Isemono ~isekai Monogatari~

Isemono ~isekai Monogatari~
02


__ADS_3

"Biarlah terserah kau mau bilang apa! Lebih penting dari itu, coba kita pikir ulang bagaimana kita bisa tiba- tiba sampai di dunia pararel atau isekai ini."


Aku mencoba untuk mengingat kejadian saat- saat sebelum kita terpanggil , pertama- tama kita kan sedang pergi ke kuil Meiji untuk meminta permohonan pada akhir tahun, lalu setelah selesai meminta permohonan kita berdua seperti biasanya langsung pulang ke rumah melewati jalan yang biasa nya kita laluli dan aku selalu pulang bersamamu karena rumah kita bersama karena rumah kita kan tetangga.


Aku mencoba menjelaskan secara detail sebelum bisa sampai di dunia pararel ini.


"Ingatanmu benar- benar hebat ya, seperti biasanya tetapi sebelum pulang ke rumah kita kan sempat mampir ke mini market dulu untuk membeli camilan dan beberapa minuman untuk merayakan pesta tahun baru."


"benar juga ya, lalu setelah itu..... Ahhhhh aku tidak ingat apa-apa lagi setelah dari mini market." Pikiran ku kosong dan tak ingat apa pun setelah dari mini market.


"aku juga sama sepertimu, aku juga tidak ingat apa- apa. Selalu saja berakhir sial seperti ini jika berada di dekatmu ya." Dengan wajah yang pasrah dia mengatakan semua itu.


"Jangan bilang begitu, kita kan teman masa kecil apapun yang terjadi kita harus selalu Bersama.”

__ADS_1


“Oh apa jangan- jangan yang kau mohonkan pada permintaan mu di kuil meiji itu adalah…. KE ISEKAI !!!! Apa benar begitu??? Dan sekarang permohonan itu menjadi kenyataan begitu!!!” Dengan raut wajah emosi Tsukishi mengatakan semua hal itu.


“I- iy- iya… aku sempat memohonkan hal samacam itu tadi saat meminta permohonan di kuil meiji.” Aku tidak bisa berbohong di saat yang genting seperti ini.


“Hal yang kau minta atau kau bicarakan selalu saja jadi kenyataan begini, huhhh… selalu saja sial kalau ada kau, sudahlah orang sudah kejadian mau di apakan lagi sekarang ini nasib kita bagaimana?”


“Iya iya maaf ya aku benar- benar minta maaf, sebagai permintaan maaf ku sekarang kau bisa andalkan saja naluri game dan anime ku. Pertama kita harus mencari tempat untuk di tinggali, Coba tunjukan barang kita masing- masing yang di bawa sekarang."


"kalau aku hanya bawa handphone dan barang belanjaan yang tadi kita sempat beli di mini market. Ah sial, aku tidak bawa dompet ataupun uang."


"kau mana tahu bawa dompet, kau kan selalu meminjam uang ku tapi akhirnya tidak pernah di kembalikan, DASAR PAYAH."


"Maaf- maaf, sekarang kita harus cari tempat untuk ditinggal dulu ya..... Oh kita kan tidak punya uang gimana mau bayar."

__ADS_1


"kan kalau pakai uang ku bisa?"


"kau ini payah ya, ini dunia pararel jadi uang yang kau banggakan itu tidak ada guna disini tahu!"


"oh begitu ya, maaf aku tidak tahu kalau masalah game dan anime atau apalah itu, jadi aku serakan semua nya padamu, Leader"


"eh aku leader ya, rasa nya senang sekali bisa disebut leader serasa berada di game saja, baiklah bawahanku ikuti aku, kita akan mencari uang dan kau bisa serahkan semuanya padaku."


"Oke baiklah aku terpaksa akan pasrah dan menyerahkan semuanya kepadamu"


"Ya tenang saja semua nya akan baik- baik saja jadi kau tenanglah sedikit tidak perlu panik."


"Iya terima kasih banyak ya Yoichi."

__ADS_1


__ADS_2