
"Oke Lah kalau begitu waktunya untuk mengetes seberapa berbahaya nya hidden Blade ku dan katana ku ini Walaupun ini pertama kalinya memegang persenjataan seperti ini aku tidak perlu khawatir karena perlengkapan ini cukup safety untuk kelangsungan hidup ku sekarang ini Walaupun aku harus di bom atom Sekalipun tapi semoga di dunia ini tidak ada yang namanya bom atom dan bom nuklir jika ada maka harus ku musnahkan dan hal yang perlu ku lakukan sekarang adalah fokus dengan lawan ku yang sudah ada di depan ku"
Tap tap tap tap tap tap tap
Sriiinnggg
Trannnkkkkk
Dan Si beruang itu menangkis serangan langsung Kazeo yang menggunakan katana yang tersimpan di punggungnya melihat hal itu membuat Kazeo cukup terkesan karena pertarungan ini tidak akan berakhir dengan cepat
"Oi Beruang Kau ternyata cukup kuat juga sampai sampai bisa menangkis serangan langsung ku"
"Jangan Sombong kau bocah kau pikir kau bisa mengenai ku mengalahkan ku dengan serangan mu itu sungguh khayalan yang lucu"
"O jadi begitu Beruang Sama juga bisa berbicara ku pikir Makhluk di dunia ini bodoh bodoh semua dan ternyata ada juga yang sedikit pandai"
"Bicara apa kau bocah Cukup basa basinya lebih baik kita tunjukkan skill kita masing masing daripada banyak bacotan doang yang di besarkan"
"Setuju Beruang Sama"
"Rasakan Serangan ku Wind Cutter Claw Slash"
Trrraaannnnnkkkkk
"Haha Serangan mu sungguh menggelikan"
Mendengar hal itu membuat si beruang itu marah dan berdiri dengan kedua kaki belakang nya dan bersiap menyerang kedua kalinya
"Diam kau bocah Sialan Rasakan serangan kedua ku Double Claw Slash"
Cettttaaaannnggggg Trannnkkkkk
Duaaaakkkkk Wuuuuunggggg
Dan Terlihat sebuah katana terlempar ke depan Kazeo dan tertancap di tanah dan Kazeo juga terlempar ke belakang dan berguling guling
"Beruang Sialan Waktunya pembalasan"
"Coba Saja jika kau mampu dan jangan salahkanku jika hari ini kau ku bunuh dan ku makan"
__ADS_1
"Jangan harap kau beruang sialan"
Mendengar ocehan tak begitu penting dari beruang yang di lawan nya membuat Kazeo menjadi sedikit marah dan mencoba berdiri lagi untuk melanjutkan pertarungan nya melawan beruang itu
"Kali ini aku akan serius melawan mu Walaupun harus terluka juga dan bersyukur lah karena kau lawan terkuat pertama ku sekarang"
"Ayo kita lanjutkan pertarungan kita dan ku harap kau masih memiliki kekuatan lebih untuk melawan ku yang merupakan Makhluk SS Class karena tak mudah mengalahkan ku"
"Kita langsung saja ke inti pertarungan jangan banyak bacot karena skill dan kekuatan yang menentukan pertarungan kita sekarang"
Dan dengan segera Kazeo Berlari ke arah beruang itu dan mengeluarkan hidden Blade yang tersimpan di pergelangan tangannya karena tak ada cara lain selain menggunakan kedua pisau dagger kesayangan nya itu karena itu merupakan pisau paling berbahaya yang dia ciptakan karena di pisau itu tersimpan sebuah tabung kecil yang berisikan racun paling mematikan yang dia ciptakan saat membuat hidden Blade itu dan satu tetes racun itu setara dengan 10000 Hp lawan secara instan
Dan racun itu belum ada penawarnya karena Kazeo belum membuat nya karena Kazeo beranggapan dia hanya akan menggunakan pisau berbahaya nya itu ketika mengalami keadaan paling genting dan mengharuskan nya menggunakan nya jika tidak maka dia tidak akan menggunakannya
"Kali ini kau akan mati beruang sialan"
"Kita buktikan perkataan mu"
Srrrrriiiiinggggggg
Dan Terlihat di kedua pergelangan tangan Kazeo memunculkan dua buah pisau yang muncul dari balik jubahnya melihat hal itu tak membuat beruang itu takut sama sekali dan beruang itu beranggapan pisau sekecil itu tidak akan mampu untuk membunuhnya
Sriiinnggg Sriiinnggg
Jraaaaaasssssss
Dan Terlihat sebuah pisau tertancap di salah satu badan beruang itu dan si beruang itu tak merasakan sakit sama sekali
"Hahaha Serangan macam apa ini tidak berasa sama sekali bocah apa kau sudah putus asa jika iya maka terimalah serangan ku ini Wind Cutter Claw"
Jedddaaaakkkkk Wuuuuunggggg
Baraaaakkkkk
Menerima pukulan itu membuat Kazeo terlempar ke samping dan menabrak beberapa pohon dan berhenti di sebuah batu besar dengan membentur nya dengan begitu keras
"Akkkhhh Beruang madu Sialan aku lupa menambahkan anti benturan di bajuku ini sungguh bodohnya aku Walaupun aku memiliki skill regenerasi tapi ini masih terasa agak sakit dan setelah ini akan ku tambah kan karena aku tidak tau lawan Seperti apa yang akan dihadapi kedepanya Create skill Tambahkan anti benturan ke dalam seluruh pakaian yang ku kenakan ini ke level max"
"Create sukses "
__ADS_1
"Bagus sekarang waktunya untuk menunggu racunnya menyebar ke seluruh tubuh si beruang itu dan menunggu nya mati secara perlahan"
"Bagaimana bocah sialan apa kau sudah menyerahkan hidup mu ke dewa Kematian sekarang"
Melihat mangsa nya hampir mati beruang itu mendekatinya untuk mengakhiri semuanya
"Beruang madu Sialan kau akan mati dalam beberapa detik lagi"
"Sungguh lucu sekali Perkataan mu itu"
"Oke dalam hitungan kesepuluh kau akan mati hitungan mulai 1...5...10 Dead"
"Hitungan macam ap-"
Bruuuuukkkkkkk
Dan Terlihat Sebuah beruang tergeletak tak berdaya dengan keadaan mulut menganga lebar dan matanya berwarna putih semua dan terbaring di depan seorang pria muda
"Beruang sialan ku kira ini akan selesai dengan cepat tapi ternyata ini tak mudah untuk di tangani sekarang waktunya untuk menyimpan nya di Inventory dan mengambil beberapa daging nya dan juga mengecek apakah racun yang ku suntikan itu sudah hilang semua atau belum jika belum maka itu akan menjadi masalah"
Setelah selesai mengecek di seluruh badan beruang itu tak di temukan racun yang tersimpan di dalamnya karena seluruh racun itu telah lenyap karena Itsuki membuat sebuah penawar nya dan menyuntikkannya ke beruang itu untuk menghilangkan racun yang tersimpan
"Dan sekarang waktunya untuk mengolah beberapa potong daging beruang sialan ini untuk menu makan siang hari ini karena semenjak aku di transfer ke dunia ini belum memakan satupun bahan makanan dari dunia ini dan semoga saja rasanya tidak buruk karena mengingat beruang merupakan hewan pemakan daging/karnivora"
Setelah memotong beberapa bagian daging beruang itu Kazeo juga membuat sebuah api di tengah hutan itu di dekat beruang yang telah di bunuhnya dan Kazeo juga membuat beberapa bumbu masakan dan beberapa alat masak yang ada di dunia nya dulu Kazeo awalnya ragu ragu bagaimana rasanya masakannya itu karena daging beruang itu hanya di panggang dan takutnya rasanya buruk dan dengan ragu ragu Kazeo mulai memakan daging itu
"Tak terlalu buruk juga ternyata ini dagingnya syukur Kalo Begitu bisa jadi makan siang ku hari ini dan setelah ini aku akan melanjutkan perjalanan ke Utara"
Rrrrrooooooooaaaaaaaarrrrrrrrrrr
Terdengar Auman keras dari arah perbukitan tak jauh dari tempat Kazeo beristirahat dan dari kejauhan terlihat api menyembur ke udara
"Makhluk apa lagi itu dan sebaiknya aku harus pergi mengecek nya agar tidak penasaran"
Dan dengan segera dan terburu buru Kazeo menyimpan seluruh barang barangnya ke dalam Inventory dan melupakan beberapa pisau dagger nya dan dengan cepat Kazeo Berlari ke sumber Auman itu
**Dukung terus Cerita saya Yaa dengan Like sebanyak banyaknya
Salam kenal dari Author
__ADS_1
#FebryPrianz**