Isemono ~isekai Monogatari~

Isemono ~isekai Monogatari~
18


__ADS_3

Kita masuk ke gerbang ketiga dan kita langsung bertemu dengan final boss yang besar nya tiga kalilipat dari para minotaurus tadi.


“Wuah besar sekali, Tsukishi menurutmu apa kita bisa menang dari nya yang besar nya saja kira- kira tiga kali- lipat dari minotaurus tadi ?”


“Bukan bisa atau tidak tapi kita harus menang dan mendapatkan harta nya. Karena kita sudah sampai sejauh ini dan sudah tak bisa kembali lagi.”


“Iya ya benar juga katamu, ayo kita serang monster itu, aku akan serang dari kiri dan kau dari arah kanan, ya?"


“Ok Yoichi akan kuberi aba- aba ya akan kuhitung tiga detik, satu, dua, tiga! Sekarang maju.”


“[Faia Bolto], [Asthar Rift], [Tekkendo], [Faiya Blast], [mugetsu], [Mizu no kaidan].”


“[Mugetsu], [Shigetsu], [Tengetsu].”


[BUUUUAM, PRAAAAANG, BUUUUUM DUUUUUAM] Banyak kekuatan sihir dan kekuatan ksatria suci yang di keluarkan dan bahkan kami sudah menggunakan roh panggilan tapi monster nya masih belum bisa di kalah.


“Cih keras sekali tubuh nya, kita harus lakukan sesuatu….. ah lihat di bagian dada nya!!! Ada permata hitam di dada monster itu, kita fokuskan serangan ke daerah dada nya saja kurasa itu adalah kelemahan dari monster itu.”


“Oke terus apa yang harus kita lakukan? Kita sudah hamper kehabisan tenaga karena terlalu banyak menggunakan kekuatan tadi”

__ADS_1


“Aku akan kumpulkan seluruh kekuatan ku dan menembakkan kekuatan api pada dada nya dan kau fokukskan kekuatanu pada pedangmu dan tebaslah pada bagian dada nya. Lalu kita suruh para roh panggilan maju untuk mengecoh lawan sebagai umpan atau kalau bisa membantu melawan.”


“Oke itu rencana yang bagus, ayo segera kita lakukan!”


“ Para roh semua maju!!!” Kami berbicara serentak secara bersamaan.


“Oke aku akan menyatukan kekuatan api ku dan aku akan menggabungkan sihir api dan angin ku.”


“Oke para roh, maju!!!”


Tenangkan diri dan kerahkan seluruh sihir ke tangan kanan dan sisa kan di tangan kiri, lalu tangan kanan akan kugunakan sihir api dan tangan kiri kugunakan sihir angin.


“[HALZAR BAAL]”


“[ESTES FHEIM]”


[BUAAAAAAM ]sihir api dan angin bersatu dan menghasilkan topan api yang sangat besar dan menuju ke titik lemah lawan.


“Tsukishi sekarang saatnya!!! lepaskan sihir ksatria sucimu ke arah dada monster itu.”

__ADS_1


“Oke yoichi hiaaaaah…. , ‘[DAIKEN MIJORENJI] ’!!!!!!”


[BUAAAAAAAAM DUAAAAAAAAAR BLAAAAAAAAAAR]


Serangan nya berhasil di lakukan dan memberikan damage yang cukup besar bagi monster itu.


“Ayo Tsukishi kita harus serang terus- meneurs selagi dia masih melemah.”


“Oke Yoichi, ayo maju.”


Dan akhirnya aku dan Tsukishi berhasil mengalahkan monster besar penjaga gerbang itu dan lansung menuju gerbang itu.


“Lihat Yoichi sepertinya ada sesuatau di pintu gerbang menuju ruang tahta itu.”


“Seperti nya simbol tangan….. Oh aku tahu harus dua orang atau lebih yang berhasil sampai di gerbang akhir ini karena gerbang nya hanya bisa di buka oleh dua orang.”


“Begitu rupa nya jadi beruntung kita datang berdua dan berhasil selamat sampai di sini ya.”


“Oke ayo kita buka gerbang nya secara bersama sama.”

__ADS_1


Setelah itu kami meletakan tangan ke gerbang dan gerbang mulai terbuka sedikit demi sedikit. Lalu cahaya muncul dari gerbang dan cahaya itu seperti menarik kita masuk ke dalam ruang takhta dan kita berhasil mencapai ruang tahta.


Ruang takhta yang seharus nya ada benda berharga atau senjata atau pun harta tetapi kami sesuatu yang sangat mengagetkan!!!


__ADS_2