae dengan sedikit takut.
"Cepat bawa masuk avatarku bodoh."
"Ah tuan. Baiklah, tunggu sebentar."
Sam Tae menggendong avatar Vincent masuk kedalan portal yang mengarah keruang tamu rumah Vincent. Disana ia kaget karena jumlah Qi diudara berratus kali lipat dibandingkan puncak gunung Es di sekte Frozen Castle.
"Astaga, te..tempat apa ini?"
"Jangan alay, kamu ikutlah aku ke Ibu kota."
Di Ibu Kota
Ketua aliansi yang duduk dimeja sambil mengerjakan beberapa hal merasakan fluktuasi Qi diseluruh ibu kota berubah menjadi lebih pekat puluhan kali lipat. Ia segera keluar dan menghampiri ketua sekte Mount Hua yang sedang membangun portal penghubung dunia atas dan dunia bawah.
"Pak tua, apa kamu merasakannya?" Tanya pemimpin aliansi kepada ketua sekte Mount Hua
"Iya, tapi pertanda apa ini?"
Semua Immortal yang di Ibu Kota, seluruh daratan tengah, bahkan sampai ke dunia barat merasakan lonjakan fluktasi Qi yang tajam. Tapi semua orang tidak bisa mengetahui penyebabnya, hanya orang didalam domain Vincent yang tidak merasakan fluktuasi.
Didepan gerbang barat Ibu Kota, Vincent bersama Sam Tae keluar dari portal yang berada didalam hutan.
"Sam Tae, kamu lihat 21 penjaga itu? Bunuh mereka untukku."
"Ap..apa? Setengahnya merupakan Immortal Soldier dan setengahnya lagi Immortal General, kemudian ada seorang Immortal Commander akhir. Bahkan jika aku menggunakan artefak tetap akan sulit." Vincent langsung memegang baju Sam Tae dan melemparkannya kearah tanah didepan gerbang.
Srakkkkkk
Suara gesekan tanah menarik perhatian para penjaga yang sedang menjaga. Semua penjaga langsung mengarahkan senjatanya kepada Sam Tae, saat melihat kebelakang, Vincent sudah hilang dari pandangannya
"Tu...tunggu. Aku tetua sekte Frozen Castle." Jawab Sam Tae dengan cepat sambil menunjukkan lencananya.
"Ah oke. Baiklah kamu bisa." Ia langsung berjalan memasuki gerbang
ZRASHHHHH
Saat berada tepat dibawah mereka, Sam Tae langsung mengeluarkan tebasan kearah gerbang kota dan langsung menghindar dari reruntuhan gerbang.
Banyak Immortal Soldier dan Immortal General langsung mati dalam sekali serang tersebut. Sebelum mereka bangun, Sam Tae langsung mengeluarkan Qi Esnya dan mengarahkannya dengan pedang kearah reruntuhan tersebut.
Membuat sebuah bongkahan es yang besarnga segedung dan semua orang yang ada dirbongkahan tersebut langsung mati. Namun serangan tersebut sudab memakan 1/2 jumlah Qi miliknya, dengan jumlah Qi yang sisa 1/2, akan sangat sulit bagi Sam Tae untuk bertahan hidup.
"Haaah Haaah Haaah."
Dari belakangnya, terdengar puluhan prajurit dengan tingkat terendah Immortal Commander maju menuju Sam Tae.
"Sial."
Clanggg
Sam Tae menjatuhkan pedangnya ketanah karena berpikir bahwa ia akan mati. Namun saat para prajuirt sudah berjarak 10 meter, seluruh Immortal langsung berhenti. Bukan hanya Immortal didwpan Sam Tae, tapi seluruh Immortal di Ibu Kota berhenti karena muncul sebuah aura yang lebih menakutkan dari langit.
"Dimana pemimpin kalian?"
Awan di atas ibukota berubah menggelap dan mengumpul membentuk sebuah muka yang sangat besar. Gu Yi Feng yang menatap langit terkejut dan gemetar karena seorang The World Lord sekalipun tidak dapat mengontrol awan diudara sesuka hatinya. Sementara para Immortal melihat kelangit terkena serangan mental yang sangat besar.
__ADS_1
Bersambung.