Isekai Create Skill

Isekai Create Skill
Chapter 12


__ADS_3

"Sekarang waktunya untuk mandi dan membersihkan diri masa bodo dengan putri sialan itu lebih baik aku cari sungai terdekat Kalau tidak salah di sebelah sana tadi ada sungai yang ku temukan secara tidak sengaja saat menuju kemari tadi lebih baik ku gunakan saja daripada harus ke duluan dan mengalah dengan si putri sialan itu"


Dan dengan segera Kazeo berjalan kearah sungai yang berada tak jauh dari tempatnya bertarung tadi dan setibanya di sana Kazeo melihat warna air sungai yang jernih dan terlihat juga beberapa ikan yang berenang di sungai itu menambahkan kesan natural dan alami dan Kazeo tak berlama-lama mengagumi keindahan alam itu dan dengan segera melepaskan semua pakaiannya dan mandi menggunakan Celana pendek ketat berwarna hitam dengan garis merah dan Kazeo meletakkan peralatan nya di tepian sungai agar jika terjadi sesuatu akan mudah mengambil nya


Di tempat lain


"Kemana perginya orang tak tau malu barusan"


"Dia pergi kearah sana tuan putri mungkin dia menemukan sungai terdekat"


"Baiklah kalau begitu kau urus yang disini biar aku yang membalas perbuatannya tadi"


"Hati hati tuan putri dan ingat dia bukan orang sembarangan kita sebaiknya jangan buat dia marah jika tidak maka kita semua akan habis olehnya"


"Kalau masalah itu tenang saja biar aku yang tangani gara gara dia aku jadi bau darah maka dia juga harus menerima akibatnya"


Dan Efli berlari ke arah yang di tunjukkan oleh pelayan nya itu dan setibanya disana Efli terkejut karena melihat Kazeo tengah bertelanjang dada mandi di sungai itu dan mengira Kazeo tidak berpakaian sama sekali dan dengan segera membuat Elfi Terkejut dan Mukanya memerah padam karena malu melihat seorang laki-laki tengah telanjang dan jika menyadari nya dia akan mengecapnya sebagai orang mesum


***


"Segarnya Air sungai ini dan bisa dilihat di sungai ini banyak ikan berenang renang di tepian sungai ini dan sebaiknya aku manfaatkan ini untuk makan siang tapi sebelum itu sebaiknya aku membersihkan diriku dulu"


"Master ada penyusup datang diaberada di arah barat daya di balik semak-semak dan dia seorang perempuan"


"Kenapa kau bisa tau dia perempuan"


"Itu menurut insting ku master dan aku mendeteksi nya melalui gelombang energi Sihir yang terpancar dari setiap bintang dan manusia di tempat ini"


"Jadi begitu ternyata terimakasih atas informasinya"


"Sama sama master aku permisi dulu"


"Jadi begitu ada seorang penyusup perempuan mmmm"


"Apa yang akan dia lakukan jika dia mengetahui ku bahwa aku mengintip nya saat mandi bukankah ini kebalikannya Tidak tidak tidak apa yang kupikirkan lebih baik aku memikirkan bagaimana caranya aku pergi dari sini sebelum dia menyadari ny-"


"Keluarlah kau yang berada di semak semak jika tidak maka hal buruk akan terjadi"


"Sial dia mengetahuinya apa yang harus ku lakuka-"


"Siap atau tidak aku datang Water Canon Fire"


Booooommmmmmmmmmmmmm

__ADS_1


"Kyaaaaaaaaaaaaaaa Kazeo Baka"


"Putri Sialan apa yang kau lakukan disini apa kau berusaha mengintip ku saat mandi dasar putri mesum entahlah kau dari hadapan ku"


"Itu salah mu karena saat kau kotor tadi memeluk ku secara tiba-tiba dan semua ini salah muuuuuuu Kazeo Baka"Sambil Memasang muka cemberut dan wajahnya memerah karena malu


"Cerewet sekali Dasar putri mesum"


"Aku tidak mesum kau yang mesum"


Dan terlihat seluruh tubuh Elfi dari bagian atas sampai bawah karena basah karena air dan mengetahui dirinya memperlihatkan bagian tubuhnya dengan segera Efli jongkok dan menutup semua badannya dengan baju Kazeo yang berada tak jauh dari tempat Elfi berdiri


"Tidaaaaakk Jangan Bajuuuuu kuuuuuu yang ituuuuuuuuu"


Melihat baju kesayangannya di pakai buat menutupi badan membuat Kazeo berputus asa dan berlari berusaha mengambilnya kembali tapi saat Kazeo tengah berlari ke arah Efli salah satu kakinya terpeleset dan jatuh menimpa Elfi


"Kyaaaaaaaaaaaaaaa Menjauh Dariku"


Kyuuuun Kyuuun Kyuuun Kyuuun


"Benda apa ini yang mengganjal tangan ku kok rasanya kenyal sekali seperti jeli apa ini"


Saat Kazeo akan berdiri dia melihat tubuhnya berada di atas Elfi dan wajahnya memerah karena benda yang di pegang Kazeo tadi merupakan gunung kembar miliknya"


"Eh"


"Eeeeeeeeeeeehhhhhhhhhhh"


Swooooooossssssssshhhhhhhhhh


Dan hal itu membuat Kazeo mimisan dan sesaat kemudian sebuah telapak tangan mengarah ke arah pipi kanan Kazeo dan bisa di pastikan itu merupakan tangan Elfi


Plaaaaaaaakkkkkkkkkkkkkk


Dan setelah menerima tamparan itu Kazeo terlempar beberapa meter dan membuat tanda telapak lima jari di pipi sebelah kanannya


"Kazeo Bakaaaaaaaaa Mesuuuummm Hentaaaiiiiii Mati Saja Sanaaaaaaa"


Dan setelah menerima tamparan keras di wajahnya Kazeo berdiri dan menatap tajam kearah Elfi


"Terserah kau mau berkata apa yang penting kembalikan Bajuku yang kau pakai itu karena aku tidak mau baju kesayangann ku itu bau darah"


"Kazeo Bakaaaaaaaaa Mesuuuummm Hentaaaiiiiii Sebagai Hukumannya Baju ini kusita sementara dan akan ku kembalikan setelah kita pulang ke kerajaan ku"

__ADS_1


"Haaaahhhhh Terserah kau saja tapi kau harus berjanji akan hal itu"Sambil menghela nafas panjang karena Kazeo merasa dirinya tidak akan menang jika terus berdebat dengan dan lebih memilih mengalah


"Iyaa Akau janji itu sekarang kau pergilah dari sini karena aku mau membersihkan badan ku dari bau darah yang kau tularkan lewat pelukan mu tadi"


"Apa kau mau di peluk lagi jika iya maka dengan senang hati aku akan melakukan nya"


"Tidaaaaakk pergi sana dan pakai bajumuuuuuuu hmmpp"


"Iya iya"


Setelah melihat Elfi marah Kazeo berjalan kearah peralatan nya dan memakai kaos berwarna hitam lengan pendek dan memakai sebuah tas yang berfungsi sebagai tempat meletakkan pedang di punggungnya dan tak lupa Kazeo meletakkan beberapa pisau lempar yang tersisa di pinggangnya dan tak lupa Kazeo memakai sepasang Hidden Blade di kedua pergelangan tangannya dan setelah memakai semua perlengkapan nya Kazeo berjalan pergi dari tempat itu karena dari tadi Elfi terus menatap nya dengan tajam


"Apa yang kau lihat tuan putri"


"Tidak ada aku cuma penasaran dengan perlengkapan yang kau pakai karena itu terlihat asing bagiku dan di kerajaan ku aku tidak pernah melihat barang barang yang kau pakai itu"


"Jadi begitu ternyata ini merupakan benda benda buatan ku sendiri dan pedang yang berada di punggung ku ini aku menemukannya di reruntuhan kuno"


"A-Apa Berarti Bisa saja itu merupakan senjata dari pahlawan terdahulu"


"Bisa jadi begitu"


"Dan aku mau tanya satu hal"


"Apa itu"


"Benda apa yang kau pakai di kedua pergelangan tangan mu itu"


"Oh ini merupakan pisau beracun yang aku ciptakan"


"Jadi begitu ternyata kegunaan benda itu"


"Ya begitulah kira-kira Dah ya aku pergi dulu hati hati jika ada apa apa tinggal teriak saja aku dengan segera akan datang dan untuk Bajuku yang kau pakai itu bukan sembarang baju itu merupakan senjata sakral ku dan berkat itu juga aku bisa selamat dari semburan api naga tadi"


"Y-Ya Oke"


"Dan setelah kita makan siang secepatnya kita harus meninggalkan tempat ini karena aku ingin melihat kota"


"Iya iya dan setelah kita sampai di kerajaan ku aku akan memberikan mu imbalan atas bantuan mu tadi saat melawan Great Dragon dan ingat janji mu yang akan mengganti Dagger yang kau rusak tadi"


"iya iya"Sambil berjalan meninggalkan tempat itu


***Dukung terus cerita saya yaa dan maaf jika ceritanya kurang menarik bila ada saran boleh komen di bawah

__ADS_1


Salam kenal Author


#FebryPrianz***


__ADS_2