
Dan saat Kazeo pingsan Kazeo berada di dalam alam bawah sadarnya dan Kazeo di datangi Ayah angkatnya
"Nak bagaimana kabarmu apakah kau baik baik saja"
"Ya bisa dibilang aku baik baik saja cuma akhir akhir ini agak sedikit merepotkan"
"Ya aku tau itu dan semoga saja kedepannya kau bisa menyelamatkan dunia ini dari cengkeraman Raja Iblis"
"Aku tidak bisa menjamin itu tapi aku akan berusaha semaksimal mungkin karena masih banyak hal yang harus ku ketahui dari dunia ini"
"Ya itu terserah padamu saja aku cukup bangga dengan mu nak karena kau sudah berbuat baik dengan mau menyelamatkan seorang Raja dari kerajaan Elf yang mengalami kutukan yang mengakibatkannya mengalami tidur abadi"
"Ya terserah lah yang penting aku berbuat begitu karena aku kasihan dengan kerajaan dan putrinya yang bersedih karena ayahnya sakit"
"Ya terserah apa yang akan kau lakukan yang penting kau jangan berbuat kehancuran di dunia yang kau tinggali sekarang karena ini merupakan karya terbaik ku"
"Memangnya aku ini apa mana mungkin juga aku akan berbuat kehancuran"
"Terserah yang penting aku akan mengawasi setiap saat karena kau cukup menarik dan apakah sebentar lagi aku akan mempunyai seorang cucu dari anak angkat ku"
"Ayah sialan memangnya aku belum siap untuk itu"
"Masa sih aku tidak percaya itu dan dari yang kulihat kau mulai dekat dengan Seorang putri Elf dari kerajaan Dark Empire dan kau juga telah menyembuhkan Penyakit Ayahnya dan juga kau sudah mendapatkan persetujuan dari Ratu Kerajaan itu untuk menikahi putrinya dan apakah itu bukan bukti bahwa sebentar lagi aku akan memiliki cucu dari anak angkat ku ternyata kau sudah dewasa aku cukup bangga dengan mu Nak"
"Yaelah Si Ayah sudah belum ngoceh gak jelasnya dan apakah mereka tidak akan terkejut dan syok saat mendengar jika ayahku dan keluarga seorang Dewa dan bisa di bayangkan tidak apa reaksi mereka jika mengetahui hal itu"
"Benar juga perkataan mu Nak aku malah belum memikirkan hal sekecil itu"
"Dasar Ayah apa saja yang ada di pikiran mu sampai sampai hal sekecil itu bisa tidak di pikirkan dulu sebab akibatnya"
"Ya ya oke aku ada ide untuk masalah ini dan satu satunya cara adalah kau harus mengaku sendiri jika kau merupakan anak ku dan jika mereka tidak percaya maka aku bisa turun ke dunia mu dengan senang hati"
"Yaelah kirain dapat solusi ternyata sama saja hasilnya nyesel gue"
"Terserahlah apa katamu"
"Dan untuk skill Recovery Healing yang kau miliki itu tidak bisa kau gunakan secara terus menerus dan secara gampangnya dan skill itu hanya bisa di gunakan Sekali pakai dan setelah itu tubuh mu akan mengalami kelelahan secara besar-besaran walaupun kau memiliki mana dan cadangan yang di luar nalar oleh para penghuni dunia itu tapi itu sudah menjadi efek sampingnya dan itu tidak bisa dihilangkan"
"Oke aku mengerti maksud ayah"
"Dan satu lagi untuk skill Healing mu itu bukan sembarang Healing karena itu skill tingkat tinggi dan mungkin jika ada yang melihatnya kau pasti akan dianggap malaikat yang turun ke bumi karena warna hijau muda yang di pancarkan itu bisa membuat orang lain juga merasakan besarnya mana yang terpancar dan besarnya efek yang di timbulkan"
"Ya baiklah aku mengerti"
"Sudah Waktunya kau kembali dan ingat jangan berbuat kehancuran di dunia yang kau tinggali sekarang dan teruslah berbuat baik jika kau kangen dan ingin berbicara dengan ku kau bisa memanggilku"
__ADS_1
"Ya oke aku mengerti"
Dan dengan segera sebuah cahaya menyilaukan mata Kazeo dan setelah cahaya itu menyinari Kazeo tiba tiba Kazeo merasakan tubuhnya berada di sebuah tempat tidur dengan perban perban melilit tubuhnya hampir di semua tubuhnya dan tak jauh dari tempat tidurnya Kazeo melihat Putri Fiana tertidur di tempat tidurnya dengan muka menghadap wajah Kazeo
Melihat hal itu terbesit untuk menjahili nya sebagai balasan atas tamparan yang dia berikan dan akhirnya Kazeo memutuskan untuk berpura pura mengalami sakit parah agar dia khawatir dan Ingin melihat wajahnya ketika terkejut
Dan Kazeo kembali berbaring ke tempat tidurnya dan memejamkan matanya dan mulai berteriak-teriak kesakitan agar Putri Fiana terkejut dan panik
"Aaaaaaaahhhhhhhhhhh Saaaaaakkkkkkiiiiiiiiitttttttttttt"
"Apaaaa Yaang Terjaaadiiii Padaaaa Tuubuuhkuuu Aaaaaaaahhhhhhhhhhh"
Melihat Kazeo kesakitan dengan segera Fiana bangun dan bingung harus bagaimana
"Kazeooo San Bertahanlah"
"Kazeo San"
"Aku harus mencari penyihir kerajaan untuk membantu menyembuhkan Kazeo agar dia tidak kesakitan lagi"
"Aaaaaaaahhhhhhhhhhh Sakiiiiitttttt"
"Kazeo san bertahanlah"
Melihat Kazeo kesakitan karena permintaan nya untuk menyembuhkan ayahnya membuat Fiana merasakan perasaan bersalah dan mulai menitikan air matanya karena perbuatannya Kazeo mengalami rasa sakit dan menderita
Melihat Fiana menangis membuat Kazeo merasa puas karena bisa membalas perkataannya Waktu itu dan tak berselang lama Kazeo tertawa keras sambil memegangi perutnya karena tak bisa berhenti menertawakan Fiana yang menangisinya
"Hahaha Menggelikan sekali Hahaha"
Mendengar Kazeo tertawa sontak membuat Fiana berhenti menangis dan menoleh kearah Kazeo yang tengah tertawa sangat keras
"Eeeeeeeeehhhhhhhhh Apaaaa Yaang Kauuuuu Tertwaaaakaaannnn"Sambil memasang muka cemberut nya karena merasa marah atas perbuatannya
"Tidak ada cuma ingin melihat wajah imut mu saja ketika khawatir dan tidak kusangka bakal seperti ini"
"Kazeooo No Bakaaaaaaaaa Akuuuuu Benccciiiiiiii Kaaaamuuuu"
"Terserah aku tidak peduli"
"Hmmmppp Baaakaaaaaaaa"sambi menggembung kan kedua pipinya
Dan dengan segera Kazeo meraih kedua pipi Fiana dan memainkannya seperti mainan Squzi/Kue Mocchi
"Kyaaaaaaaaaaaaaaa lewpwaskan piwpiwkuw dawrwi tawngawn muw iwtuw Suwdawh Kuwbiwlawng iwniw sawkwit cewpawt lewpwaskawn"
__ADS_1
"Apa kau bilang aku tidak bisa mendengarnya"
"Tewriwmaw bawlawsawn kuw"
Dan dengan segera Fiana melompat ke tempat tidur Kazeo dan tanpa sengaja Fiana mengenai adik laki-lakinya dan mengakibatkan Kazeo berteriak keras dan berusaha menyingkirkan Fiana dari adiknya tapi malah mereka terjatuh dari tempat tidur dan mengakibatkan Kazeo berada di atas Fiana dan kedua tangannya menyentuh dua Buah gunung kembar dan menekannya
Tak berselang lama pintu terbuka dan saat pintu terbuka Ratu terkejut atas kejadian yang dilihatnya dan beranggapan putrinya telah mulai tumbuh menjadi dewasa
"O maaf Kazeo San Fiana San sudah mengganggu Waktu kalian aku akan keluar kalian bisa lanjutkan saja"
"Ti-Tiiiiiidddddaaaaaaaaaakkkkkkkkk Kau salah faham Bu Kazeo singkirkan tangan mu dari benda sakral nan berharga ku cepat sebelum aku memukulmu"
"Maafkan Fi aku akan berdiri"
"Benda apa yang menyentuh ************ ku seperti ada benda keras menggesek bagian sensitif ku apa itu dan cepat singkirkan"
"Gawat Itu adik kecilku"Gumam Kazeo
Dan dengan segera Kazeo berdiri dan berjalan ke sebelah tempat tidur dan mengambil bajunya dan memakainya
Dan setelah memakai semua bajunya Kazeo heran Di kemanakan Perlengkapannya dan senjatanya
"Fi kau kemana kan perlengkapan ku dan senjata ku apa kau jual ke pasar loak"
"Se-Sembarangan Perlengkapan mu di simpan di ruangan ayahku karena saat kau pingsan kami melepaskan semua perlengkapan mu dan membawa mu kesini dan berusaha menyembuhkan mu sebisa kami"
"Berapa lama aku tertidur"
"5 Minggu"
"Yaelah efek sampingnya cukup parah aku latihan mati apa gimana coba"
"Aku juga tidak tau itu Tapi aku berharap kau mati saja"
"Putri Sialan"
"Su-sudahlah ayo ikuti aku untuk bertemu dengan ayahku karena dia mau berbicara dengan mu secara langsung"
"Ya terserah saja"
"Ayo pergi"
Dukung terus cerita saya yaa dan jangan lupa untuk Like jika kalian suka dengan cerita ini
Salam kenal dari saya Author
__ADS_1
Enjoy For Reading
#FebryPrianz