Invincible God Domain System

Invincible God Domain System
Ch 6, Bounty Hunter


__ADS_3

Setelah mendeteksi seluruh kota, Vincent hanya mendeteksi beberap ahli tahap Nascent Soul dikota ini. Ia pun akhirnya mengubah rencana.


Didalam sebuah bar.


Vincent masuk kedalam sebuah bar, dimana bar tersebut sedang sangat penuh. Ia langsung mengambil satu bangku dibar dan memesan minum.


" Pesan minuman. "


" Anda pesan apa tuan? " Tanya bartender dengan tatapan sinis ke Vincent.


Vincent menatap kearah lencana bartender tersebut. Sambil mengetuk meja 3x.


" Sepertinya kamu orang baru disini. Silahkan ikuti pelayan wanita yang dibelakang itu. "


Sudah ada pelayan wanita yang siap membawa Vincent kesuatu tempat.


" Silahkan ikuti aku tuan. " Kata pelayan wanita itu.


Vincent dibawa kesebuah gudang kecil yang berada dipinggir kota. Sesampainya digudang, pintu gudang langsung tertutup dan ada pintu rahasia kebawah tanah.


Dibawah tanah, hanya ada lorong kecil dan diujung lorong terdapat pintu dari kayu.


" Silahkan masuk tuan. " Saat pintu tersebut dibuka sedikit, terdengar suara ramai orang yang berkumpul.


Itu adalah pasar gelap bawah tanah yang dulunya merupakan tambang perak. Namun semenjak 200 tahun yang lalu, seorang bangsawan yang dibuang merubahnya menjadi kota pasar gelap.


" Nona dimanakah kantor bounty hunter? "


" Tuan bisa jalan lurus terus mengikuti jalan hingga menemukan bundaran. Lokasinya tepat didepan bundaran. "


" Baiklah terimakasih. "


Disepanjang jalan, banyak orang yang melihat Vincent karena jarang sekali orang dari timur dari keperbatasan barat untuk ke kota pasar gelap. Sesampainya didepan kantor bounty hunter, Vincent masuk.


Didalamnya sangat ramai, ada resepsionis yang mengonfirmasi misi dan sebuah papan yang besar dan dibagi menjadi 7 papan. Masing-masing papan memiliki tingkat kesulitan yang beda mulai dari E, D, C, B, A, S, dan S+ yang merupakan tersulit.


Meskipun S+ merupakan yang tersulit dan tergolong mustahil. Namun banyak bangsawan bahkan kerajaan yang menawarkan misi tersebut.


" S+, Musnahkah kelompok pemberontak dari kerajaan Yuftel. Hadiah 500.000 gold. Astaga, gaji gubenur Red Maple saja 50 gold per bulan. Baiklah ambil ini. Selain mendapat poin, aku juga mendapat uang. "


Vincent mengambil misi S+ sendiri, membuat banyak orang yang menengok sekelilingnya. Ia pun menyerahkan kertas misi tersebut ke resepsionis.


" Apa anda yakin mengambil misi ini sendiri tuan? " Tanya resepsionisnya dengan muka yang meragukan Vincent


" Iya, aku yakin. Kapan pembayarannya bisa diterima jika misinya selesai? "


" Tunggu, tapi ini harusnya misi kelompok tuan. Bahkan kelompok mercenary terbaik kerajaan Yuftel saja tidak bisa melawan kelompok pemberontak ini. "


" Kenapa kamu banyak tanya, apa aku sudah bisa langsung menjalankan misinya? "


" Tunggu sebentar, aku akan mengkonfirmasi ini kemanajer dahulu. "


" Baiklah. "


Resepsionis tersebut langsung pergi keruangan yang ada disebelah. Tak lama kemudian ia keluar.


" Tuan, manajer ingin berbicara dengan anda. "


Vincent pun masuk kedalam ruangan manajer dan terdapat seorang nenek berumur 70 tahunan dan diranah Qi Transcendent Akhir.


" Duduklah, apa kamu benar-benar yakin ingin mengambil misi ini sendiri? "


" Tentu, mengapa kalian semua meragukanku? "


" Kelompok pemberontak ini dahulunya adalah sebuah ksatria elit kerajaan Yuftel yang mana ranah minimal mereka adalah Qi Refining. Dan tak hanya disitu Pemimpinnya merupakan ranah Void Tribulation menengah dan 8 jendralnya adalah Nascent Soul. "


" Hanya itu? "


" Apa kamu tidak mengerti? Kelompok mercenary terbaik kerajaan Yuftel yang beranggotakan 15 orang, 2 Void Tribulation dan seorang Nascent Soul saja tidak bisa melawan mereka, apa lagi kamu. Aku tidak bermaksud merendahkanmu, bahkan Void Tribulation akhir saja bisa dibunuh oleh pemimpin pemberontak itu karena yang kudengar dari rumor adalah ia mempunyai artefak ato sejenisnya. "


" Tenanglah, lagipula jika aku gagal tidak ada ruginya untukmu bukan? "


" Betul.... "


" Baiklah obrolan selesai, aku akan segera pergi. "


" Kumohon, jika kamu bisa membunuh pemimpinnya, aku yakin jiwa malang yang pernah ia bantai akan berterima kasih kepadamu. "


" Bantai? Apa ia pernah melakukan pembantaian? "


" Iya, pemimpinnya selalu menjarah desa, membantai pemduduk agar tidak ada saksi mata dan menculik wanita perawan didesa. "

__ADS_1


" Akan kupastikan membawa kepalanya ketempat ini. Apa ada hal lain yang perlu kuketahui? "


" Ini ambillah, itu merupakan peta dari camp-camp pemberontak. Lokasinya sekitar 100 mil barat daya dari pintu gerbang kota. "


Vincent langsung segera pergi menuju ke tempat camp para pemberontak yang pertama. Ini adalah camp terluar dan dipimpin oleh salah satu jendral terkuatnya. Camp terluar ini guna untuk melakukan gerilya.


' Sistem, apa aku bisa mengeluarkan heavenly lightning di avatar? '


- Bisa, tetapi kekuataan Heavenly Lightning diturunkan menjadi 1 tingkat diatas avatar host. -


' Itu sudah cukup. Mari kita main listrik hari ini. '


Langit malam yang awalnya tenang tiba-tiba berubah menjadi penuh dengan petir. Penjaga yang sedang berjaga menjadi sangat kebingungan.


" Hei ada apa dengan cuacanya? " Tanya seorang penjaga kepada temannya.


" Tidak tau, tunggu.... Ada seseorang disana. Tembakkan pan...... "


DUARRRRRRR


Puluhan petir menyambar seluruh camp dan membuat semua orang disana baik yang tidur bahkan jendral ditingkat Nascent Soul pun langsung mati.


- Ding! Anda mendapatkan 88x50 poin dari membunuh kultivator tahap Qi Refining.


Anda mendapatkan 53x100 poin dari membunuh kultivator tahap Qi Condentation.


Anda mendapatkan 11x500 poin dari membunuh kultivator tahap Qi Transcendent.


Anda mendapatkan 1x1,000 poin dari membunuh kultivator tahap Nascent Soul. -


' Sistem berapa jumlah poin yang kudapat? '


- Host mendapat 16.200 poin. -


" Baiklah camp pertama selesai, ayo kita ke camp yang kedua. "


Suara petir yang Vincent gunakan terdengar hingga ke camp pemimpinnya, namun tak ada yang mencurigai bahwa ada seorang penyusup. Mereka yang mendengar suara itu, mengira bahwa itu ada suara bunyi petir dari alam.


Dicamp kedua, tenda jendral.


" Hei Tulko, apa kamu sudah menyiapkan pasukan untuk besok? "


" Sud.... Apa kamu merasakannya? "


" Tunggu akanku cek keluar. "


Tulko jendral pemberontak yang diranah Nascent Soul menengah pergi keluar untuk mengecek keadaan. Namun baru ia melangkah keluar, sebuah petir dahsyat menyambarnya


DUARRRRR


" SIAPA? " Tanya jendral itu karena ia sudah merasakan kehadiran Vincent


" Kamu cukup berbakat, karena aku sudah berusaha menyembunyikan keberadaanku, namun kamu masih dapat memdeteksiku. Tapi kamu tidak beruntung, kamu akan mati hari ini. "


Vincent mengambil pedang dari sebelah abu tulko dan langsung melemparkannya kearah jendral tersebut.


JLEEBBBB


" Uhukkk.... Si..siapa kamu? "


" Malaikat maut kalian. "


Jendral tersebut menyeringai untuk sementara, setelah itu ia langsung mati tergeletak ditanah dengan sebilah pedang menusuk dan menembus dadanya.


- Ding! Anda mendapatkan 107x50 poin dari membunuh kultivator tahap Qi Refining.


Anda mendapatkan 81x100 poin dari membunuh kultivator tahap Qi Condentation.


Anda mendapatkan 23x500 poin dari membunuh kultivator tahap Qi Transcendent.


Anda mendapatkan 2x1,000 poin dari membunuh kultivator tahap Nascent Soul. -


' Sistem berapa poin? '


- Host mendapat 26,950 poin. Dan total poin host adalah 43,150 poin. -


Vincent langsung pergi kemarkas terakhir yang berada disebuah gua yang cukup besar dan berada disebuah gunung.


' Sistem seberapa kuat api yang bisa aku keluarkan? '


- Host dapat membuat segala jenis api yang ada diseluruh semesta. Namun kekuataan api host akan diturunkan menjadi 1 tingkat diatas avatar host sekarang. -

__ADS_1


' Itu sudah cukup, mari membakar sarang semut. '


Vincent mengambil pedang yang sebelumnya ia tusukan kepada salah seorang jendral pemberontak dan kali ini ia mengayunkan pedangnya kearah gua tersebut. Sebuah tebasan api yang sangat panas keluar dan menutupi gua tersebut.


Tenda-tenda dan orang yang tidur didepan gua langsung terbakar dan kurang dari 15 detik mereka langsung hangus menjadi abu.


- Ding! Anda mendapatkan 42x50 poin dari membunuh kultivator tahap Qi Refining.


Anda mendapatkan 21x100 poin dari membunuh kultivator tahap Qi Condentation.


Anda mendapatkan 17x500 poin dari membunuh kultivator tahap Qi Transcendent. -


Para Jendral Pemberontak yang merasakan kehadiran Vincent langsung keluar dari ruangannya yang ada didalam gua. Mereka ber-5 langsung berdiri didepan Vincent


" BERHENTI, Siapa kamu? "


" Bukan urusanmu, hari ini, akan menjadi malam terakhir kalian. "


Tanpa banyak bicara, Vincent langsung melesat ke Jendral tersebut dan memotong kepalanya tanpa peringatan. Jendral lainnya langsung mengeluarkan pedang dari sarungnya, tapi kecepatan Vincent lebih cepat. Dalam kurang dari 5 detik, 4 Jendral yang tersisa semua meninggal kepalanya terpotong.


- Ding! Anda mendapatkan 5x1.000 poin dari membunuh kultivator tahap Nascent Soul. -


Vincent melihat pemimpinnya masih belum keluar dari ruangan dan ia segera menghampiri. Baru mau membuka tirai, ada sebuah cambuk yang panjang dan dilapisi duri disetiap sisinya.


Vincent langsung bereaksi dengan meloncat mundur dengan jauh. Seorang pria dengan tinggi sekitar 2 meter dan berat lebih dari 200 kg keluar dari tenda tersebut.


" Pantas saja tendanya besar, didalam terdapat binatang purba. "


" Kurang ajar. "


Pria tersebut mengarahkan 2 cambuknya kearah Vincent, namun karena berbeda tingkatan, Vincent masih lebih unggul dalam segala hal dibandingnya. Vincent langsung menerobos 2 cambuk tersebut dan menusuk perutnya dengan pedang.


CLAANGGGG


" Sial. "


Pedang Vincent patah diperut pria tersebut karena, ia sudah memakai zirah yang sangat kuat sehingga pedang biasa takkan sanggup menembus zirahnya.


BRAKKKK


Pria tersebut langsung menendang Vincent kearah dinding tembok. Karena Vincent sudah tidak memiliki senjata, ia akan melawannya dengan tangan kosong. Baru pria itu mau melemparkan cambuknya, Vincent menghentikannya


" TUNGGGUUUUUU. "


" Apa kamu sudah mau meminta belas kasih? "


" Tidak, aku butuh energi sedikit. "


Setelah merasa sudah lebih enak, Vincent langsung melesat kedepan dan langsung menendangnya. Sekali lagi, karena zirah yang dipakai pemimpinnya terlalu keras, sistem memperingati Vincent


- Ding! Avatar host dapat terluka jika host terus memukul zirah lawan host. -


' Aku tau, Aku hanya akan menyeretnya keluar gua dan membunuhnya dengan petir. '


- Hostkan bisa langsung keluar saja. -


' Apa kamu tidak bisa merasakannya? Zirahnya beresonansi dengan suatu barang yang ada digua ini. Pria itu pasti tak akan mau keluar dari gua. Lebih baik kamu cari dimana barang itu aku akan mengulur waktu. '


- Baiklah, silahkan tunggu 10 detik. -


Vincent lanjut meninju wajah pria itu, namun itu tak akan berarti apa-apa karena helm yang digunakan pria itu juga sama kuatnya.


" Hei, artefak apa yang kamu pakai? "


" Bukan urusanmu. "


Pria itu melayangkan cambuknya lagi dan berhasil dihindari oleh Vincent dengan cepat.


- Ding! Lokasi artefak berada didalam tenda, dibawah bak mandi. -


Vincent melemparkan tanah kearah mukanya dan langsung menuju ketenda pemimpin dan mengangkat bak mandinya, ternyata ada sebuah lubang yang sangat bau amis dan busuk. Didalamnya terdapat puluhan mayat wanita yang sudah busuk.


Pemimpin tersebut membuka tirai dan masuk kedalam tenda, ia melihat Vincent dengan pancaran aura yang berbeda.


" Hei gendut, kenapa kamu membunuh mereka? "


" Apa urusanmu? "


Vincent mengeluarkan bola api ditangan dan artefak yang dipakai pemimpin itu juga mulai melemah.


" Sekali lagi kutanya, kenapa kamu membunuh mereka? "

__ADS_1


" Matilah!!! "


Bersambung


__ADS_2