
Dan tiba-tiba guru memasuki kelas dan memberikan sebuah informasi yang membuat semua orang yang ada di dalam kelas Terkejut dan bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi karena terlihat dari raut wajah guru yang masuk memiliki wajah yang sangat suram dan sedih.
Dan mendengar hal itu terlihat juga Sakura sudah kembali ke kelas sambil menangis karena tak kuasa melihat sikap Kazeo yang berubah menjadi seperti itu
"Tenanglah Sakura, Seharusnya juga kau tidak melakukan hal itu jika seperti ini keadaannya maka kita semua harus menemui Kazeo dan meminta maaf kepada nya"Ucap Alice
"Aku masih, Tidak bisa memaafkan kesalahan yang ku perbuat aku merasa tidak pantas dan malu jika harus bertemu Kazeo untuk sekarang"
"Ya sudahlah, Kau renungkan kesalahan mu dulu dan jika kau sudah lebih tenang kami akan membantu mu"Ucap Hinako
"Sensei maaf kami terlambat masuk"Ucap Alice
"Tidak apa-apa, Setelah ini sakura kau harus ikut ibu menemui kepala sekolah untuk mempertanggung jawabkan kesalahan mu"
"Baiklah sensei"
Dan setelah Sakura duduk guru yang berdiri di depan langsung memasang wajah sangat serius juga menyuruh mereka semua diam sejenak.
"Ibu berharap, Kalian teman dekat ataupun teman satu kelas tidak terkejut mendengar berita ini"
"Ada apa Sensei"
Dan dengan segera suasana kelas yang awalnya tenang menjadi gaduh karena bertanya tanya apa yang terjadi.
"Semuanya tenang, Jika kalian belum tenang sensei tidak akan melanjutkannya"
Dan dengan segera seluruh suara yang awalnya Sangat gaduh menjadi senyap dan tenang.
"Teman satu kelas kalian, Kaburagi Kazeo mengalami kecelakaan tadi dan mengakibatkan dirinya kehilangan nyawanya dan informasi itu ada di saluran berita lokal yang baru di siarkan beberapa waktu yang lalu juga Setelah kami mengecek kebenaran nya itu memang dia"
Dan sontak kabar itu membuat semua orang terkejut tak terkecuali Tokugawa yang tiba-tiba menggebrak mejanya dan sambil berdiri karena tak kuasa menahan air matanya juga amarahnya.
"Tidak mungkin sensei, Kazeo belum meninggal pagi ini kami masih berbicara seperti biasa Sensei jangan membuat berita tentang kematian Kazeo dengan begitu gampangnya aku tidak bisa terima ini"
"Tenangkan dirimu Tokugawa, Ini berita Benar-benar terjadi jika kau tidak percaya kau bisa datang langsung ke taman dan lihatlah sendiri"
__ADS_1
"Aku tidak bisa tenang, Ini menyangkut teman baikku jika terjadi sesuatu maka aku harus membantu nya"
Dan dengan cepat Tokugawa memasukkan semua barang nya kedalam ransel nya dan akan pergi tapi sebelum Tokugawa pergi Guru yang berada di kelas itu menghentikan langkahnya.
"Mau kemana kamu"
"Sensei menyingkirlah, Aku mau membuktikan jika yang ada di sana itu bukanlah Kazeo"
"Kau tidak boleh pergi jika kau nekat kami akan menghentikan mu"
"Sensei bilang, Untuk mengecek nya secara langsung jika tidak percaya tapi kenapa anda malah menghalangi jalan ku dan asal Sensei tau saja karena ini menyangkut sahabat baikku maka aku tidak peduli sekalipun kau guruku sendiri aku akan tetap menerobos anda dan memastikan sendiri jika itu bukan Kazeo"
"Kau tidak boleh keluar, Jika kau melanggar kau akan dapat hukuman dan di skor"
"Aku tidak peduli, Cepat menyingkir dsri jalanku sebelum kesabaran ku habis Sekalipun harus baku Hantam dengan guru atau siapapun aku tidak peduli asal aku bisa pergi ke sana dan memastikan jika itu bukan Kazeo"
"Tidak, Kau harus kembali ke tempat duduk mu jika tidak aku tidak akan segan-segan menghukum mu"
"Jika anda laki-laki, Maka sudah dari tadi kupukul supaya diam dan di karenakan anda perempuan maka aku tidak akan segan-segan berbuat kasar padamu sebagai balasannya"Ancam Tokugawa
Dan dengan segera Tokugawa berjalan ke pojok kelas dan mengambil gagang pel yang terletak tak jauh dari tempat Kazeo, Melihat hal itu membuat Tokugawa semakin bersedih karena dia sedang membayangkan Senyuman juga tawa Kazeo saat berbincang-bincang dengannya maka dari itu Tokugawa memantapkan hatinya untuk pergi memastikan jika itu bukan Kazeo bagaimanapun caranya dan setelah Tokugawa mengambil gagang pel itu dengan segera Tokugawa melepas bagian pelnya dan melemparkannya ke arah papan tulis dengan maksud memberi peringatan supaya gurunya dan teman-temannya menyingkir tapi hal itu tetap tidak di indahkan oleh gurunya. Dan sontak hal itu membuat semua orang khawatir dan dengan segera membuat barikade dengan berjajar di depan pintu untuk menghalangi Tokugawa pergi.
"Jika, Mau kalian seperti itu maka dengan senang hati aku akan menyingkirkan kalian satu persatu dari jalan ku"
"Aku tidak akan mengizinkan mu keluar"
"Terserah Kalian saja, Dan asal kalian tau saja kematian Kazeo di sebabkan oleh wanita ****** itu jika kalian bisa menyingkir dari jalan ku maka kalian tidak akan terluka dan jika kalian tidak bisa maka dengan berat hati aku akan memukul siapapun yang menghalanginya siapapun itu"
Dan dengan cepat Tokugawa langsung menghantam siapa saja yang menghalanginya dan sesampainya di pintu keluar kelas dengan cepat Tokugawa berlari dan menubruk kan badannya yang besar ke Gurunya yang sedang berjaga-jaga agar Tokugawa tidak kabur dan hal baik tidak memihak pada Gurunya saat terkena serangan Tokugawa dengan cepat Gurunya terlempar dan menghantam tembok dan lantai dengan keras dan mengalami pingsan seketika.
Dan dengan cepat Tokugawa berlari ke arah depan tepat di gerbang sekolah saat perjalanan menuju gerbang sekolah nya Tokugawa banyak di hadang beberapa temannya dan guru guru yang berusaha menahannya tapi tidak berhasil karena kalah banding dengan Tokugawa sesampainya di pintu gerbang Tokugawa di hadang 5 guru laki laki dan satu guru perempuan.
"Tokugawa, Kau kembali ke kelas mu sekarang"
"Jika aku tidak mau, Kalian mau apa aku mau membuktikan jika itu bukan Kazeo karena ini menyangkut teman baikku jadi aku tidak peduli walaupun kalian guru guruku jika kalian tidak menyingkir dari jalan ku ya terpaksa aku harus menerobos kalian"
__ADS_1
"Ini perintah cepat kembali ke kelasmu"
"Jika itu mau kalian, Maka maaf saja aku tidak bisa karena aku harus ke taman sekarang untuk memastikan jika itu bukan Kazeo dan jika kalian tidak mau menyingkir ya terserah saja aku pokoknya harus bisa pergi memastikannya walaupun kemungkinan terburuk nya itu memang dia"
"Ya baiklah Tokugawa, Aku mengerti keadaan mu sekarang kau ku izinkan untuk pergi asal kau besok bisa berangkat seperti biasa bagaimana"
"Itu akan ku pikirkan cepat buka pintu gerbang waktu ku tidak banyak"
Dan dengan persetujuan Guru perempuan yang merupakan kepala sekolah dengan cepat gerbang terbuka dan dengan cepat Tokugawa berlari kencang keluar sekolah dan melemparkan tongkat yang di pegang nya ke belakangnya.
Di kelas
"Kita gagal lagi, Untuk menghentikan Tokugawa dan Kazeo pergi dari kelas ini mereka berdua cukup tangguh bisa mengalahkan Kita dengan mudahnya"Ucap Yuki
"Itu sudah pasti, Karena Tokugawa memiliki badan besar dan memiliki beladiri yang cukup baik dan menjuarai beberapa kejuaraan sedangkan Kazeo dengar-dengar dia memiliki ilmu beladiri yang berasal dari Indonesia dan serangan nya itulah yang cukup membingungkan kita tentang bagaimana cara melawannya dan juga tidak bisa menebak arah serangan datang"Ucap Mikami
"Ternyata, Kazeo itu juga seorang Monster yang selama ini menyembunyikan jati dirinya dari kita dan lebih memilih menyamarkan dirinya sendiri"Ucap Shibata
"Ya mungkin, Dia tidak ingin jati dirinya di ketahui banyak orang dan lebih memilih diam saja"Ucap Kirito
"Sekarang, Kita harus memulihkan kondisi kita karena kita baru saja mendapatkan 2 serangan dari monster yang mengamuk"Ucap Alice
"Setuju"Ucap mereka
"Sakura apakah kau tidak apa-apa"
"Aku baik-baik saja, Aku cuma terkejut Tokugawa akan menggila seperti itu bahkan dia tidak peduli siapapun yang ada di depannya sungguh berbanding terbalik dengan kepribadian nya biasanya yang lebih suka mengalah dan selalu tersenyum"
"Aku juga terkejut, Karena Tokugawa memiliki Sifat yang amat mengerikan seperti itu ketika itu menyangkut Sahabat nya Kazeo dan hal yang paling mengejutkan ku adalah sifat asli Kazeo yang cukup Mengerikan karena biasanya dia Cukup pendiam dan selalu tersenyum tapi tiba-tiba menjadi bringas dan tak segan-segan akan melawan siapapun yang menghalangi jalannya"
"Aku merasa bersalah, Dengan mereka berdua karena gara-gara ke jahilan ku mereka menjadi seperti itu dan Tak terkecuali aku sangat merasa bersalah dengan kesalahan ku pada Kazeo"
***Dukung terus cerita saya yaa dan jangan lupa untuk Like jika kalian suka dengan cerita ini terimakasih
Enjoy For Reading
__ADS_1
Salam kenal dari saya Author***