
"Apakah dia benar seorang manusia biasa jika demikian aku ragu jika dua pahlawan kenapa dia tidak bersama para pahlawan pahlawan yang lain dan pakaian itu sangat asing bagiku dan itulah kenapa aku menanyakannya"Sambung seorang pria berambut pirang
"Aku juga meragukan dia sebagai manusia tapi memang dia seorang manusia aku sudah mengecek statistik nya tapi hal itu membuat ku kagum dan ketakutan di saat bersamaan"
"Kenapa itu komandan apakah dia berbahaya"
"Tidak bahkan dia bisa dibilang titisan dewa karena statistik nya di luar nalar dan akal sehat manusia di dunia ini dan sebaiknya kita jangan membuat dia marah ataupun membuat nya tersinggung karena kalau hal itu sampai terjadi aku tidak tau bagaimana kelanjutannya dan kalian harus jaga sikap kalian dan jaga etika baik kepada orang itu jika tidak mau hal buruk terjadi pada kalian"
"Baik komandan kami mengerti dan saya mewakili penjaga yang lain meminta maaf kepada anda karena telah merepotkan Anda"
"Ya sudahlah gak apa apa yang penting setelah ini kalian harus meminta maaf secara pribadi kepada nya"
"Baik kami akan lakukan ijin bertugas komandan"
"Ya silahkan"
Dan dengan segera seluruh orang yang berada di tempat itu bergegas kembali ke post mereka masing-masing dan Komandan mereka melanjutkan ke aula kerajaan untuk menyusul mereka
Di tempat Kazeo
"Ibu aku kembali"
Sambil berlari ke arah seorang ratu cantik yang sedang duduk di singgah sana nya yang indah dan di sekeliling tempat itu ada beberapa orang berpakaian ala bangsawan abad pertengahan dan di tempat itu juga ada beberapa orang bersenjata lengkap yang di siagakan untuk mengawasi dan menjaga tempat itu
"Putri ku kau kembali syukurlah kalau begitu jangan pernah lakukan hal nekat seperti itu lagi aku khawatir dengan keadaan mu karena kau satu satunya anak tercinta ku"
"Ah ibu jangan begitu aku malu mendengarnya"
"Baik baik aku mengerti apakah kau baik baik saja dan apakah kau terluka jika kau terluka maka kau harus di obati"
"Tidak bisa aku baik baik saja karena ada seorang yang menolong ku saat hampir mati"
"A-APA Kau hampir terbunuh cerita kan apa yang terjadi"
"Itu karena aku bertemu dengan Great Dragon"
"Haaaa A-APA Y-Y-Y-YANG Kau bicarakan Mustahil"
"Jika ibu tidak percaya bisa tanyakan pengawal pengawal yang menemani ku dan pemuda yang berdiri itu adalah orang yang membunuh Grand Dragon itu sendirian tanpa bantuan"
"Apa kau bilang"
__ADS_1
"Maaf kelancangan saya ratu tapi yang di katakan putri Fiana itu benar adanya kami menjadi saksinya jika ratu tidak percaya bisa ratu tanyakan sendiri ke pemuda ini"
Melihat hal itu Kazeo hanya diam saja dan berusaha bersikap tenang agar tidak menimbulkan kesan buruk baginya
"Siapa namamu anak muda dan dari mana kau berasal"
"Nama saya Kaburagi Kazeo Ratu dan saya berasal dari tempat yang jauh"
"Baik Kazeo San bisa kau ceritakan tempat mu itu"
"Maaf Ratu tapi tempat tinggal ku sudah di hancurkan dan di musnahkan oleh raja iblis dan bawahan nya dan hanya menyisakan aku seorang diri dan aku bersumpah akan membalas dendam atas kejadian itu dan target pertama ku adalah jendral iblis Azzazel"
"Apa kau bilang Azzazel apa kau tau seberapa kuat dia"
"Saya tidak peduli seberapa kuat dia tapi saya harus berusaha agar bisa"
"Dan satu pertanyaan lagi apakah kau benar membunuh Great Dragon sendirian tanpa bantuan"
"What Sial aku lupa memikirkan akibatnya jika aku memberikan mereka bagian bagian naga itu jika seperti ini kejadian nya harusnya ku pikirkan dulu sebab akibatnya"Gumam Kazeo di dalam hatinya
"Benar itu ibu jika tidak percaya ibu bisa lihat ini"
Dan Putri Fiana menunjukkan sebuah bola mata Naga Great Dragon yang sudah menjadi kristal
Dan setelah memperlihatkan bola mata Great Dragon itu membuat semua orang yang berada di tempat itu terkejut dan terkagum kagum dengan hal itu dan hampir tidak mempercayai hal itu
"Apakah ini benar tuan Kazeo yang membunuhnya sendirian"
"Ya bisa dibilang begitu Ratu jika anda meragukan maka aku akan menunjukkan sesuatu yang akan membuat Ratu mempercayai nya"
"Cepat tunjukkan"
"Storage Aktif"
Dan setelah mengaktifkan skill nya itu membuat semua orang terkejut lagi karena pemuda yang berada di depannya tidak se sederhana kelihatan nya
Dan tak selang berapa lama muncul sebuah kepala naga Merag dan sebuah bangkai beruang Grizzly yang muncul secara bersamaan dan hal itu di luar kendali Kazeo dan hal itu merupakan murni kesalahan Kazeo karena lupa jika beruang Grizzly nya tersimpan di storage dan lupa memindahkan nya ke Dimension Storage
Walaupun skill nya sama tapi berbeda jika di Dimension Storage akan menghentikan waktu saat pertama kali di masukan dan hal itu berguna untuk menyimpan bahan makanan sedang storage hanya di gunakan Kazeo untuk menyimpan peralatan dan beberapa perlengkapannya
"**** Aku lupa hal ini dan setelah ini akan terjadi kehebohan yang sangat sangat merepotkan dan kedua pisau sakral ku malah tepat berada di depan Mata mereka sial aku harus mengambilnya sesegera mungkin"
__ADS_1
Dan dengan buru buru Kazeo meraih dua pisau kesayangan nya yaitu dua Hidden Blade yang terjatuh di depan mereka tapi hal itu terlambat karena pisau itu salah satunya sudah di ambil Fiana karena penasaran Fiana memainkan pisau itu dan mengotak Atik benda itu
"FI kembalikan pisau kesayangan ku itu cepat"
"Tidak mau jika kau mau maka kau harus memohon dulu"
"Cepat kembalikan saja jika tidak maka hal buruk akan terjadi jika kau salah memegang nya"
"Aku tidak peduli"
Dengan segera Kazeo berusaha mengambil pisau kesayangan nya dari Fiana dan hal itu membuat seluruh orang yang berada di tempat itu tersenyum tak terkecuali Ibu Fiana Yang tersenyum lebar
"Cepatlah"
"Tidak mau wwweeeeekkkk"sambil memasang wajah mengejek dan berusaha lari ke arah ratu tapi gagal
Dengan segara Kazeo meraih pinggang Fiana dan menariknya dan Kazeo berusaha mengambilnya dari kedua tangannya tapi gagal dan hal itu terlihat seperti sepasang kekasih yang sedang menggoda satu sama lainnya
"Wah wah ternyata Putri kecil ku sudah dewasa jika seperti ini maka sebentar lagi aku memiliki seorang menantu yang kuat"Sambil tersenyum lebar dan memasang ekspresi wajah yang bahagia
"A-APA Y-Y-Y-YANG I-Ibu Ka-Ka-Katakan"Sambil menutup wajahnya yang memerah dengan kedua tangannya tapi hal itu malah memicu salah satu pegas dan mengakibatkan pisau meluncur dan mengakibatkan pipi Putri Fiana tergores
"Sungguh masa muda kalian belum menikah saja sudah saling berpelukan apalagi kalau sudah menikah"
"Ini tidak seperti yang ada lihat Ratu benar kan Fi"
"Fi"
"Fiana"
Dan setelah tidak mendengarkan jawaban Kazeo meraih hidden Blade nya dan benar saja hal buruk baru saja terjadi dan setelah Kazeo melihat Pipi Kanannya terkena Goresan pisaunya
"Apa yang terjadi Kenapa Fiana tidak sadarkan diri"
"Maafkan sebelumnya Ratu tapi putri Fiana terkena racun tingkat tinggi yang berada di pisau ku ini dan dari tadi aku berusaha mengingatkannya dan berusaha mengambilnya tapi malah dia mempermainkan ku dan mungkin tanpa sengaja putri Fiana mengaktifkan salah satu pegas dan dengan cepat meluncurkan bilah beracun pisau ini"
"Apa Fiana terkena racun tingkat tinggi apakah bisa di sembuhkan"
"Bisa Ratu tapi Aku ragu Fiana bisa meminumnya karena sekarang Fiana mengalami Pingsan karena racun nya sudah menyebar ke seluruh tubuh"
***Dukung terus cerita saya yaa dan jangan lupa untuk Like jika kalian suka dengan cerita ini
__ADS_1
Salam kenal dari saya Author
#FebryPrianz***