Invincible God Domain System

Invincible God Domain System
Ch 5, Penculikan Ketua Sekte


__ADS_3

Setelah sampainya Vincent dirumah, ia segera menggunakan avatarnya dan memakai topeng pergi keluar. Vincent pergi ke sekte terbesar di dunia bawah yaitu sekte Immortals.


Sesuai namanya, sekte ini telah beberapa kali mencetak kultivator dengan tahap Immortal. Bahkan 15 tahun lalu, mantan pemimpin sekte mereka berhasil naik menjadi Immortal Soldier diumur yang ke 139. Berkat itu, banyak orang berbondong-bondong di Tian Hu datang untuk bergabung.


Didepan pintu masuk gerbang sekte Immortals


" Stop siapa anda. " Tanya salah satu penjaga gerbang.


" Aku ingin bertemu pemimpin sekte. "


" Anda siapa? Pemimpin sekte adalah orang yan.... "


Penjaga gerbang tersebut langsung diam ketika Vincent mengeluarkan aura dari tubuhnya. Aura ini juga untuk memancing ketua sekte untuk keluar. Tak sampai 3 detik, seorang tetua langsung muncul mendatangi Vincent.


" Anda urusan apa anda mendatangi dan mencari ketua? "


" Ada hal penting, jadi bawalah aku untuk berbincang dengan ketua. "


" Maaf, tapi ketua sedang tidak ada disini. "


" Baiklah, bawa aku untuk menemui dewan tetua. Ada hal penting yang ingin kubicarakan. "


" Tapi sebelum itu, apa anda bisa melepaskan topeng diwajah anda? "


" Tidak, ini sangat penting untukku. "


" Baiklah, silahkan ikuti aku. "


Vincent dibawa tetua itu kesebuah gedung pertemuan yang besar. Sesampainya disitu, ia diminta menunggu karena tetua yang lain akan segera datang.


' Sial kenapa aku perasaanku tidak enak. '


Pintu terbuka, total 12 tetua datang membawa senjata mereka masing-masing. Mulai dari tombak, pedang, dagger, dan lain-lain, mereka semua langsung mengelilingi Vincent.


" Apa kamu salah seorang kaki tangan dari orang yang membunuh para Immortal kemarin? "


" Hahaha, jadi tebakanku benar. Apa kalian pikir 12 orang cukup untuk mengalahkanku? Lebih baik kalian menurunkan senjata kalian dan akanku biarkan kalian hidup. "


" Berisik matilah. "


Sebelum mereka maju, Vincent langsung loncat tinggi dan langsung menggapai kepala salah satu tetua yang mengandalkan tinjunya untuk bertarung dan menabrakkan kepalanya kearah tembok hingga membuat ia pingsan.


" Mari hitung mundur, 11. "


Vincent langsung melesat lagi dan menendang salah satu tetua wanita yang memakai sitar sebagai senjatanya. Tetua wanita itu terpental ketembok dan pingsan.


" 10. "


Para tetua langsung mengarahkan serangannya kepada Vincent, Sebuah tebasan pedang dihindari vincent bersamaan dengan tusukan dari sebuah tombak. Melihat sebuah celah, Vincent menarik batang tombaknya dan langsung menonjok muka tetua tersebut hingga ia pingsan.


" 9. "


Dibelakang Vincent langsung muncul sebilah pedang yang berusaha menusuknya dan ia berhasil menghindar sementara sebuah dagger berhasil mengiris lengannya. Tetua yang berhasil mengiris tangan Vincent langsung ditangkap lehernya


" Tak sakit. "


" Ap..... "


BRAAKKKKK


Tetua tersebut langsung dibanting ke lantai dan langsung pingsan.


" 8. "


Melihat dagger dilantai, Vincent segera mengambilnya dari lantai dan langsung menangkis serangan pedang yang bertubi-tubi. Saat sedang menangkis, Vincent berhasil menyadati ada serangan pedang besar dari arah belakangnya dan segera menghindar.


SRASHHHHH


Salah seorang tetua berbadan besar yang memakai pedang besar tidak sengaja membunuh tetua lainnya.


" Sialan poinku. 7. "


Vincent melempar daggernya kearah tetua berbadan besar dan saat ia jatuh, Vincent memukul ulu hatinya hingga ia pingsan.


" 6. "

__ADS_1


" Kalian semua diam, biarkan aku yang menghadapinya. "


Jawab seorang tetua wanita yang mengeluarkan mantra untuk memberikan ilusi kepada Vincent. Saat Vincent berada di ilusinya, matanya menjadi putih menandakan bahwa ia sedang dalam kondisi terkena ilusi.


Didalam ilusi.


" Dimana? Bukannya ini halaman rumah Chu Ran? "


" Vincent, ayo kita pergi ke pasar malam. Kudengar ada pertunjukan drama. " Teriak Jiang Chu Ran dari jendela yang tertutup dan memanggil Vincent


" Chu Ran? Apa itu benar kamu? "


" Ada apa Vincent? Kamu tidak lupakan, kamu belum memberikan kado ulang tahun untukku. Ayo pergi sambil beli barangnya. "


- Ding! Mendeteksi host terkena ilusi tingkat rendah. Apa host ingin dikeluarkan? -


' Tidak usah, aku mau ada dimomen ini meski sebentar. '


" Baiklah, cepatlah berdandan. "


" Benar ya. Jangan alasan bekerja. "


" Iya, ayo cepat. "


Cklak


Jiang Chu Ran membuka pintu rumahnya, Vincent yang sedang menunggu langsung memandangi wajahnya dan mengeluarkan air mata.


' Sistem dimana lokasi pembuat ilusi itu? '


- Pembuat ilusi ada diarah jarum jam 8 sejauh 17 meter. Ia sedang menutup mata. -


' Terimakasih. '


Vincent berjalan perlahan kearahnya dengan mata yang masih putih. Ditengah jalan, Vincent mencabut dagger dari tubuh tetua yang sebelumnya ia kalahkan. Dan mulai berjalan lagi mendekati tetua wanita itu. Ketika ia sudah didepan wanita itu, Vincent berdiri didepannya dengan diam


" Hei, ia sudah ada tepat didepanmu. " Teriak tetua alkemis.


" Tenanglah, ia takkan bisa keluar. Aku akan membuat ia terjebak selama...... "


" Banyak bicara. Kamu pikir ilusi itu bisa menjebak puluhan bahkan ratusan tahun? "


Tetua wanita itu membuka mata dan sudah melihat perutnya ditusuk oleh dagger dan darah bercucuran keluar dari tusukan tersebut.


" Tenanglah kamu takkan mati. Akanku pastikan kamu hidup. Lagipula aku butuh informasi dari kalian. Tersisa 5 orang. 1 Tetua Alkemis yang tidak bisa bertarung, 1 Tetua Dapur yang hanya bisa masak, 1 Tetua Sejarah yang hanya bisa sejarah. Tersisa kalian berdua yang memegang senjata. "


" Ka...kami menyerah. "


Semua tetua yang tersisa memutuskan menyerah, namun pada akhirnya mereka tetap dipukul oleh Vincent hingga pingsan.


Beberapa jam kemudian


BYUUUUR


" Bangun kalian. " Teriak Vincent yang berhasil menggantung 12 tetua tersebut secara terbalik.


" Puwaaaaah, ap...apaan ini? "


" Aku hanya butuh jawaban dari pertanyaan-pertanyaanku. Mengerti? "


" Kami tidak akan membuka mulut kami, jadi jangan..... "


SRASHHHHHHH


Seorang tetua yang menolak langsung dibunuh oleh Vincent sebelum ia menyelesaikan perkataannya.


" Apa kalian juga mau? "


" Ti...tidak. "


" Baiklah, dimana ketua sekte kalian? "


" Ka....kami tidak tau tuan. Ketua sekte diculik oleh seorang Immortal 3 hari yang lalu. "


" Immortal? Untuk? "

__ADS_1


" Kami tidak tau, kami awalnya menolaknya. Namun kami semua dikalahkan oleh dia. Dan akhirnya kami menculik ketua sekte kemudian membawanya kepada mereka. "


" Jadi kalian mengkhianati ketua sekte kalian? "


" Ka...kami terpaksa. Kami bisa dibunuh jika tidak. "


" Apa kalian tau dimana ketua sekte sekarang? "


" Ka...kami tidak tau. Namun mungkin ia dibawa kedunia Immortal. "


" Oke, pertanyaan kedua. Artefak apa yang para Immortal itu gunakan untuk menyebrang ke dunia bawah. "


" ........ "


" Nampaknya kalian menyembunyikan sesuatu. Apa yang kalian sembunyikan. " Tanya Vincent sambil mendekatkan wajahnya kehadapan salah satu tetua.


" Ti....tidak ada. "


" Yakin? " Vincent mendekatkan belatinya kearah dagunya.


" Itu da...dari aura ketua. Artefak itu butuh aura Qi dari ketua sekte Immortal. Dulu sekali, kami mempunyai artefak yang dapat digunakan menyebrang. Namun ketua sekte sebelumnya memberikan kepada sekte kami dan kami diperbudak oleh Immortal dari dunia atas. "


- Ding! Memicu misi tersembunyi. Selamatkan ketua sekte Immortal Bing Tu.


Hadiah \= 3x Gacha tingkat tinggi


Kegagalan \= Tidak ada


Batas waktu \= 60 Hari. -


" Baiklah, sekarang aku harus cari cara untuk menyelamatkan ketua sekte. Apa kalian ada ide. "


" Ka...kami tidak tau. Kami ada artefak yang sama, tapi sudah rusak saat Immortal kemarin ingin mengambilnya dari ketua sekte. "


" Dimana? "


" Ba..baiklah, tapi apakah anda bisa melepas ikatan kami? "


" Oke, kamu bawa kehadapanku sekarang "


Semua tetua yang digantung terbalik dilepaskan Vincent, sementara 1 tetua pergi keluar untuk membawa artefak yang diberikannya. Selang beberapa menit, tetua itu datang membawa sebuah gelang yang dilapisi oleh tulisan kuno. Namun gelang ini terbelah menjadi 2.


" Ini tuan. "


" Oke terimakasih, aku pergi dahulu. Untuk orang yang meninggal karenaku tebas. Kuburlah ia dengan layak, ingatlah diotak kalian bahwa tak ada seorang pun didunia bawah yang dapat menolak perintahku. "


" Akan kami ingat tuan. Tapi kalau boleh tau,buat apa anda meminta barang yang rusak? " Tanya tetua yang membawakan gelang itu kepadanya.


" Bukan urusanmu, aku akan kembali kekediamanku. "


Vincent langsung pergi dengan terbang. Semua tetua yang melihat cukup terkejut, karena tingkatan kultivasi dibawah Immortal tidak bisa terbang sama sekali.


" Apa kamu lihat? Ranahnya hanya Void Tribulation, tetapi ia bisa terbang seperti para Immortal. " Kata seorang tetua wanita yang mengandalkan Qi Es miliknya.


" Mungkin yang barusan kita lawan adalah Immortal. "


Diudara, Vincent berbincang dengan sistem


' Hei sistem, apa gelang ini bisa diperbaiki. '


- Bisa, tapi itu membutuhkan 50.000 poin karena ini adalah termasuk artefak semesta tingkat tinggi. -


' Sialan, sistem kapitalis. '


Sesampainya vincent dirumah, ia memikirkan rencana yang dapat digunakan untuk mendapatkan poin secepatnya.


" Ah aku ada ide. "


Keesokan harinya, Vincent bangun dan bersiap pergi kearah barat. Dikota bebas, Ceryjk. Kota dimana kriminal barat dan timur kabur untuk lepas dari jeratan hukum. Pernah ada pasukan dari kerajaan barat yang coba menduduki kota ini, namun semua pasukan yang dikirim berhasil dibunuh oleh para kriminal dan cerita itu tersebar keseluruh dunia bawah.


" Aku melihat ladang poin disini. "


' Sistem deteksi kota ini. Apakah ada kriminal yang ditingkat Qi Transcendent keatas. '


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2